
"Siapa mereka tadi?". tanya Elvina sambil membersihkan dirinya dari debu
"Mereka dari fans clubku". jawab Mark keluar juga dari bawah tangga tadi
"Hebat sekali kamu sampai memiliki fans club". ucap Elvina merapikan rambutnya
"Aku tidak membuatnya, mereka membuatnya sendiri, hal itu membuatku risih karna hampir setiap hari mereka mengangguku". ucap Mark
"Oh ia perkenalkan aku Mark Carlos Christopher". ucap Mark sambil menjulurkan tangannya
"Aku Melvin Joseph Stefanus". ucap Elvina menjabat tangan Mark
"Senang berkenalan denganmu, semoga kita bisa berteman". ucap Mark melepaskan tangannya
"Oh. Oke". jawab Elvina dengan senyum
"Hhmm... bentar". ucap Mark mendekatkan wajahnya ke wajah Elvina
Elvina langsung terdiam, gugup, takut ketahuan.
"Ini ada sarang laba-laba di rambutmu". ucap Mark mengambilnya
(Ya Tuhan bikin kaget saja, masa di hari pertama aku langsung ketahuan) batin Elvina merasa lega.
"Oh terima kasih, lain kali cukup bilang saja". ucap Elvina
"Maaf aku hanya refleks mengambilnya". ucap Mark sambil tersenyum
__ADS_1
"Oh aku duluannya dan tolong jaga bilang ke siapa-siapa ya soal tadi". ucap Mark sambil berjalan pergi
"Oke" ucap Elvina
Elvina melihat jam, dia mulai merasa lapar lalu berjalan ke arah kantin
"Hai... Melvin". ucap para gadis yang berada di sekeliling kampus
Elvina hanya tersenyum tapi hal itu malah membuat para gadis itu bersorak dan semakin ribut.
"Ya Tuhan seperti ini kah kehidupan yang harus aku jalani satu tahun kedepan". guman Elvina mempercepat jalannya karna para gadis itu tak berhenti-henti mengoda dirinya
Sampai di kantin
Elvina mengambil makanan dan duduk di meja yang sudah di sediakan. Tak berapa lama ada orang yang menepuknya dari belakang
Jonata adalah sahabat Melvin mereka sudah berteman semenjak masuk kuliah.
"Aku sibuk Jon, ayahku memintaku untuk membantunya di perusahan". ucap Elvina sambil makan
"Kau sedikit berbeda dari biasanya, wajahmu mulus". ucap Jonata mendekatkan wajahnya
"Ia aku melakukan perawatan wajah, gimana aku makin gantengkan". ucap Elvina sambil tersenyum menutupin kegugupannya
"Oohh pantas saja" ucap Jonata duduk kembali mempercayai perkataan sahabatnya
"Kau tak masuk?" tanya Elvina berusaha bersikap normal
__ADS_1
"Aku masuk jam 11 nanti, aku ingin satu kelas sama kamu bro, di dalam kelas itu aku tak memiliki teman" ucap Jonata
"Sabar saja, mungkin semester depan kita sekelas" ucap Elvina melanjutkan makannya
Jonata melihat hpnya dan kaget
"Bro, aku duluannya dosen ya sudah masuk" ucap Jonata bangun dan berlari pergi
Elvina hanya diam melihat Jonata pergi, dia melanjutkan makannya
"Hhmmm... makan di sini enak-enak tak seperti tempatku" ucap Elvina
Elvina menghabiskan makanannya lalu beranjak pergi menuju mobilnya. Sebelum masuk mobil ia melihat Mark sedang di kejar-kejar para fansnya.
Elvina masuk ke mobil dan menjalankan ke arah Mark tadi
"Heii... ayo cepat masuk". teriak Elvina di dalam mobil
Tak berpikir panjang Mark masuk ke dalam mobil Elvina, langsung pergi meninggalkan para fansnya
"Kau seperti gula yang di gerumbungi oleh para semut". ucap Elvina menjalankan mobilnya
"Mereka selalu saja menganguku, terima kasih sudah menolongku". ucap Mark sambil melihat kebelakang takut mereka mengejar
"Mereka tak akan mengejar kok, ini kita akan ke mana?". tanya Elvina
"Aku masih ada kelas jam 12 dan aku belum sempat makan bisa temanin aku makan" ucap Mark
__ADS_1
"Oh baiklah, tunjukan saja jalannya" ucap Elvina