
"Bagaimana jika kalau aku menyerangmu tanpa berpikir dampaknya" ancam Elvina
"Hal itu tidak terjadi, aku juga bisa karate jadi jika macam-macam bersiaplah rusak masa depanmu" ucap Zaskia tersenyum
"Aku sudah selesai, ayo cepat kita ke rumahku" ajak Zaskia
"Kau duluan saja, aku ke kasir dulu" ucap Elvina bangun dan pergi
Elvina keluar dari cafe dan melihat Zaskia sudah berdiri di dekat mobil
(Wanita ya menarik) batin Elvina
"Ayo masuk, tunjukkan alamat rumahmu"
Mobil Elvina berjalan menuju alamat yang di berikan Zaskia, sekitar 30 menit mereka sampai di rumah
"Ayo masuk maaf kalau rumah ku berantakan" ucap Zaskia membuka pintu
Elvina sangat kaget melihat rumah Zaskia seperti kena bom
"Aku tak bisa masuk, apa ini rumah kena bom"
"Hehehe.,, ayo lah masuk dulu aku akan bersihkan" ucap Zaskia menarik Elvina masuk
"Kau duduk saja dulu di sofa aku bersihin ini dulu"
Elvina melangkah hati-hati di sela-sela tumpukan plastik sampah, kaleng bahkan sisa makanan
(Ini rumah seorang gadis atau kadang ayam) batin Elvina melihat semua ini
"Aku tak punya waktu untuk membersihkan rumah jadi hehehe" ucap Zaskia tersenyum
"Aarrgghhh.... aku tak tahan, cepat ambilkan aku sarung tangan" ucap Elvina sambil menutup hidungnya
Elvina malah memakai celemek, sarung tangan dan mulai membantu Zaskia membersihkan ruang tamunya
"Kau gadis tapi rumahmu seperti ini, bagaimana jika kau nanti punya pacar atau suami" ucap Elvina marah sambil mengumpulkan sampah
"Aku akan membersihkan kok, jika ada waktu" ucap Zaskia menunduk malu
Hampir satu jam Elvina dan Zaskia membersihkan rumah, membuang sampah bahkan mengepel lantai
"Aahh... capenya" ucap Elvina duduk di sofa
"Ini minumlah dan terima kasih rumah ku jauh bersih dari awal aku beli" ucap Zaskia dengan tersenyum senang
"Jangan ceritakan ini ke siapapun, aku datang ke sini untuk menjadi model bukan jadi pembantu" ucap Elvina dengan nada mengancam
__ADS_1
"Siap boss" ucap Zaskia tersenyum
(Wanita ini aneh sekali, di ancam dia malah tersenyum) batin Elvina
"Lain kali jangan suka mumpuk sampah, apa kau tidak tau bahwa berapa banyak penyakit bersarang di tumpukkan sampah" ucap Elvina
"Ternyata aku salah menilaimu" ucap Zaskia
"Ayo di cepat selesaikan kau ingin melukisku bagaimana?" tanya Elvina
"Di sini saja aku akan mengambil perlengkapan lukisku" ucap Zaskia bangun dan pergi
Sekitar 3 jam lebih mereka sibuk mengatur posisi dan Zaskia melukis Elvina
Mereka bercanda, tertawa, Elvina merasa nyaman bersama Zaskia seperti dia menjadi dirinya sendiri
"Ini sudah jam berapa? Apakah belum selesai?" Tanya Elvina sambil melihat jam tangannya
"Wow sudah jam segini aku harus sudah pulang"
"Sudah selesai kok, tinggal kasih warna lagi" ucap Zaskia
"Kalau gitu aku pulang dulu ya, semangat" ucap Elvina beranjak ke pintu
"Eehmm ia, hati-hati dan terima kasih" Zaskia tersenyum melihat Elvina pergi
Jantungnya berdetak cepat seperti habis lari
Keesokkan paginya
Di kantin kampus
Elvina dan Jonata sedang sarapan pagi
"Tumben kau mengajakku sarapan pagi di kantin?" Tanya Elvina
"Aku langsung ke intinya saja, siapa wanita itu sudah berapa bulan dia?" ucap Jonata
Elvina langsung menyemburkan air yang dia minum tadi
"Gila lho bro.. aku sudah mandi" ucap Jonata kesal kena sembur
"Eehh maaf.. maaf.. salah mu sendiri mengomong kaya gitu apa maksudnya" Elvina memberikan tissu
"Apa kau tak baca di media kampus kau viral kemren katanya ada wanita minta pertanggungjawabanmu, apa lagi kalau tidak kau hamili" ucap Jonata sambil mengelap wajahnya
"Mulutmu belum pernah di tapak pake sepatunya Jon" ucap Elvina marah
__ADS_1
"Lalu apa yang terjadi?" tanya Jonata
Saat Elvina menjelaskan apa yang terjadi kemren, tiba-tiba seorang wanita datang dan duduk di samping Elvina
"Heii Melvin selamat pagi" Zaskia tersenyum
"Kau wanita yang di beritakan bersama temanku ini" Jonata menunjuk Zaskian
"Lihat hasil perbuatanmu" ucap Elvina memberikan hpnya yang berisi gosip tentang dia dan Elvina tersebar di kampus
"Makanya aku datang ke sini, aku ingin minta maaf sudah membuat salah paham" ucap Zaskia
"Kau siapa? Sebenarnya apa yang terjadi" tanya Jonata melihat Zaskia
"Perkenalkan aku Zaskian Pransiska, aku semester 3 sama seperti kalian, aku jurusan seni" ucap Zaskia sambil tersenyum
"Soal kemaren hanya terjadi kesalahpahaman saja, aku bukan minta tanggung jawab seperti di gosip itu" Zaskia menjelaskan apa yang terjadi
Saat mereka bertiga tengah berbicara seorang wanita mendekat dan menumpahkan minum ke kepala Zaskia
"Pela*r sepertimu tidak mungkin hamil anak Malvin" ucap Diana
"DIANA" teriak Elvina bangun melihat kejadian itu
Suasana kantin mendadak hening dan semua yang ada di situ melihat ke arah mereka berempat.
Jonata langsung memberikan tissu kepada Zaskia
"Apa-apa kamu? Kenapa berbuat seperti ini" Elvina marah
"Dia tak Mungkin hamil anak kamu Vin, dia bohong" ucap Diana
"Dia memang tidak hamil" ucap Elvina
Zaskia bangun dan berlari pergi dari kantin
"Zas tunggu" ucap Evlina melihat Zaskia pergi dalam keadaan basah
"Urusan kita belum selesai Vin" uca Diana menahan Elvina untuk pergi
"Urusan kita sudah selesai Din dan aku semakin membencimu" ucap Elvina berlalu
Diana terduduk di depan Jonata yang masih bingung dengan apa yang terjadi.
"Siapa wanita itu sampai Melvin bersikap seperti itu kepadaku"
"Hal kemaren hanya kesalahpahaman saja Din, wanita itu di tabrak Melvin dan meminta pertanggungjawaban bukan karna dia hamil" ucap Jonata melihat Diana menangis
__ADS_1
Diana hanya terdiam dan menangis mendengarkan perkataan Jonata