Calon Adik Ipar Ku Adalah Jodohku

Calon Adik Ipar Ku Adalah Jodohku
BAB 22. AKBI KRITIS


__ADS_3

Hari sudah hampir petang para tamu undangan sudah banyak yang pulang namun mereka masih saja asik mengobrol.


Saat mereka sedang asyik mengobrol ponsel Hanna tiba-tiba berdering, Hanna pamit kepada mereka untuk mengangkat telepon nya "Halo, ada apa bi?"


"Nyonya gawat, akbi nyonya" suara bibi terdengar bergetar dan panik membuat Hanna ikut menjadi panik.


"Kenapa bi, akbi kenapa? tanyanya panik


"Akkk akbi masuk rumah sakit nyonya, keadaan nya sangat kritis" nada suaranya terdengar bergetar saat menyampaikan berita tersebut.


"Apaaaaa,,,," teriak Hanna, semua orang terkejut mendengar suara Hanna berteriak, mereka pun mendekati Hanna.


"Bagiamana bisa bi, bukannya tadi pagi akbi baik-baik saja kenapa sekarang dia bisa masuk rumah sakit bi" tangis Hanna pecah mendengar berita akbi masuk rumah sakit.


"Cepatlah kemari nyonya saya tidak bisa menjelaskan nya melalui ditelepon, semua nya terjadi secara mendadak nyonya"


"Baik bi tolong jaga akbi aku akan pulang sekarang juga" Hanna mematikan telepon nya dan bergegas untuk pergi namun langkahnya dihentikan oleh Daniel.


"Ada apa han, apa yang terjadi kenapa kamu menangis?" tanya Daniel kuatir dengan keadaan Hanna saat ini, bukannya menjawab Hanna malah menangis semakin kencang. Semua orang menjadi bingung, kenapa dengan Hanna?.


"Akbi kak, akbi.." sahutnya lirih.


"Kenapa? ada apa dengan akbi, apa yang terjadi dengannya?" tanya daniel cemas.


"Akbi masuk rumah sakit kak, aku harus pulang sekarang, aku mau lihat kondisi akbi kak" jawabnya sambil terisak. Semuanya orang bertanya-tanya siapa akbi dan kenapa akbi begitu penting buat seorang Hanna. Namun beda hal nya dengan yungky, rana dan Jason yang tau tentang akbi, yungky dan rana tau kalau akbi adalah anak hanna dengan jason, tapi Jason dia hanya tau kalau akbi adalah anaknya Hanna.


"Apa yang terjadi kenapa akbi bisa masuk rumah sakit?" Jason menyela ucapan mereka.


"Aku tidak tah jas, aku ingin pulang sekarang" ucap Hanna, tanpa basa-basi Jason langsung meraih tangan Hanna dan menariknya ke dalam mobil.

__ADS_1


Dengan kecepatan tinggi Jason mengendarai mobil nya menuju Bandung tanpa menghiraukan berbagai pertanyaan yang ada di benak keluarganya. Di sepanjang perjalan Hanna terus menangis krena cemas dengan keadaan putranya.


Kembali kerumah keluarga Kim mereka semua tercengang dengan kejadian yang baru saja terjadi. Daniel dan viona sudah pergi meninggalkan rumah keluarga Kim setelah Hanna pergi mereka segera pergi menyusul Hanna dan Jason untuk pergi banding. Sedangkan yungky dia sedang bersiap-siap untuk pergi ke Bandung juga "Apa kamu akan ikut dengan ku?" tanyanya pada Rana.


"Tentu saja aku akan ikut, karena aku juga merasa cemas dengan keadaan keponakan ku yang misterius itu, aku ingin melihat wajahnya" sahutnya sedikit bercanda agar yungky tidak terlalu cemas.


"Tapi sebelum kita pergi apa kamu tidak ingin menjelaskan apapun kepada keluargamu?" tanyanya.


Yungky nampak berpikir "kau benar ran, aku berhutang penjelasan kepada mereka semua, aku akan menjelaskan semua nya sebelum kita pergi ke Bandung." jawabnya, yungky dan Hanna turun kebawah setelah mandi dan bergantian pakaian, di ruang keluarga semua orang masih berkumpul namun tidak ada sepatah katapun yang keluar dari mulut mereka. Yungky dan Rana datang menghampiri mereka "Ayah." panggil yungky.


"Hem" sahut tuan Kim.


"Ayah, mama aku ingin memberitahu kalian sesuatu yang sangat penting" ucap yungky.


"Apa yang ingin kamu beritahu kan Yung, ap kamu ingin memberitahu kebenaran soal Hanna dan anak-anak nya?" tanya tuan Kim, yungky dan Rana sedikit terkejut bagaimana ayahnya bisa tau tentang Hanna dan anaknya "Apa yang kalian pikirkan? bagiamana aku tau tentang mereka? apa kamu lupa siapa aku yung?"


