Calon Adik Ipar Ku Adalah Jodohku

Calon Adik Ipar Ku Adalah Jodohku
BAB 35. FITTING BAJU PART 2


__ADS_3

Hari ini yungky pulang lebih awal dari kantor. Ia ingin mencoba saran yang diberikan Jimmy padanya untuk mencari sedikit informasi dari Rana. Sebelum pergi ke butik, yungky mampir ke minimarket untuk membeli beberapa cemilan untuk semua keponakannya. Karena begitu banyak camilan yang ia bawa, tanpa sengaja yungky menabrak seseorang di depannya.


"Maaf.. aku lupa membawa keranjang jadi aku tidak bisa melihat jalan dengan benar" ucapnya meminta maaf kepada orang yang tidak sengaja ia tabrak.


"Tidak apa-apa, sini biar saya bantu" orang itu tersenyum seraya membantu yungky memungut semua camilan yang terjatuh dari tangannya.


"Terimakasih sudah membantuku, sekali lagi maaf sudah menabrakmu" ucap yungky.


"Sudahlah lupakan saja itu bukan masalah besar" jawab orang itu sambil menyodorkan camilan yang ia ambil. Betapa terkejutnya yungky saat melihat wajah orang itu yang tak lain adalah Rendy. Dengan senyum canggung yungky mengambil camilan yang ia sodorkan.


Dengan senyum yang ramah Rendy pergi meninggalkan yungky. Karena rasa penasaran yungky buru-buru ke kasir untuk membayar cemilannya agar ia bisa mengikuti kemana Rendy pergi. Ternyata rendy menelpon seseorang yang, karena jiwa penasaran yang sudah membara yungky pun menguping pembicaraan Rendy ditelpon.


Rana yang sedang menunggu keponakan nya berganti pakaian, ponselnya tiba-tiba berdering menampilkan nama seseorang di layar ponselnya. "Ada apa dia menelpon ku di jam segini?" Batin Rana.


Rana sedikit menjauh dari tempatnya untuk mengangkat panggilan itu. "Halo.."


"Halo ran.. apa kamu masih sibuk? Ada yang ingin aku bicarakan denganmu."


"Sepertinya hari ini aku tidak bisa bertemu denganmu, karena aku sedang sibuk di butik. Disini ada kakak ipar Vina, Hanna, Jason dan juga anak-anak" jelasnya.


"Baiklah, aku harap besok kamu ada waktu luang, baiklah kalau gitu aku tutup teleponnya, byee…"


"Apa yang ingin dia bicarakan dengan rana? Ouwhh.. sebenarnya apa hubungan diantara mereka?" Batin yungky setelah tau dang mendengar percakapan Rendy dengan Rana ditelpon.


"Mommy rana kami sudah selesai berganti pakaian" ucap akeu yang datang menghampiri Rana. Rana berbalik dan melihatnya penampilan keempat keponakan nya.


"Wahhh… kalian terlihat sangat tampan dan cantik sekali" Rana memuji penampilan keponakannya yang terlihat sangat tampan dan cantik. Mereka sangat cocok dengan pakaian yang dibuat khusus oleh Rana untuk mereka.


"Benarkah Tante?" Tanya Sena.


"Iya sayang kalian terlihat sangat cocok mengenakan pakaian itu, baik mari kita temui yang lain dan lihat bagaimana reaksi mereka nanti" ajaknya.


Mereka pergi keruangan rana untuk menemui Vina, Hanna dan Jason. Mereka semua tercengang Dengan pakaian yang dikenakan oleh anak-anak nya. "Wahhh… kalian terlihat sangat luar biasa" Vina memuji penampilan mereka.


"Benar, kalian terlihat sangat luar biasa" ucap Jason.


"Aku seperti melihat dua pasang pengantin sangat tampan dan cantik disini" ucap Hanna ketika melihat penampilan mereka.


"Mama.. kami masih kecil" ucap akbi.


"Iya Tante Hanna, kami masih kecil bagaimana mungkin kami menjadi pengantin" ucap Davi.

__ADS_1


"Hahaha…. Iya-iya Tante kan hanya mengibaratkan nya saja" jawab Hanna sambil tertawa.


"Tapi kalian memang terlihat seperti pengantin" Vina menimpalinya. Mereka berempat terlihat memutar bola matanya malas mendengar ucapan mama dan tantenya. Rana dan Jason yang menyaksikan hanya bisa tersenyum.


"Karena kalian sudah mencoba pakaian kalian sekarang giliran mama dan ayah kalian yang berganti pakaian" ucap rana.


