
Hanna membantu akeu mandi. Akeu terlihat murung. Namun ia enggan menceritakan penyebabnya pada Hanna. Hanna bisa menebak akeu pasti mendapat perlakuan kurang menyenangkan dari teman-teman barunya di sekolah. Karena akeu memang lugu tidak seperti kakaknya yang tau segala hal.
Akeu hanya mengatakan bahwa teman-temannya berbicara dalam bahasa inggris yang ia tak mengerti. Hanna berjanji ia akan mengajari akeu bahasa Inggris.
Akeu berkata merindukan beny. Ia meminta izin kepada Hanna untuk menelepon beny. Hanna meminjamkan ponselnya dan menelpon ayah ibu beny.
"Mama, aku ingin berbicara hal yang rahasia dengan beny. Mama gak boleh mendengar," ucap akeu sambil menarik tangan hanna keluar dari kamarnya. Hanna tersenyum geli dengan kelakuan putrinya itu.
"Baiklah, kalau sudah selesai panggil mama ya, mama tunggu di depan sini oke." Ucap hanna sambil tersenyum.
"Oke" sahut akeu.
Setelah mengatakan itu akeu langsung menutup pintu. Hanna senyum-senyum sendiri dengan kelakuan anak perempuannya itu.
"Kamu sedang apa han? Kenapa kamu berdiri di depan pintu kamar akeu sambil senyum-senyum begitu?" Tanya Jason yang tiba-tiba berada disebelah Hanna dan penasaran kenapa istrinya senyum-senyum sendiri di depan pintu kamar anaknya.
"Kemarilah, aku akan memberitahu mu" serunya sambil menarik Jason untuk sedikit menjauh dari pintu kamar akeu.
"Ada apa sih... kamu ini lucu sekali.." ucap Jason.
"Kita agak menjauh sedikit ya, supaya akeu gak dengar kalau dia lagi kita bicarakan biar dia gak malu nanti."
"Emang ada apa?"
"Akeu lagi sedih tadi karena dia gak bisa bicara pakai bahasa Inggris di sekolah, lalu tiba-tiba ia berkata kalau dia merindukan beny dan ia ingin menelpon beny. Tapi… lucunya dia gak mau obrolan mereka sampai kedengaran sama kita, dia bilang mau mengobrol hal yang rahasia." Jelas Hanna.
Jason yang hampir saja tertawa karena mendengar penjelasan Hanna langsung dibungkam mulutnya oleh Hanna menggunakan tangannya. "Shuttttt… jangan tertawa nanti kamu bisa mengganggu akeu, dia sedang sedih jadi aku tidak ingin kita mengganggu suasana hatinya, Hem?!"
"Iya-iya maafkan aku, habisnya dia itu kan masih 5 tahun apa yang begitu rahasia hingga mamanya gak boleh tau apa yang mereka bicarakan." Ucap Jason.
"Sudahlah lebih baik kita ke kamar kita saja." Ucap Hanna dan Jason hanya mengangguk setuju sambil masih menahan tawanya.
Ternyata bukan beny yang ingin dihubungi akeu. Dia malah menghubungi bi ayu.
"Hall….." belum sempat bi ayu mengucapkan kata 'hallo' di seberang sana akeu sudah berseru memanggil bi ayu.
"Bibi… akeu rindu dengan bibi…" ucap akeu.
"Akeu.. bibi juga rindu dengan akeu."
__ADS_1
Akeu menceritakan perlakuan teman-temannya di sekolah yang mengejek dirinya karena tidak bisa bicara dengan menggunakan bahasa Inggris.
"Akeu sayang apa akeu sudah cerita dengan mama?" Tanya bi ayu setelah mendengar cerita akeu.
"Emmm.. akeu sudah cerita, kata mama nanti mama bakal ajarin akeu bahasa Inggris." Jawabnya.
"Apa akbi tau kalau kamu diejek oleh teman-temanmu di sekolah?" Tanya bi ayu lagi.
"Tidak, kak akbi tidak tau.. akeu dan kak akbi tidak belajar di kelas yang sama." Jawabnya sedikit menurunkan suaranya.
"Kenapa bisa begitu?"
"Karena kelas kami dibagi menjadi kelas anak perempuan dan anak laki-laki jadi akeu dan kak akbi tidak berada di satu kelas." Jelasnya.
Bi ayu menghibur akeu dengan mengatakan hal yang baik-baik agar akeu tidak merasa sedih.
