Cinta Bernoda Darah

Cinta Bernoda Darah
Bayangan Yang Indah 1


__ADS_3

" Sayang kau mau kemana? Kenapa masih pagi kamu sudah siap siap?" Aslan memeluk istrinya dari belakang mencium aroma tubuh istrinya yang selalu menjadi penenang dirinya.


" Aku belum mengatakan sesuatu kepadamu! Kemal sedang tak sehat dia sedang sakit dan itu karena kue yang aku buat, jadi kemarin aku merawatnya di apartemen miliknya dan tadi Mama menghubungiku untuk mengantarkan makanan untuk Kemal karena Mama ada urusan tiba tiba…" Cevdav yang menjelaskan kepada sang suami sedangkan Aslan hanya diam mendengarnya.


" Sayang kenapa kamu diam? Apa aku boleh mengantar makanan untuk Kemal hari ini?" Sambungnya dengan berbalik menatap suaminya.


Aslan tersenyum meskipun dia tau ini mungkin hanya rencana dari mertuanya tapi dia juga tak bisa mengatakan sembarangan apa yang saat ini sedang dipikirkan olehnya.


" Sayang bukannya aku melarangmu untuk bertemu Kemal tapi apa tidak sebaiknya kamu menyuruh pembantu Mama untuk mengantarnya!" Cevdav langsung mengerutkan keningnya mendengar apa yang dikatakan suaminya.


" Why?" Dia butuh alasan yang tepat.


" Sebenarnya tidak ada alasan yang tepat hanya saja aku tak ingin ada berita miring tentang kalian berdua…" Aslan memberikan alasan dia tentu saja tak mungkin mengatakan bahwa ini rencana dari mertuanya untuk mendekatkan sang istri bersama mantan tunangannya.


" Siapa yang akan membuat berita miring Sayang? Tak akan ada yang membuat cerita miring tentang aku dan Kemal…" Cevdav malah tertawa melihat suaminya yang memiliki pemikiran seperti itu.


" Sayang kita tak pernah tau cara berpikir orang yang melihat kedekatan kalian berdua, apalagi kalian adalah pernah bertunangan."


" Sayang sebenarnya apa yang kau takutkan? Aku dan Kemal tak mungkin ada hubungan di belakangmu, apa kau lupa bahwa dia merelakan kita menikah dan melepaskan aku karena ingin melihat aku bahagia denganmu, jadi please jangan berpikir yang tidak tidak tentang kita berdua."


Bagaimana aku bisa mengatakan bahwa keluargamu yang ingin mendekatkan kalian lagi dan perlahan menyingkirkan ku. Mungkin Kemal tak mungkin merebutmu dari ku tapi aku tak yakin dengan Takdir kalian nanti. 


" Sayang."


" Baiklah pergilah dan ingat hati hati, jika ada apa apa segera kabari aku hem!" Tak ada jalan lain selain Aslan yang mengizinkan istrinya untuk pergi.


Dia masih bingung merangkai kata kata untuk mengatakan kepada istrinya bahwa keluarganya memiliki rencana untuk memisahkan mereka berdua. Dia tak mungkin langsung mengatakan kepada Cevdav karena dia tak ingin terjadi kesalahpahaman yang akan membuat hubungan mereka bertengkar.


" Baiklah aku pergi dulu! Nanti aku akan datang ke kedai…" Aslan mengangguk.


Mereka saling berpelukan sebelum akhirnya Cevdav benar benar pergi untuk bertemu dengan Kemal, laki laki yang pernah memiliki status mantan tunangan dari istrinya. Dia hanya bisa menatap kepergian sang istri yang sedang dijemput sebuah mobil mewah dari keluarga nya.

__ADS_1


" Aslan kemana Cevdav pergi?" 


" Dia bertemu Tuan Kemal!" Aslan menceritakan semuanya yang terjadi kepada sang Ibu, dia juga mengatakan bahwa laki laki itu saat ini tengah sakit karena memakan kue dari istrinya. Sang ibu terkejut mendengar apa yang dikatakan oleh putranya.


" Tapi kenapa wajahmu seperti itu? Cevdav hanya ingin merasa bersalah kepada Tuan Kemal jangan terlalu di pikirkan!"


