
Happy reading guys.....
☆☆☆☆☆☆☆☆☆
ANIT POV
Pagi hari yang syahdu sekaligus pagi yang paling bersejarah disepanjang hidupku.Pagi yang tak bisa ku gambarkan bagaimana rasanya.Nano nano
Setelah pergumulan panas antara aku dan mas Pras yang berlangsung sangat lama.Maklum guys ini yang pertama buatku.Dan aku diajak berpetualang rasa oleh mas Pras selama leboh dari 5 jam.
Bisa kalian bayangkan bagaimana kondisiku?Bahkan disaat selesai sarapan yang mendouble makan siang,mas Pras hendak meminta haknya kembali.
Duh....aku sudah ngga tahu lagi bagaimana dengan nasib 'itu'ku.Beruntungnya aku dikala mas Pras sudah siap dengan juniornya yang 'wow',tiba-tiba pintu diketuk.
"Terimakasih buat siapapun itu yang sedang bertamu",batinku.
Bukannya aku ngga mau berbakti pada suami guys,tapi sekali lagi bisa kalian bayangkan bagaimana rasanya 'itu'ku saat ini?Yup...Sedikit bengkak,sakit dan perih.Bahkan untuk beranjak pun rasanya aku tak mampu.
Beruntungnya aku punya suami yang pengertian seperti mas Pras.Dia dengan senang hati membopong tubuhku yang sudah polos kekamar.Sebelumnya dia telah menjawab panggilan dari luar.
Sesampainya dikamar mas Pras menurunkan tubuhku ketepian kasur.
"Dek kamu diam disini dulu,mas mau nyiapin air buat kamu mandi"kata mas Pras.
Setelah mengatakan itu,mas pras segwra kekamar mandi,tak lama kemudian mas Pras kembali membopong tubuhku ala bridal style kekamar mandi.
Ia rebahkan perlahan tubuhku kedalam bathup yang sudah diisi dengan air hangat.Setelah itu dia hendak keluar menemui tamunya.
Untungnya aku masih sempat mengingatkannya kalau saat itu,mas Pras dalam kondisi naked.Dia pun terkekeh perlahan.Kemudian menganti bajunya dan celana santai lalu menuju keluar kamar.
"Duh itu didepan kan masih berantakan.Hasil dari adengan panas kami tadi.Duh semoga saja mas Pras kepikir untuk membereskan itu dulu",batinku karena mau memanggil mas Pras sudah tak mungkin.
Entah apa yang mereka bicarakan,yang pasti saat aku membuka mata ternyata aku sudah berada diatas kasur dengan pakaian komplit dan selimut.
"Mas Pras kemana ya?",batinku.
Namun karena capek yang kurasakan,aku pun kembali terlelap.
Aku tak tahu sudah berapa lama aku tertidur,yang pasti tiba-tiba aku merasa seperti ada yang mengecupi wajahku dan mentoel-toel hidungku.
"Eeemmhhh aku masih ngantuk",antara sadar dan tidak aku melenguh.
Namun kembali lagi kurasakan ada yang mentoel-toel pipiku.Aku pun langsung terbangun dan kantukku dengan suka rela oergi meninggalkan kedua netraku saat ku dengar mas Pras berbisik.
"Bangun,atau aku akan menerkamnu lagi!"yang bisa dipastikan suamikulah pelakunya.
Aku pun langsung terduduk dengan sempurna.
☆☆☆☆
__ADS_1
Kini kami tengah berjalan menyusuri kawasan Malioboro.Menikmati indahnya malam disepanjang Malioboro.Kami tengah asyik melihat-lihat,hingga kami dikagetkan dengan seruan seseorang.
Saat kami melihat ke sumber suara,heeemm ternyata Si Jones mas Arya.He he he maaf mas Arya,harusnya aku berterimakasih karena mas Arya,aku jadi bertemu dengan suami yang super ganteng.Eehh
Aku hanya bisa cemberut saat mas Arya menggodaku dengan mengatakan ,"gadis kecil yang tak lagi gadis",huh sungguh menyebalkan.Tapi memang benar sih...
"Biarin,dari pada mas Arya,Jomlo ngenes whleee....",ejekku sambil ku julurkan lidahku ke arah mas Arya.
Namun sekilas ku lihat api amarah dimata mas Pras."What the....".
"Aseeemmm.Eh ngomong-ngomong kapan nich resepsi kalian?",tanya mas Arya.
"Rencananya sih nanti tanggal 25 Desember",jawab mas Pras.
