
Tiba-tiba Jason memegang tangan Hanna dan menghentikan nya. Hanna terkejut dengan tindakan Jason, Hanna berbalik dan tersenyum " ada apa ?" tanyanya.
"Maafkan aku han"
"Maaf untuk apa?" tanya Hanna heran dengan sifat Jason yang tiba-tiba berubah "Apa dia mengingatku?" batin nya.
"Maafkan aku karena sudah merepotkan mu"
Hanna menghela nafas lega karena Jason hanya mengatakan hal itu. Ia sempat berpikir kalau ingatan Jason sudah kembali.
"Syukurlah" gumamnya.
"Apa kau mengatakan sesuatu?" tanya Jason.
"Ahh, tidak"
"Terimakasih Han karena sudah menolong dan membawaku kerumah sakit" ucapnya berterimakasih. Hanna hanya tersenyum dan mengangguk mendengar hal itu.
Namun lagi-lagi ketika jason melihat senyuman dari hanna membuatnya membuka kembali kilasan masa lalu nya, hingga membuat kepalanya tiba-tiba terasa sangat pusing dan sakit. Hanna yang melihat Jason kesakitan langsung panik dan memanggil seorang dokter. Dokter yang datang bersama seorang perawatan langsung memeriksa keadaan Jason.
"Bagaimana keadaannya dok" tanya Hanna cemas.
"Keadaan baik-baik saja seperti nya kepalanya terasa sakit karena otaknya memaksa untuk membuka memori lamanya yang hilang" jelasnya.
"Apaaaa" teriak Hanna terkejut "Jadi sakit kepala yang dia rasakan karena otaknya memaksa untuk membuka memori lamanya" batinnya.
"Baiklah nyonya saya permisi dulu karena masih ada pasien lain" pamit dokter itu yang mendapat anggukan dari Hanna.
"Bagaimana ini, bagaimana jika Jason benar-benar mengingat semuanya" ucap Hanna pasrah. Saat Hanna yang tengah sibuk dengan pikirannya sendiri tiba-tiba ponsel Jason berdering yang membuatnya sadar dari lamunannya. Hanna melihat nama yungky tertera dalam panggilan itu.
"Bagaimana ini apa yang harus aku katakan, Jason sedang tertidur, apa aku harus membangunkan nya, tapi kondisinya masih sangat lemah. Apa lebih baik tidak aku jawab saja" Hanna memilih untuk mengabaikan panggilan itu. Tapi sayangnya yungky terus-terusan menelpon sehingga membuat Hanna mau tidak mau mengangkat telepon itu.
"Halooo"
__ADS_1
Yungky terkesiap mendengar suara seseorang yang tidak asing lagi di telinga nya "Hanna, ini beneran suara hanna?" batinnya.
"Halo, maaf bukankah ini ponsel Jason, kenapa bisa ada di kamu? dan kamu siapa?"
"Oh tidak, apa yang harus aku katakan" batinnya.
"Emmm,, maaf Jason tadi mengalami kecelakaan dan menabrak sebuah pohon, saya dan warga membawanya kerumah sakit jadi ponselnya ada disaya"
"Apaaa ???? kecelakaan?? bagaimana kondisinya sekarang?" tanyanya cemas.
"Keadaan nya baik-baik saja, dokter sudah memeriksa nya dan dia sekarang sedang istirahat"
"Syukurlah, aku akan menyuruh seseorang untuk memastikan kalau keadaannya baik-baik saja"
"Tidak perlu kak, aku baik-baik saja. Aku akan pulang terlambat seperti aku tidak bisa hadir tepat waktu di acara pernikahan mu" Jason tiba-tiba mengambil ponselnya dari tangan Hanna.
"Apa kau serius jas, aku tidak ingin terjadi apapun dengan mu"
"Aku baik-baik saja kak, sudah dulu ya aku ingin istirahat" setelah mengatakan hal itu Jason mematikan telepon secara sepihak. Jason melihat Hanna yang merasa bersalah karena telah berani mengangkat telepon nya.
Jason tersenyum gemas melihat tingkah Hanna yang meminta maaf padanya "Tidak apa-apa" ucapnya. Setiap kali melihat Hanna tersenyum jason merasakan perasaan aneh di hatinya.
