Cinta Dua Arah

Cinta Dua Arah
Mencari


__ADS_3

"MELVIN aku benar-benar mencintaimu, aku mohon berikan aku satu kesempatan" teriak Diana di lorong membuat semua orang terdiam dan memadang dirinya


Elvina berhenti dan melihat sekeliling, dia menjadi pusat perhatian dan ini tidak baik, dia berbalik dan mendekat ke Diana


"Aku memaafkanmu soal Zaskia yang kau siram, tapi aku benar-benar tak mencintaimu Din aku menganggapmu sebagai teman kampus biasa tak lebih, di hatiku sekarang sudah ada seseorang dan aku ingin memastikan perasaan ini aku mohon jangan mempermalukan dirimu" ucap Elvina mengelus kepala Diana


"Siapa dia Vin?, tapi tolong biarkan aku di dekatmu Vin jangan pergi dariku" ucap Diana sambil nahan air mata nya keluar


"Baiklah aku akan bersikap normal padamu, tapi jangan berbuat yang aneh-aneh lagi ya" ucap Elvina tersenyum


"Aku duluan ya, aku harus masuk kelas"


Elvina meninggalkan Diana


(Gak Melvin kau milikku, aku tak akan membiarkan si ****** itu mengambil kau dariku) batin Diana melihat Elvina pergi


"Gila kak Melvin, dia apain tuh anak orang sampai tergila-gila kaya gitu, teriak bilang cinta lagi bikin malu aja" guman Elvina berjalan ke kelas


Sampai di kelas, Elvina mencari Mark tapi tak datang juga di mata kuliah kedua ini


Lalu hari berlalu, Mark tak datang juga sampai Ahkirnya tak terasa sudah 3 hari Mark tak masuk kuliah


Jumat, 14 Oktober 20xx


Jam 10.30


Didalam kelas


"Hari ini juga dia tak datang" guman Elvina duduk di tengah kelas tak fokus ke dosen yang menjelaskan di depan


Selesai pembelajaran semua mahasiswa ribut, Melinda mendatangin Elvina yang masih duduk termenung padahal kelas sudah bubar

__ADS_1


"Melvin...." sapa Melinda membuyarkan lamuna Elvina


"Ah ia.. ada apa Mel"


"Senin depan kelompok kita yang maju presetasi tugas kemaren, aku sudah membuatkan PPT ya jadi kalian yang presentasi ya" ucap Melinda


"Oh ia bagus lah kalau gitu maaf tak membantumu membuat PPT nya"


"Ia tak apa-apa, tapi aku lihat beberapa hari ini Mark tidak turun, aku khwatir senin depan dia tak turun juga, dan misal ya seperti itu maka kelompok kita tidak lengkap, Aku takut tidak bisa presentasi" jelas Melinda


"Ah kalau seperti itu aku akan berbicara sama dia" jawab Elvina


"Sebaiknya kamu datangin ke rumah dia, mungkin dia sakit jika itu terjadi tolong mintakan surat izinnya" ucap Melinda


"Oh baiklah" jawab Elvina sambil merapikan bukunya


"Tapi aku tak tau di mana rumah Mark"


"Kau lihat saja di grup para fans grup Mark mereka tau semua, oh ia aku duluan ya soal ya pacarku sudah menunggu di depan" pamit Melinda sambil pergi


"Hhhmmm alamat Mark ya"


Elvina membuka hpnya dan mecari forum para fans club Mark


"Ternyata dia terkenal sekali ya sampai ada forum fans club" guman Elvina bangun dan berjalan keluar kelas


"Apa-apa isi forum ini, foto Mark semua"


"Aaahh ahkirnya ketemu, ini dia alamatnya" guman Elvina berjalan sampai mobilnya


Elvina masuk ke mobilnya dan menyalakan GPS mobilnya dan memasukkan alamat Mark

__ADS_1


"Cukup jauh juga" ucap Elvina menyalakan mobil ya dan keluar dari kampus


Sekitar 30 menit di jalan ahkirnya sampai juga di alamat itu terlihat ada pagar besar sekeliling rumah


"Sepertinya ini alamatnya" ucap Elvina turun dan berjalan ke pos sekuriti


"Ada apa tuan? Mau cari siapa?" Tanya sekuriti melihat Elvina


"Saya temannya Mark, saya ke sini mau cari Mark bisakah saya bertemu dengannya"


"Oh teman tuan muda, baiklah saya akan membukakan pagarnya" jawab sekuriti itu


Elvina masuk kembali ke mobil dan menjalankan mobil ya masuk ke halaman yang luas, rumah yang besar dan mewah


Elvina turun dan mobil dan berjalan ke pintu tak lama kemudian seorang pelanya pria membukanya


"Silahkan masuk tuan" ucapnya


"Oohh oke ia terima kasih" Elvina canggung


Sampai di ruang tamu Elvina di sambut oleh wanita cantik paruh baya yang datang langsung memegang tangannya


"Kau pasti Melvin kan" ucap Wanita itu


"Aahh... ia ... Maaf tante siapa ya?" tanya Elvina canggung


"Jangan panggil tante, panggil aku bunda sama kaya Mark ya, perkenalkan aku Rossa ibu asuh Mark dan biasa ya di panggil Bunda Ros" jelasnya sambil membawa Elvina untuk duduk di sofa


Elvina mengganguk dan mengikutin bunda Ros duduk


"Maaf Tan eehhh... Bunda Ros, bagaimana anda kenal saya dan di mana Mark?" tanya Elvina canggung

__ADS_1


"Mark menceritakan kamu dengan semangat, hari itu dia pulang dari kampus dengan bahagia dan memelukku katanya dia sudah memiliki teman, tapi 3 hari yang lalu dia pulang dengan marah membanting semua barang dan mengunci dirinya di kamar, aku saja tak boleh masuk" cerita Bunda Ros


(Ternyata aku benar-benar teman pertamanya)batin Elvina


__ADS_2