
Paginya Hanna mengantar akbi dan akeu kesekolah "Sayang ingat ya jangan nakal, mama akan pulang sore bersama paman Jason jadi kalian jangan nakal dan jangan membuat bibi kelelahan oke" nasehatnya
"Baik ma, mama hati-hati dijalan, jaga paman jas ya ma, paman jas kan lagi sakit" ucap akeu mewanti-wanti mamanya.
"Iya sayang mama pasti jagain paman jas kok"
"Dan paman jas jagain mama juga ya jangan sampai mama hilang, hihihi" ucap akbi menggoda dua orang dewasa itu.
"Akbi memang mama anak kecil yang suka menghilang, sudah sana cepat kalian turun nanti kalian terlambat kalau terus mengobrol" perintah Hanna.
"Iya mama cantik" sahut akbi dan akeu bersamaan sembari mencium pipi Hanna dan Jason bergantian kemudian mereka turun dari mobil.
Jason yang mendapat ciuman di pipinya oleh akbi dan akeu merasa kaget sekaligus merasa senang. Entah perasaan senang seperti apa yang dirasakan Jason, dia sendiri bahkan tidak bisa menjelaskan tentang perasaan saat ini.
"Bye-bye mama, paman jas" ucap mereka sambil melambaikan tangannya.
"Bye-bye sayang" balas Hanna sambil membalas dengan melambaikan tangan nya.
Setelah mengantar kan anak-anaknya ke sekolah dan melihat anaknya masuk melalui gerbang sekolah, Hanna langsung berangkat ke Jakarta bersama jason. Didalam mobil tak ada yang membuka percakapan, mereka saling diam hanya sesekali saling lempar senyum ketika tatapan mata mereka bertemu tak sampai 3 jam mereka sudah sampai di Jakarta.
Saat sampai didepan gerbang kediaman keluarga Kim Hanna kembali mengingat masa lalunya ketika ia masih bersama yungky dan sering berada disana bersama dengan 7 bersaudara itu untuk menghabiskan waktu bersama jika mereka sedang tidak sibuk.
Mereka datang sedikit terlambat sehingga mereka tidak bisa melihat proses pernikahan yungky dan rana bahkan mereka tidak sempat membawakan mereka kado pernikahan.
Baru saja mereka menginjakkan kaki di depan pintu semua orang menatap kearah mereka dengan segudang pertanyaan dibenak mereka karena melihat Hanna datang bersama Jason setelah 5 tahun Hanna datang kembali dihari ini. Bahkan Daniel terkejut melihat kehadiran adiknya bersama Jason.
"Hanna..... kamu ada di Indonesia?" tanya dustin yang kaget dengan kehadiran Hanna yang menemani jason di pernikahan yungky.
Jason sedikit bingung kenapa kakaknya bisa kenal dengan Hanna sedangkan menurut nya ini pertama kali Hanna datang kerumahnya, tetapi kenapa kakaknya bisa mengenal Hanna.
"Kalian kenal sama Hanna" tanya Jason penasaran. Hanna hanya bisa tersenyum canggung dengan situasi nya saat ini.
"Hanna dia adalah........." belum sempat Dustin menjawab pertanyaan Jason yungky tiba-tiba menutup mulutnya agar Dustin tidak melanjutkan perkataannya.
__ADS_1
"Jason tidak mengingat apapun tentang Hanna, jadi jangan bicarakan hal ini kepada Jason dulu" bisik yungky kepada Dustin.
"Ada apa kak yungky kenapa kakak membungkam mulut kak Dustin" tanyanya heran melihat tingkah yungky.
"Ah tidak apa-apa kak hanya ingin bercanda dengan nya saja" jawabnya kikuk.
"So, apa kalian mengenal Hanna?"
"Tentu kami mengenal Hanna dia kan adiknya Daniel" ucap Sean yang membuat Jason mengernyitkan dahi nya pasalnya Jason tidak tau kalau Daniel punya seorang adik perempuan karena dia gak pernah melihatnya. Sebenarnya bukannya tidak tau hanya saja dia tidak mengingat nya.
"Hanna kenapa kamu gak bilang kalau kamu akan datang?" tanya Daniel berusaha merubah topik pembicaraan mereka.
Hanna yang mendengar suara kakak-nya langsung memeluk Daniel " Maaf kak Hanna gak sempat kasih kabar dulu ke kakak soalnya ini semua tidak direncanakan sama sekali" jelasnya.