"Baiklah akeu jangan sedih lagi ya.. nanti bibi juga ikut sedih kalau akeu juga sedih."
"Akeu janji tidak sedih lagi bibi…"
"Nah gitu dong, itu baru akeu kesayangan bibi.. bibi tutup dulu ya telponnya sayang, bibi masih ada beberapa pekerjaan." ucap bi ayu.
"Baik bibi.. bye-bye.. akeu sayang bibi."
Setelah menutup teleponnya. Di Rumahnya bi ayu seperti sedang memikirkan sesuatu yang menggangu pikiran nya. "Kuharap tidak akan terjadi apapun kepada mereka.. kumohon lindungi mereka semua tuhan.. jangan sampai orang-orang itu menyakiti keluarga mereka." Batinnya.
Di kediaman keluarga Kim rana nampak gelisah memikirkan sesuatu. Rana mondar-mandir seperti setrikaan. Yungky yang memperlihatkannya dari tadi pun tak mengerti apa yang yang sedang dicemaskan oleh istrinya itu.
"Ran.. bisakah kamu tenang dan duduk di sebelahku?" yungky menegur Rana.
"Ah maafkan aku.. apa aku mengganggumu?" Tanyanya.
"Ada apa denganmu? Kenapa kamu terlihat gelisah?" Tanya yungky pada Rana.
"Aku bingung dengan semua ini." Ucapnya.
"Soal apa?" Tanyanya.
"Tentang ayah dan mama, kenapa mereka ingin mencelakakan Jason dan Hanna? Apa ada sesuatu yang diketahui oleh Jason dan Hanna tapi tidak kita ketahui?" Ucap rana.
__ADS_1
"Aku juga masih tidak mengerti ran, Jason adalah anak kandung mama kenapa mama dan ayah malah ingin melenyapkan nya?!" Balas yungky.
"Tunggu.. apa maksudmu dengan anak kandung? Bukankah kalian bertujuh memang anak kandung ayah dan mama?" Tanya Rana menyelidik.
"Begini, sebenarnya mama bukanlah ibu kandungku, kak sean, aku, dirly dan juna adalah anak dari istri pertama ayah yang tak lain adalah kakak dari mama. Sedangkan Jimmy, Dustin dan Jason adalah anak kandung mama. Dulu sebelum ibuku meninggal dunia ia meminta mama untuk menikah dengan ayah dan merawat kami berempat tepat satu tahun setelah mama menikah dengan ayah Jimmy lahir." Jelas yungky.
"Kenapa mamamu bisa meninggal?" Tanya Rana penasaran.
"Ada seseorang yang berusaha untuk melenyapkan ibuku, dan rencana mereka berhasil. Ibuku meninggal setelah tertabrak oleh sebuah mobil."
"Kenapa kamu tidak pernah menceritakan semua ini padaku sebelumnya?"
"Untuk apa aku menceritakan hal ini kepadamu, bahkan dulu pernikahan kita tidak kita rencanakan, semua terjadi karena sebuah skandal yang tidak kita lakukan." Ucap yungky.
"Apakah mungkin jika semua yang terjadi pada kita telah direncanakan oleh seseorang?" Tiba-tiba Rana mengucapkan hal yang tidak terduga.
"Apa maksudmu ran?" Tanya yungky.
"Bukankah sangat aneh dan sedikit ganjil dengan kejadian kita di hotel bukankah Hanna dan Jason dulu juga melakukan hal yang sama dengan yang terjadi kepada kita?" Komentar Rana.
"Iya kamu benar ran.. aku juga baru menyadari."
"Jika semua ini berkaitan… apakah mungkin jika pelakunya adalah ayah dan mamamu?" Ucap rana.
"Tapi apa untungnya untuk mereka melakukan semua itu kepada kita?" Sahut yungky.
"Semoga saja ingatan Jason secepatnya kembali agar semua ini bisa cepat terpecahkan." Ucap rana.
"Iya ran, kuharap juga begitu.. semoga saja apa yang dikatakan oleh kakakmu itu bukanlah kenyataan nya dan kita segera menemukan kebenaran dari semua peristiwa ini."
.
.
.
.
.
__ADS_1
Tetap semangat untuk semua, stay safe dan work from home ya, karena pandemi masih belum hilang…
Dan jangan bosen dan jangan lupakan untuk like, comment, vote dan favoritnya oke😉😉 dukungan kalian sangat author perlukan🙏🤗