"Eeemm trus mau diadain dimana?Di kampung Anit atau kampungmu Wit?",tanya mas Arya.
Mas Arya dan yang lain biasa memanggil mas Pras dengan Wito,karena mas Pras panggilan khusus dariku.
"Rencananya sih disini aja,biar enak semuanya",jawabku yang diangguki oleh mas Pras.
"Nit..!",seru mas Arya tiba-tiba hingga membuatku kaget.
"Eehh,Astaghfirullah mas Arya ngagetin aja ih,ada apa sih?",tanyaku.
"Kamu ngga ada teman apa dikampus.Kenalin satu sini buatku!",pinya mas Arya tiba-tiba.
"Weiiss bener ya Nit,awas kalau bohong!",ancam mas Arya.
"In Syaa Allah,tapi kalau misal tidak sesuai ekspektasi,aku ngga ikutan loh",jawabku.
"Iya iya ,can....",belum selesai mas Arya dengan kalimatnya,seseorang mengeinterupsi.
"Ekheemmm....."
"He he he ...maaf mas, dicuekin ya...!",seruku dengan cengiran plus senyum manis.
Tapi yang diberi senyum malah menatap tajam tanpa menjawab sedikit pun.
"Ha ha ha ... dasar posesif loe Wit@.Ingat ya kalau bukan gue,loe ngga bakalan ketemu sama gadis kecil ini!",seru mas Arya sambil mengusak kerudungku.
"Mas Arya..!!",seruku sambil cemberut,pasalnya kerudungku jadi berantakan.
Sementara yang diejek mas Arya semakin tajam menatap ku dan mas Arya secara bergantian.
Rasain kamu Anit,setelah ini kamu pasti akan dihabisin sama si Pithecanthropus erectus.
"Mati aku...",batinku saat melihat sorot mata mas Pras yang sudah ku pastikan maksudnya.
Reflek tanganku menutupi bagian sensitif tubuh bawahku.
__ADS_1
"Heh kalian kalau ngomong jangan pakai bahasa tubuh bisa ngga?Aku ngga ngerti kalian ngomong apa!",seru mas Arya menginterupsi.
"Alah loe,ngga usah ngerti nanti loe malah ngga bisa tidur kan repot",jawab mas Pras dengan sengit.
"Dasar loe mentang-mentang udah unboxing,belagu loe!",balas mas Arya tak kalah sengit.
"Biarin udah halal ini...whleee!",ejek mas Pras."Iri...bilang boss",lanjutnya.
Astaga mereka ini,udah dewasa tapi lihatlah tingkah mereka!Melebihi tingkah kakak Vick dan baby Val.
Ah apa kabar mereka,semenjak aku pulkam,aku belum sempet ketemu lagi.
Kembali ke mas Pras dan mas Arya
"Eh gimana-gimana?Berapa ronde kalian dimalam pertama?",tanya mas Arya tanpa filter.
Sedang aku membuka mulut dan mata lebar-lebar.Bahkan nich jika dianimasikan ,rahang bawahku sudah pasti menyentuh tanah dengan kedua mata yang membola sempurna.
Bayangin sendiri ya guys,awasss ngompol...wk wk wk
"R.A.H.A.S.I.A.l whlee....!",ejek mas Pras lagi.
"Mas Pras!Mas Arya!Kalian ngomongin apaan sih?Dasar ngga tahu tempat!"sewotku dengan wajah yang sudah meirip kepiting rebus.
"Wk wk wk....yang habis diunboxing malu,mukanya merona merah!",seru mas Arya.
Membuat aku ngga hanya malu lagi,tapi langsung berdiri dan berlalu pergi dari situ.
"Dasar cowok,ngga ada bahasan yang lain apa?",gerutuku sambil berjalan menjauh dari tempat kami nongkrong.
"Mas Pras juga kenapa juga mesti ngeladenin mas Arya",gerutuku lagi.
"Awas aja nanti kalau mau lagi,ngga bakalan aku kasih.Biar kapok!",masih menggerutu dengan terus berjalan tanpa mengetahui kalau sedari tadi ada seseorang yang tengah menguping dibelakangku.
☆☆☆☆☆☆☆
Siapa ya yang berada dibelakang Anit?
Mas Pras?
Mas Arya?
.................? isi sendiri di kolom komentar okay...
Yuuukk dukung author dengan klik Jempol
Tinggalkan jejak komentar
Maturnuwun sedaya....Salam Rahayu
__ADS_1