Cinta Dua Arah

Cinta Dua Arah
Bertemu


__ADS_3

Sampai di kampus


Elvina berlari menuju ruang kelas, karna tadi kena macet dia terlambat


Tak sengaja menabrak seorang wanita di depannya


"Oohhh maaf aku sedang buru-buru" ucap Elvina melihat wanita itu jatuh


"Maaf aku tak bisa bantu, nanti datangin aku saja ya nama ku Melvin dari jurusan manajemen bisnis" Elvina berlari meninggalkan wanita itu


"Dasar laki-laki kurang ajar, awas saja kamu" ucap Wanita itu


Elvina sampai di dalam kelas dan terlambat 10 menit tapi dosen masih toleransi, menyuruh Elvina masuk


Pelajaran berlangsung dalam 2 jam dan Ahkirnya selesai juga, para mahasiswa lainnya sibuk berbicara atau keluar dari ruangan


Elvina merapikan barangnya dan memasukkannya ke dalam tas


"Melvin, tugas kelompok kali ini kita bertiga Mark, tolong beri tau dia ya" ucap Melinda teman sekelas


"Oke nanti aku kabarin Mark, kapan rencana kita mengerjakannya?" Elvina berdiri


"bagaimana besok di teman kampus dekat lapangan bola" jawab Melinda


Tiba-tiba seorang wanita masuk ke kelas dan teriak "MELVIN, kau pria kurang aja mana tanggung jawabmu?"


Sontak semua yang ada di dalam kelas terdiam dan memandang wanita itu lalu ke Elvina yang kaget melihat wanita itu


"Nanti kita bicara lagi ya, besok kita akan mengerjakannya" ucap Elvina beranjak pergi dari Melinda dan ke arah wanita tadi


"Sini ikut aku" Elvina


Banyak yang berbisik-bisik melihat kerjadian itu, Elvina keluar kelas menarik tangan wanita itu


Sampai di lorong kelas yang sepi Elvina mendorong wanita itu ke tembok


"Kau siapa? Kenapa teriak seperti itu? Membuat semua orang salah paham?" Tanya Elvina dengan wajah marah


Wanita itu malah mendekat


"Kau memang harus bertanggung jawab, kau menabrakku terus lalu pergi begitu saja, pria macam apa kau" ucap Wanita itu


"Ooohhh kau wanita tadi pagi, maaf soal menabrakmu tapi bisa tidak kau datang baik-baik dan jangan berkata seperti itu membuat semua orang salah paham" ucap Elvina mendekatkan wajahnya

__ADS_1


Wajah wanita itu memerah, belum sempat dia menjawab ada suara wanita teriak


"MELVIN...." teriak Diana melihat mereka berdua, Diana berlari ke arah mereka


Melihat hal itu Elvina langsung menarik tangan wanita tadi dan berlari pergi ke arah parkiran


"Kenapa kita berlari, siapa dia?"


"Nanti saja aku jelaskan, sekarang cepat masuk ke dalam mobil" ucap Elvina membuka mobilnya


"Melvin, siapa dia? Jangan pergi Melvin...." teriak Diana melihat mobil Elvina pergi


"Mimpi apa aku tadi malam kok, hari ini ada dua wanita gila yang teriak kepadaku" guman Elvina menjalankan mobilnya dan keluar dari kampus


"Apa kau bilang, enak saja bilang aku gila" ucap wanita di samping Elvina mendengar perkataan Elvina tadi


Elvina hanya diam dan menjalankan mobilnya


Tak berapa lama mobil Elvina berhenti di depan sebuah cafe


"Ayo turun, kita bicara di dalam" ajakan Elvina membuka pintu


Mereka masuk dan duduk berhadapan


"Aku ngikut saja" jawabnya


Elvina memanggil pelayan dan memesan makanan, setelah itu pelayan pergi


"Kau siapa? Dan apa yang harus aku pertanggungjawabkan" Tanya Elvina menatap wanita di depannya


"Aku Zaskia, orang yang kau tabrak tadi pagi membuat sketsaku kotor padahal itu harus di kumpul besok dan bahkan kau sendiri yang meminta aku mencarimu" ucapnya menjelaskan apa yang terjadi


"Oohhh maafkan aku, tadi pagi aku buru-buru karna terlambat, maafkan aku membuat tugasmu kotor apa yang aku perbuat untuk bisa membantumu" Elvina menatap wajah Zaskia


(Ya ampun ternyata dia sangat tampan) batin Zaskia, wajah Zaskia memerah


"Heii... kau baik-baik saja, apa kah sakit karna tadi kita berlari" Elvina memegang dahi Zaskia


Sontak Zaskia kaget dan melepaskan tangan Elvina


"Tidak ini mungkin karna suhunya di sini panas" Zaskia salah tingkah


Tak berapa seorang pelayan datang membawakan pesanan Elvina tadi

__ADS_1


"Ayo makan dulu aku tak mau kau sakit lalu teriak lagi minta di pertanggungjawabanku lagi" ucap Elvina


Mereka makan dengan hening, sampai Zaskia membuka suara


"Hem... aku punya ide bagaimana caramu mengantikan sketsa ku" ucap Zaskia


"Bagaimana?, apa aku perlu menelpon pelukis terkenal" ucap Elvina


"Aku ingin kau menjadi modelku, aku harus menyelesaikan lukisanku hari ini"


Mendengar hal itu Elvina langsung tersedak,


(Hari ini aku dua kali tersedak saat makan, dan dua kali di teriaki oleh seorang wanita, ada apa aku hari ini) batin Elvina sambil minum


"Kau tak boleh menolak ya, seorang pria sejati itu harus bertanggungjawab" ucap Zaskia kembali makan dan tersenyum


Elvina hanya terdiam dan berpikir


Tak lama kemudian dia mengambil hp di kantongnya dan mencari nomor hp dan melakukan panggilan


"Tolong buatkan aku surat izin dan antarkan ke kampusku jam 1 siang ini" perintah Elvin kepada yang di telponnya


Zaskia hanya diam melihat hal itu


"Berapa lama waktu yang kau perlukan untuk menyelesaikan satu lukisan?" Tanya Elvina sambil menaruh kembali hpnya


"Tergantung" jawab Zaskia


"Kalau gitu cepat makan dan cepat mulai kita mencari tempat untuk mu melukis" ucap Elvina


"Horee.... jadi kau mau jadi modelku kan" ucap Zaskia tersenyum senang


"Ia tapi habis ini kau jangan mengangguku lagi, walaupun melihatku kau pura-pura tak kenal aku" ucap Elvina dengan wajah datar


"Siap bos." ucap Zaskia melanjutkan makannya


"Berarti kita harus ke rumahku ya"


"Kenapa harus ke rumahmu" protes Elvina


"Perlengkapan lukisku di rumah" jawab Zaskia


"Kau tidak takut membawa seorang pria masuk ke dalam rumahmu" ucap Elvina sambil tersenyum nakal

__ADS_1


"Tidak, aku yakin kau pria yang baik dan juga kelihatannya kau dari keluarga yang cukup terpadangan jadi kau pasti berpikir dulu sebelum bertindak" ucap Zaskia


__ADS_2