" Mungkin Cevdav maupun Tuan Kemal tak mungkin ada main di belakang Aslan Bu, tapi aku tidak yakin  dengan keluarga mereka. Aku merasa ada sesuatu yang akan terjadi setelah ini tapi aku juga tak tahu apa"


" Perasaan kamu saya Aslan, kau sebaiknya percaya dengan istrimu karena Ibu yakin Cevdav tak mungkin mengkhianatimu."


Mungkin ibu tak tau bagaimana keluarga Cevdav sangat membenciku, dan menginginkan kami berpisah. Tapi aku harus bagaimana sekarang? Jika aku berkata jujur kepada Ibu aku yakin Ibu akan mengatakan kepada Cevdav tapi jika aku katakan dada ku terasa sesak memikirkan ini semua. 


" Sudahlah ayo bersiap dan segera datang ke kedai." Aslan hanya mengangguk.


Di berjalan masuk ke dalam kamarnya lagi dengan memikirkan cara untuk mengatakan kepada istrinya. Pemikiran dan hatinya kini tak sejalan. Hati nya memikirkan istri yang akan berdua saja dengan laki laki lain.


***


" Cevdav! Untuk apa kamu datang sepagi ini?" Dia bertanya tanya.


" Mama ingin kau makan sarapan yang sehat agar kau segera sembuh tapi kau sekarang mau kemana?" 


" Astaga Mama! Kenapa dia malah menyuruhmu datang kesini, aku bisa makan di rumah Mama nanti…" Dia sungguh sulit melupakan wanita ini jika di harus bertemu setiap hari.


Kejadian kemarin saja membuatnya terombang ambing dalam perasaan cinta nya yang sulit di lupakan, apalagi jika setiap hari dia harus bertemu lagi dengan wanita yang sangat dicintai.


" Tak apa Kemal, Mama hanya ingin menebus kesalahan Putrinya yang membuatmu sakit…" Kemal hanya menggaruk kepalanya yang tak terasa gatal. " Kamu pasti belum sarapan bukan? Ayo makan dulu…" Cevdav mendorong tubuh Kemal untuk masuk kembali ke dalam apartemen nya.


Cevdav langsung melangkah ke dapur dia dengan segera menyiapkan sarapan pagi untuk sahabatnya itu. Kemal mengambil ponselnya menekan nomor ponsel asistennya saat ini.


" Erik undur rapat pagi ini dua atau tiga jam lagi!"

__ADS_1


" Tapi bos-"


" Undur dua tiga jam lagi!" Perintahnya dengan tegas.


" Kemal kau mau ini dipanaskan dulu atau gimana…" Teriaknya.


Nona Cevdav.


" Baik bos…" Erik segera mengiyakan apa yang dikatakan bosnya dia sedang tersenyum di ujung telpon itu. 


Kemal segera memutuskan panggilan itu dengan cepat, dia berjalan menuju ke arah dapur dengan dia melihat Cevdav dari kejauhan.


Andai setiap hari aku bisa melihat pemandangan seperti ini Cev, andai setiap hari kau yang benar benar menyiapkan sarapan untukku. Aku akan merasa ini sangat menyenangkan dan membahagiakan. 


Tanpa Kemal sadari dia tersenyum membayangkan bahwa setiap hari mereka berdua dengan tugas mereka masing masing. 


" Sayang kau sudah sarapan? Aku siapkan sarapan untukmu…" Teriak Cevdav.


" Sebentar lagi aku akan turun!" Kemal juga berteriak di atas.


" Tapi maaf jika tak seenak makanan di luar."


" Tak apa Sayang asal kau yang memasak penuh dengan cinta pasti semuanya akan terasa enak."


" Dasar kau perayu."


" Aku mencintaimu jadi aku menerima apapun yang ada pada dirimu, meskipun kau tak bisa masak sekalipun."


" Kemal kenapa kau malah diam di sana ayo makan!" Suara Cevdav yang berteriak membuyarkan lamunan yang begitu indah bagi Kemal.


Kemal tertawa pelan dengan dia yang menggeleng lalu berjalan menuju ke dapur di mana Cevdav sudah menyiapkan semuanya untuk sarapan pagi nya.

__ADS_1


Andai yang aku bayangkan tadi adalah hal yang nyata mungkin aku adalah laki laki yang begitu bahagia di dunia ini. Tapi sayangnya wanita ini bukan milikku, dia milik dari laki laki lain. Ingat Kemal dia istri orang, cinta tak harus memiliki cinta harus berkorban dengan melihat wanita yang kau cintai bahagia kau akan bahagia. 


__ADS_2