"Maafkan aku Yung, aku sudah menceritakan semuanya kepada mereka semua" sahut Sean menyela "Aku tidak bisa melihat Hanna terluka Yung" timpalnya.


"Tapi, ayah Jason belum mengetahui semuanya karena ingatannya belum kembali" sahut yungky.


"Apa aku harus menunggu sampai ingatan Jason kembali hanya untuk menemui cucu ku" ucap tuan Kim seraya menatap tajam kearah yungky.


"Mama juga akan ikut kalian, mama juga ingin ketemu sama cucu mama" sahut nyonya Kim.


"Baiklah kalau kalian memaksa lebih baik kita pergi sekarang sebelum terlalu malam" jawab yungky.


"Kami juga ingin ikut dengan kalian" teriak Dirly, Juna, Jimmy dan Dustin bersamaan.


" Ya sudah kalian pergilah bersama mereka, aku tidak bisa ikut karena aku besok ada meeting penting, aku akan dirumah menjaga Sena dan Vina" ucap sean, mereka mengangguk mendengar ucapan Sean. Mereka semua pergi ke Bandung malam itu juga.

__ADS_1


"Padahal aku juga ingin melihat keadaan keponakan baru ku itu" ucap Vina.


Sean terkekeh mendengar kata keponakan baru yang diucapkan oleh Vina "Tidak kamu dirumah saja kasian Sena besok dia harus sekolah kan, nanti kalau kita ke bandung dia akan kecapekan, nanti juga kamu bisa ketemu dengan mereka"


. . . . .


Setelah berkendara cukup lama Jason dan Hanna sampai dirumah sakit tempat akbi dirawat tak lama setelah mereka datang, Daniel datang diikuti dengan rombongan keluarga Kim yang lain. Daniel yang melihat kedatangan keluarga Kim terkejut "Kenapa kalian datang kesini?"


"Apa aku tidak boleh menemui cucu ku?" sahut tuan Kim.


"Aaaappaa maksud anda tuan Kim?" Daniel terkejut dengan ucapan tuan Kim.


"Kak Daniel, ayah sudah mengetahui segalanya, kak Sean sudah menceritakan segalanya kepada ayah dan yang lainnya" sahut yungky.


"Sudahlah jangan membahas hal ini lagi, ayo kita pergi melihat keadaan cucuku sekarang" sela nyonya Kim.


Di koridor rumah sakit Hanna dan Jason melihat bi ayu dan segera menghampiri nya "Bagaimana keadaan akbi bi?" tanyanya, Hanna terlihat sangat cemas dan frustrasi dengan keadaan akbi saat ini.


"Dokter masih memeriksa akbi nyonya mereka masih belum keluar dari tadi nyonya"


"Tolong jelaskan apa yang terjadi bi, kenapa akbi bisa masuk rumah sakit?" tanya Jason.


Bi ayu pun menjelaskan semuanya setelah pulang sekolah mereka mengantar akbi untuk latihan taekwondo seperti biasanya tanpa ada hal yang mencurigakan namun akeu sempat bilang kepada bi ayu kalau dia lihat ada orang yang mengikuti mereka tapi bi ayu dan akbi tidak mempercayai nya, Setelah akbi selesai latihan taekwondo akbi mengajak bi ayu untuk pergi ke minimarket karena ia ingin makan es krim mereka pun beli es krim tapi tiba-tiba akeu menghilang dari sebelah akbi, ternyata akeu dibawa oleh seseorang akbi berusaha untuk mengejar orang tersebut tapi karena orang itu menggunakan mobil akbi malah tertabrak oleh mobil yang membawa adiknya dan saat ini polisi sedang mencari keberadaan akeu.


"Aappaaa ini mungkin" teriak Hanna, Hanna seketika langsung pingsan setelah mendengar cerita dari bi ayu dengan sigap Jason menahan tubuh Hanna agar tidak langsung terjatuh kelantai. Tidak hanya Hanna bahkan Jason langsung lemas setelah mengetahui kalau ternyata tidak hanya akbi yang terluka karena tertabrak mobil tapi kebenaran tentang akeu yang menghilang.


Daniel yang melihat Hanna pingsan langsung menghampiri nya "Apa yang terjadi kenapa Hanna pingsan? dimana akbi?" tanya nya panik, Daniel masih belum sadar kalau akeu tidak ada disana saat ini.


"Tunggu, ayah dimana akeu?" tanya Davi setelah dari tadi ia tidak melihat keberadaan adik perempuannya disana. Sontak semua orang kaget dengan ucapan Davi dan sadar kalau akeu tidka ada disana.

__ADS_1


"Bi ayu dimana akeu, kenapa dia tidak ada disini? tanya Davi dengan polosnya, namun bi ayu hanya bisa menangis sambil mengusap kepala Davi.


"Akeu........


__ADS_2