
Hari Senin, 10 Oktober 20xx
Jam 11.30
Di perpustakaan kampus
Mark dan Melvin tak bisa lagi saling menghindar karna tugas kelompok mereka
Sekarang mereka berdua duduk berhadapan dan di tengahnya Melinda sedang mengetik di leptop, sudah hampir satu jam mereka tak berbicara, mereka hanya menjawab pertanyaan dari Melinda mengenai tugas
"Kalian dua aku lihat tidak seperti minggu kemaren apa kalian berdua berantem" ucap Melinda melihat Mark dan Melvin yang tak ada bicara
"Kami baik-baik saja kok" jawab serentak Mark dan Melvin
"Hahaha kalian kompak, kalian benar-benar seperti pasangan" ucap Melinda
Sontak mereka langsung kaget dan wajah mereka memerah, dan teringat kejadian seminggu lalu di rumah Elvina
"Maksudmu Mel apa?" tanya Elvina heran
"Apa kalian tidak tau, kalau fans club kalian menduga kalian berdua itu pasangan" jawab Melinda
"Hhaahhh... maksudnya" Mark kaget mendengarnya
"Sebentar aku cari fotonya" ucap Melinda membuka hpnya mencari sesuatu
"Ini kalian lihat foto-foto kalian berdua seperti pasangan" ucap Melinda memberikan hpnya ke Elvina
Elvina kaget melihat foto dirinya dan Mark ada 2 foto yang pertama foto Mark membantu Elvina berjalan ke mobil waktu Elvina pusing dan satunya Mark yang menghalangin Elvina masuk mobil kalau di lihat fotonya memang seperti pasangan romantis
"Kapan foto ini di ambil?" Tanya Elvina
Mark langsung mengambil hp Melinda dan melihat foto itu
"Bagaimana ini bisa terjadi?" Mark kaget melihat foto itu
"Aku juga baru tau ahkir-ahkir ini, kalian sangat populer ya sampai mereka membuatkan seperti itu" ucap Melinda tersenyum dan melanjutkan mengetik
"Ini semua gara-gara kamu Mark" ucap Elvina
__ADS_1
"Ini bukan salahku tapi wanita-wanita gila itu membuat rumor seenak mereka saja" ucap Mark melihat media kampus yang berisi gosip tentang mereka berdua
"Hei vin coba lihat ini, Diana komen dan bilang bahwa Melvin tidak mungkin pacaran dengan Mark karna dirinya adalah pacar Melvin" ucap Mark mendekat dan menunjukkan itu
"Benarkan, coba lihat komen yang lain" ucap Melvin melihat hp Melinda dan mendekat ke Mark
Mereka sibuk melihat gosip itu dan membaca komentar-komentarnya ada yang mendukung ada juga yang tidak setuju
"Kalian berdua mau lihat gosip itu apa bikin tugas, dan lihat di hp kalian sendiri" Melinda mengambil hpnya dan menyimpannya
Mark dan Melinda hanya tersenyum
Mereka melanjutkan tugas mereka tak terasa hari sudah siang dan tugas mereka ahkirnya selesai
"Ahkirnya selesai juga" ucap Melinda memutup leptopnya dan merapikan barang-barangnya
"Ahkirnya selesai aku lapar" ucap Elvina merapikan barangnya
"Aku juga lapar, mau makan bareng gak ada yang mau aku katakan" ajak Mark
"Bisa, Aku juga mau bilang sesuatu"
"Terserahlah aku gak peduli Mel, dan terserah kamu mau percaya atau tidak" ucap Elvina berlalu
"Aku duluannya Mel, terima kasih" ucap Mark menyusul Elvina
"Heii kalau pun benar aku mendukung kalian" teriak Melinda melihat mereka berdua pergi
"Ayo ke cafe depan kampus" ajak Mark
"Hhhmmm.... Elvina hanya menganggukan kepalanya dan berjalan
Sampai di cafe mereka memesan makanan dan duduk di tempat yang di sediakan
Mereka mulai makan tak berbicara apapun
"Maaf Vin gara-gara fans gilaku kamu terbawa-bawa" ucap Mark
"Tidak apa-apa aku sudah terbiasa tenang aku tak memikirkannya" jawab Elvina sambil makan
__ADS_1
"Kau lapar sekali ya"
"Ia sebenarnya dari tadi aku sudah kelaparan tapi tugasnya sedikit lagi selesai jadi aku menahan" Elvina menlanjutkan makannya
"Vin aku meminta maaf soal di rumahmu aku benar-benar tidak mengerti kenapa aku bisa berbuat seperti itu" ucap Mark dengan wajah sedih
Elvina langsung terdiam menghentikan makannya dan menatap Mark
"Tapi selama satu minggu ini aku merasa aneh karna menjauhimu, bisakah kita berteman lagi"
Elvina tak menjawab apa pun hanya menatap wajah Mark
(Kenapa wajahnya imut dengan ekspresi malu seperti itu) batin Elvina melihat Mark
"Melvin... apakah tak mau lagi berteman denganku" tanya Mark memecah lamunan Elvina
"Eehh aku.. aku memaafkanmu aku juga berpikir itu bukan cuma salahmu aku juga bersalah" jawab Elvina tersenyum
(Astaga kenapa dia manis sekali, aku pasti sudah benar-benar gila) batin Mark melihat Elvina tersenyum
"Jadi kita berteman lagi ya"
"Hhmmm, aku heran kenapa kau ingin berteman sama aku Mark?" Tanya Elvina
"Mungkin karna aku nyaman bersamamu dan aku bisa menjadi diriku sendiri, aku rasa jika aku berada di dekatmu aku bebas" ucap Mark tersenyum
Wajah Elvina langsung memerah mendengarkan perkataan Mark tadi
Jantung Elvina langsung berdetak cepat
Mereka mulai makan dengan santai dan berbicara santai tidak ada lagi rasa canggung bahkan mereka bercanda
Tak berapa seorang pria datang mendekat dan mengagetkan Elvina yang sedang minum.
Elvina kaget menjatuhkan gelas yang ia pegang dan menyemburkan air yang dia minum ke wajah Mark
"Aahhh siapa yang mengagetkanku" Elvina meoleh ke belakang
"Jonata kau gila ya, lihat-lihat kalau mau kageti, aku jadi basah" Elvina marah
__ADS_1