"Sial kenapa kalian bisa gagal lagi" bentak seorang laki-laki kepada bawahannya "Ini sudah keduanya kalinya kalian gagal untuk membunuhnya" bentaknya lagi sambil menendang perut orang itu dan menghajar nya untuk melampiaskan kemarahannya.
"Maafkan kami tuan, tolong ampuni kami, kami janji tidak akan mengulanginya lagi" mohon orang itu dengan keadaan nya yang sudah babak belur karena dihajar.
"Apa kata mu? maaf? tidak ada kata maaf ataupun pengampunan untuk kalian, karena kalian sudah sudah melakukan kesalahan ini" ucap pria misterius itu sambil menarik pelatuk pistolnya dan menembak kedua pria itu tepat di kepalanya hingga membuat kedua pria itu tewas di tempat.
"Itu akibat karena kalian tidak becus melakukan tugas dari ku, buang mayat mereka dan jangan sampai kalian meninggal kan jejak sedikit pun, apa kalian mengerti" bentaknya kepada para bawahan nya.
"Bbbaaik tuan" pengawal itu langsung sigap membereskan mayat kedua pria itu dan membersihkan tempat itu dan mengembalikan nya seperti semula, seperti tidak terjadi apapun ditempat itu.
. . . . .
__ADS_1
"Hanna bisakah aku meminta bantuan kepada mu sekali lagi" ucap Jason.
"Jika aku bisa, maka aku akan membantumu,memang apa yang bisa aku lakukan untuk mu?"
Jason sedikit ragu untuk mengatakannya namun pada akhirnya ia memilih untuk meminta bantuan Hanna untuk mengantarkan nya ke Jakarta dan menemani nya selama beberapa hari di Jakarta.
Hanna shock mendengar permintaan Jason dia ingin menolaknya tapi Jason terus memohon dan sedikit memaksa nya yang membuat Hanna menjadi bimbang antara menolak atau menerima nya.
"Tapi bagaimana dengan akbi dan akeu mereka harus berangkat sekolah besok?" Hanna menggunakan nama anaknya untuk membuat alasan agar Jason tidak curiga kepada nya.
"Iya kau benar han, tapi bisakah kamu mengantarkan aku besok pagi ke jakarta setelah mengantar akbi dan akeu ke sekolah, aku mohon sore harinya kita akan langsung pulang, aku janji" mohonya.
Setelah menimbang cukup lama akhirnya Hanna meng-iyakan permintaan Jason dan mengantarkan nya ke Jakarta.
Di kediaman keluarga Kim, perasaan nyonya Kim diliputi oleh rasa cemas karena Jason yang tak kunjung datang.
"Jim apa kamu sudah menelpon Jason lagi? kenapa dia belum sampai juga dari tadi, sekarang sudah jam 1 pagi, perasaan mama gak enak soal jason" tanya nyonya Kim.
"Mama tenang aja tadi yungky habis telepon Jason, dia bilang dia gak jadi pulang malam ini dan akan pulang besok pagi, dan satu lagi dia bilang mungkin akan sedikit terlambat besok pagi karena ada beberapa urusan mendesak di proyek ma" jelas yungky berusaha untuk membuat mama tenang "Sudah ya lebih baik mama sekarang istirahat dulu, oke" pintanya.
"Baiklah nak, mama akan pergi ke kamar dulu"
"Hahhh.... syukurlah mama sudah tidak cemas lagi" yungky menghela nafas lega karena mamanya mau menuruti perkataannya "semoga Jason memang baik-baik saja sekarang"
Jam menunjukkan pukul 01.30 wib Jason dan Hanna sampai dirumah Hanna, Jason berencana menginap dirumah Hanna agar mereka besok pagi bisa langsung berangkat setelah mengantar akbi dan akeu ke sekolah.
Paginya Hanna mengantar akbi dan akeu kesekolah "Sayang ingat ya jangan nakal, mama akan pulang sore bersama paman Jason jadi kalian jangan nakal dan jangan membuat bibi kelelahan oke" nasehatnya
"Baik ma, mama hati-hati dijalan, jaga paman jas ya ma, paman jas kan lagi sakit" ucap akeu mewanti-wanti mamanya.
"Hanna....." kamu ada di Indonesia tanya semua orang kaget dengan kehadiran Hanna yang menemani jason di pernikahan yungky.
"Kalian kenal sama Hanna" tanya Jason penasaran.
__ADS_1
"Hanna dia adalah.........