Calon Adik Ipar Ku Adalah Jodohku

Calon Adik Ipar Ku Adalah Jodohku
BAB 14. MEWUJUDKAN IMPIAN


__ADS_3

Akbi memeluk Jason, Hanna memeluk akeu. Sungguh itu pemandangan yang sangat mengharukan Dimata semua orang. Posisi Akbi yang memeluk Jason dan Jason yang masih menggandeng tangan akeu dan akeu yang dipeluk oleh mamanya. Sungguh hal yang indah untuk dipandang mata.


"Ayah, akhirnya kau datang," serunya bahagia.


Jason tersenyum. Ia kembali teringat obrolannya dengan akeu saat di penginapan nya tadi. Setelah memberikan gambar akbi. Akeu menceritakan impiannya dan kakaknya yang ingin bertemu dengan ayah mereka.


Hal seperti itu dinamakan keajaiban. Jason terharu mendengar cerita akeu. Akhirnya ia bersedia datang ke sekolah dan menjadikan hari ini sebuah keajaiban untuk akbi dan akeu.


Hanna terharu melihat hal itu. Hubungan darah memang sulit untuk dipisahkan. Walaupun jason belum tahu hal yang sebenarnya, tapi ia bersedia datang dan menjadi ayah yang selama ini diimpikan oleh kedua anaknya.


Hanna meminta pengertian pada semua orang untuk bersama-sama mewujudkan impian kedua anaknya. Dari dulu anak kembarnya sangat mendambakan memiliki seorang ayah, namun mereka tidak pernah mengungkapkan nya secara terus terang. Ibu Guru dan para orang tua setuju.


Jason mendudukkan akbi di atas mobil. Ia memakaikan memberikan seragam taekwondo yang dibawa oleh akeu tadi. Akbi dan Jason mempertunjukan jurus-jurus dari taekwondo sedangkan akeu dan Hanna mempertunjukan cara merajut yang indah.


Pertunjukan keluarga mereka di atas panggung seperti keluarga kecil bahagia sungguhan, dimana anak laki-laki berlatih taekwondo bersama ayahnya dan anak perempuan belajar cara merajut dari ibunya.


Hanna memeluk anak kembarnya dengan terharu dan tak bisa menahan tangisnya melihat kebahagiaan kedua anaknya. Ia sangat berterimakasih pada Jason.


Pertunjukan selesai keluarga mereka mendapat tepuk tangan meriah dari semua orang disana. Beni yang menonton merasa tidak senang karena akbi tidak jadi kalah darinya, dan itu membuat beni menjadi sangat kesal. Tiba-tiba akbi menghampiri beni.


"Lihatlah, sudah kubilang kan kalau ayahku pasti akan datang"


Beni yang mendengar itu menjadi makin jengkel dan mendorong akbi hingga jatuh kelantai. Semua orang yang melihat pun terkejut, mereka memandang beni dengan wajah kesal. Melihat ekspresi orang-orang berubah terhadap nya membuat ia menjadi takut dan sedih. Akbi bangkit dan berdiri di hdapan beni yang tengah menunduk.


"Maaf kan aku" ucap akbi yang sontak membuat beni terkejut.


"Kenapa kamu minta maaf sama aku, seharusnya aku yang minta maaf sama kamu karena udah dorong kamu sampai jatuh" Balasnya


"Kamu tidak salah seratus persen, karena aku juga ikut salah dalam hal ini, aku melarang mu berteman dengan akeu, padahal kamu sangat baik sama akeu." ucap akbi sambil menunduk


Orang tua meraka dan para orang tua murid yang lain ikut terkagum dengan sifat dewasa dari akbi yang mau mengakui perbuatannya dan meminta maaf lebih dulu meski ia sudah didorong oleh beni.


"Jadi apa sekarang kita bisa menjadi teman?" tanya akbi sembari mengulurkan tangannya


"Teman" jawab beni menjabat tangan akbi. Akeu yang melihatnya menjadi senang.

__ADS_1


Acara Family Ghatering akhirnya selesai, Jason mengantar Hanna, akbi dan juga akeu pulang kerumah meskipun Hanna sudah menolaknya tapi Jason tetap memaksa dan ingin mengantar keluarga mereka.


Dirumah hanna berterimakasih kepada Jason karena sudah membantu keluarganya di acara Family Ghatering. Lagi-lagi Jason kembali melihat kilasan bayang wanita saat memandang wajah hanna yang membuatnya terpaku dan tanpa sadar memandang hanna dengan tatapan yang tajam. Hanna agak panik melihat sikap jason yang berubah hingga membuatnya buru-buru pergi dengan alasan akan mengambilkan air minum buat Jason.