"Iya benar mereka adalah pengantin sungguhan nya, cepat ganti pakaian kalian aku ingin sekali melihat penampilan kalian" Vina sangat bersemangat untuk melihat penampilan Hanna dan Jason. Hanna dan Jason hanya bisa tersipu malu dengan ucapan kedua kakaknya.


"Mama pasti akan terlihat sangat cantik" ucap akeu.


"Dan paman Jason akan terlihat sangat tampan" ucap Sena.


"Bukankah kami berdua adalah yang paling tampan disini" akbi menyela ucapan adik dan kakaknya.


"Tidak kalian pasti akan kalah dengan ketampanan paman jason" ucap Sena.


"Kita lihat saja nanti siapa yang paling tampan" sahut akbi.


"Bisakah kita tidak membahas hal seperti itu" davi yang jengah dengan percakapan saudaranya menyela pembicaraan mereka.


"Sudah jangan berdebat.. semua pria pasti terlihat tampan dan semua wanita pasti terlihat cantik" Jason menengahi mereka.


"Paman pangsit, apa itu untuk kami?" tanya akeu sambil menunjuk ke arah kantong yang dipegang oleh yungky.


"Tidak-" ucapnya singkat.


"Lalu itu untuk siapa?" Tanya Sena.


"Ini untukku sendiri" mereka terlihat kecewa dengan ucapan yungky.


"Tapi-" yungky mengganting ucapannya.


"Tapi apa paman" kali ini Davi yang bertanya.


"Tapi bohong… hahaha" ucapnya sambil tertawa.


"Paman pangsit" teriak akeu dan akbi bersamaan, dengan wajah kesal yang dibuat-buat. Semua orang dewasa yang ada tertawa melihat mereka. Bahkan pegawai Rana pun ikut tersenyum menyaksikan nya.


Hanna mulai memilih gaunnya sedangkan jason justru main handphone nya. Kemudian Hanna keluar dengan gaun pengantin pertama dan membuat Jason terkejut melihatnya. Namun, Jason berusaha terlihat biasa saja.


"Gaunnya terlalu terbuka" komentarnya singkat setelah melihat gaun pertama yang dikenakan oleh Hanna. Hanna pun mengganti gaunnya lagi.

__ADS_1


"Ini adalah gaun kedua" ucap rana.


"Gaunnya terlihat terlalu berlebihan, terlalu banyak rendanya" komentarnya lagi. Hanna pun kembali mengganti gaunnya. Hanna keluar setelah mengenakan gaun ketiga.


Hanya dengan melihat ekspresi wajah Jason yang biasa saja, Hanna seperti sudah paham kalau Jason tidak menyukai gaun yang ia kenakan. Akhirnya Hanna kembali dan mencoba gaun yang lainnya.


"Sebenarnya Jason ingin kamu mengenakan gaun yang seperti apa sih Han?" Tanya Rana pada Hanna. Hanna hanya mengangkat kedua bahunya menandakan bahwa ia juga tidak tau.


Setelah beberapa gaun yang sudah dicoba oleh Hanna, tetap saja tidak mengubah ekspresi wajah Jason sedikitpun. Karena bosan menunggu Hanna, Jason memutuskan untuk mencoba jasnya.


"Ini adalah gaun terakhir yang kucoba, kuharap dia menyukai nya dan gaun ini memang yang terakhir" ucap Hanna.


"Aku harap juga begitu Han" sahut Rana.


Bersamaan dengan Jason yang baru keluar setelah selesai Mengganti pakaiannya, Hanna pun keluar dari ruang ganti. Pandangan mata mereka saling bertemu untuk beberapa saat. Jason tak berkedip saat melihat penampilan Hanna.


"Apa aku terlihat aneh jas?" Tanya Hanna kepada Jason, karena Jason yang tak berkedip saat melihat dirinya.


"Ah apa-"


"Apa aku terlihat aneh?" Tanya Hanna kedua kalinya.


"Oh tidak-tidak gaun itu terlihat cocok dengan mu" puji Jason. Hanna tersenyum mendengar pujian Jason yang terdengar kikuk ditelinga nya.


"Baiklah kalau begitu kita keluar dan mari kita tunjukkan gaun yang sudah kalian pilih" Rana mengajak mereka berdua untuk menemui yang lain.


Semua orang tercengang dengan penampilan hanna yang terlihat sangat cantik dan juga anggun.


Fitting baju pengantin mereka akhirnya selesai. Mereka memutuskan untuk langsung pulang setelah fitting baju, karena Hanna sudah berjanji kepada kakak iparnya akan pulang sebelum jam makan malam.


.


.


.


.


.


Jangan lupa like, comment, vote dan favorit kan ya✌️✌️✌️✌️✌️

__ADS_1


__ADS_2