Viona tersenyum melihat kasih sayang antara kakak beradik itu sudah lama viona tidak melihat Hanna, untuk melepas rindu biasanya mereka hanya berhubungan melalui telepon saja, hari ini mereka bisa bertemu dan berkumpul di acara pernikahan yungky itu adalah hal sangat membahagiakan sekaligus menimbulkan banyak tanya untuk mereka. Bagaimana mereka bisa bertemu dan pergi bersama ke acara ini.
"Hanna" panggil viona, Hanna langsung memeluk kakak iparnya itu yang sudah ia anggap seperti kakaknya sendiri.
Jason hanya tersenyum menyaksikan peristiwa temu kangen mereka.
Ya tentu saja mereka bingung pasalnya Hanna bukanlah orang asing bagi yungky dan pernah mengisi hatinya tapi sekarang dia terlihat biasa saja dan tidak terkejut dengan kehadiran Hanna di Indonesia seperti tidak terjadi apapun diantara mereka.
Kecuali Sean dia sudah mengetahui segalanya tentang Hanna dan juga anak nya setelah kejadian yungky dan rana yang kepergok media tidur bersama yungky menceritakan segalanya kepada Sean karena dia merasa curiga dan berpikir kalau kejadian Jason dan Hanna dulu berhubungan dengan kejadian yang menimpa dirinya saat ini.
Ketika Hanna sedang duduk sendirian nyonya Kim tiba-tiba menghampirinya dan duduk disebelahnya "Apa kabarmu nak?"
"Aku baik-baik saja nyonya Kim"
"Kenapa kamu memanggil ku seperti itu, bukannya dulu kamu selalu memanggil ku ibu?" ucapnya tak sedang mendengar panggilan yang diucapkan oleh Hanna.
"Emmmmm maaf tapi sekarang aku sudah tidak memiliki hubungan apa-apa dengan keluarga ini"
"Apa yang kamu katakan sayang, kamu masih tetap bagian keluarga Kim, meskipun kamu tidak menjadi menantuku tapi kamu tetap lah putriku"
__ADS_1
Hanna yang mendengar ucapan nyonya Kim tak sanggup lagi membendung air matanya, tangisnya pecah mendengar hal itu. Nyonya Kim yang melihat Hanna menangis langsung memeluk nya dan berusaha menenangkan nya "Sudahlah sayang jangan menangis, ibu jadi sedih melihatnya, apa kamu mau melihat ibu ikut menangis?"
Hanna mendongak "Tidak ibu jangan menangis, aku menangis karena bahagia" jawabnya.
Interaksi antara mereka terlihat sangat indah Dimata seperti interaksi antara anak dan ibu kandung. Rana yang melihat nya menghampiri mereka "Kenapa kalian menangis di acara pernikahan ku, apa kalian tidak ingin mengajak ku menangis bersama" selanya dengan candaan.
"Rana sini sayang"
Hanna sedikit canggung dengan adanya Rana disana karena mereka belum saling kenal dan notabene nya mereka sama-sama orang yang pernah mengisi hati yungky bedanya Hanna adalah masa lalu dan Rana adalah masa depan yungky.
"Hai Hanna, kenalin aku Rana" sapanya ramah.
"Hai Rana"
"Panggil saja aku kakak oke, karena kamu panggil mereka semua kakak kan" tunjuk Rana kepada Kim bersaudara "karena kamu panggil mereka kakak jadi kamu harus panggil aku Kakak juga mengerti" perintahnya pada Hanna.
"Iya kakak ipar" balas Hanna dengan penuh senyuman, "yungky oppa sangat beruntung mendapat istri seperti kak rana" batin hanna.
Hanna, nyonya Kim dan Rana mengobrol cukup lama sampai mereka lupa waktu hingga Vina dan viona bergabung dengan mereka dan ikut mengobrol bersama mereka.
"Oh iya kak dimana Davi" tanya Hanna yang dari tadi tidak melihat keponakannya.
"Davi lagi main sama Sena di taman" jawabnya.
"Sena???"
"Iya Sena putriku" balas Vina.
Hanna tersenyum karena dia baru mengetahui nama anak Sean dan Vina adalah sena.
Saat mereka sedang asyik mengobrol ponsel Hanna tiba-tiba berdering, Hanna pamit kepada mereka untuk mengangkat telepon nya "Halo, ada apa bi?"
"Nyonya gawat, akbi nyonya" suara bibi terdengar bergetar dan panik membuat Hanna ikut menjadi panik.
__ADS_1
"Kenapa bi, akbi kenapa? tanyanya panik
"Akkk akbi..........