Jason yang sedang duduk diruang tamu melihat banyak foto keluarga dipajang disana tapi anehnya tidak ada satu foto ayah disana yang membuat Jason sedikit bingung dan penasaran. Tak lama kemudian Hanna datang sambil membawa segelas jus jeruk.


"Silahkan di minum" tawarnya pada Jason


"Terimakasih han, dimana akbi dan akeu kenapa mereka tidak keluar dari tadi?"


"Mereka pasti sedang mandi, karena setiap pulang sekolah mereka pasti langsung mandi"


Saat Jason minum jus jeruk lagi-lagi kilasan bayangan masa lalunya muncul lagi dan membuat ia mengerang kesakitan yang membuat Hanna menjadi panik.


"Ada apa jas, kamu baik-baik saja?" tanya Hanna dengan nada cemas sambil memegang kepala jason.


Sepersekian detik tatapan mereka bertemu dan mereka saling memandang satu sama lain. Tindakan kecil dari Hanna bisa membuat jantung Jason berdegup dengan kencang seperti orang yang baru selesai lari maraton. Namun lamunannya dibuat buyar oleh suara ponsel Jason yang berdering. Hal itu membuat keduanya menjadi salah tingkah sendiri.


Jason buru-buru mengangkat telepon nya "Halo ada kak?"


"Paman, kapan paman akan pulang Sena kangen banget sama paman, Sena pengen main bareng sama paman" Teriak seorang gadis kecil dari saluran telepon Jason


"Paman janji kan, paman jangan bohong ya"


"Iya sayang paman janji, nanti paman bawakan oleh-oleh deh kalau paman pulang, oke"


"Oke paman"


"Paman tutup dulu ya telepon nya paman mau bekerja lagi, nanti paman akan telepon Sena lagi, dah sayangnya paman"


"Da dah paman sayangnya Sena"


Hanna hanya diam melihat interaksi Jason dengan keponakannya itu, ia sudah bisa menebak pasti itu anaknya Sean karena setahu Hanna hanya Sean yang sudah memiliki istri dan juga anak waktu dulu ketika Hanna masih bersama yungky. Sayangnya Hanna hanya pernah bertemu satu kali dengan istri sean karena setelah menikah dan hamil istri sean sibuk mengurus butiknya di amerika. Dan Sean hanya sebulan sekali menjenguk istrinya. "Apa sekarang istrinya Sean sudah kembali ke Indonesia?" batin Hanna.


Setelah menutup teleponnya jason pamit kepada Hanna, akbi dan akeu untuk kembali ke proyek karena ada beberapa hal yang harus ia kerjakan disana.

__ADS_1


. . . . .


Ting-tong Ting-tong Ting-tong, bunyi suara bel rumah kediaman park.


"Ceklek" suara gagang pintu dibuka, Menampilkan sosok wanita cantik yang tak lain adalah viona istri Daniel.


"Haii,, yungky, ayo masuk" suruhnya


"Terimakasih vio" sahut yungky sambil berjalan masuk kedalam rumah


"Tumben kamu kesini, udah lama kamu gk pernah kesini."


"Aku sangat sibuk sekali membantu kak sean dan mengurus beberapa proyek diluar negeri."


"Jangan terlalu memaksakan diri untuk selalu bekerja sesekali kamu harus menikmati hidup dan pergi jalan-jalan"


"Vio vio, aku sudah tidak tertarik dengan hal seperti itu, oh iya ngomong-ngomong dimana kak Daniel, aku ingin membicarakan sesuatu dengan nya"


"Dia belum pulang, dia masih ada rapat dengan beberapa klien, mungkin sebentar lagi dia akan pulang" Tak lama Daniel akhirnya datang.


"Nah itu dia sudah pulang" seru viona ketika melihat Daniel masuk kedalam rumah.


"Ohhh,, ,yungky kau ada disini, sudah lama kita bertemu" sapanya sambil berjabat tangan dengan yungky.


Viona pergi ke dapur untuk membuatkan suami dan yungky minuman.


"Tumben sekali kamu main kesini, biasanya kamu selalu sibuk dengan urusan kantor?" tanya Daniel pada yungky "Pasti kamu ada maunya kan kesini" timpalnya


"Kau selalu tau apa yang aku lakukan, daniel aku ingin membahas sesuatu yang penting, bisakah kita bicara empat mata" tanyanya


Mendengar itu membuat Daniel penasaran hal apa yang mau dibicarakan yungky hingga ia ingin bicara empat mata dengan nya.


"Ya sudah kita pergi ke ruang kerja ku saja, bagaimana?" ajaknya


. . . . .

__ADS_1


"Niel, apa kau tau dengan anak di foto ini?" tunjuknya pada sebuah foto anak kecil diponselnya.


"Dda-dapat dari mana kamu foto.........


__ADS_2