
"Aaww Vin sakit" ritih Mark kena banting Elvina
"Aahh Mark, astaga ternyata itu kau, maafkan aku, apa yang sakit" ucap Elvina membantu Mark bangun
"Ternyata kau kuat sekali ya Vin" ucap Mark bangun sambil memegang pinggangnya
"Maafkan aku Mark, ayo kita duduk di taman itu dulu" ucap Elvina membantu Mark berjalan
Mark sudah duduk dan terasa sakit pinggang dan kakinya
"Maafkan aku Mark, maka ya lain kali di panggil dulu jangan asal menarik tanganku" ucap Elvina sambil mengurut kaki Mark
"Aahh sakit Vin, kau jahat sekali" ritih Mark
"Masih sakit ya mau aku suruh orang bawa kamu ke rumah sakit"
"Tidak apa-apa sudah mendingan kok"
Elvina bangun dan melihat sekeliling tampak sepi
"Ah sykur lah sepertinya tak ada yang melihat"
"Kau hebat sekali Vin"
"Aku dari kecil sudah belajar bela diri jadi maaf ya tadi aku kaget, kau sendiri kenapa tak memanggilku"
"Aku sudah memanggilmu Vin tapi kau tak mendengarkannya"
"Kau sangat hebat ternyata aku tak salah memilih pacar"
Elvina langsung malu dan wajah ya memerah
"Siapa pacarmu Mark" protes Elvina
"Oohh ia kau belum memberikan jawaban mu tapi aku yakin jawabanmu pasti kau menerimaku" Mark tersenyum
"Tau ah aku malas berdebat denganmu, kalau bisa pulang sendirikan" ucap Elvina sambil melihat jamnya ternyata sudah jam 5 sore
"Maaf ya Mark aku harus pergi, jaga kesehatanmu ya nanti kompres kakimu, bye Mark" ucap Elvina berlari meninggalkan Mark yang masih terduduk
"Hei..., Vin tunggu kau harus bertanggung jawab" saat Mark bangun dan hendak berlari kakinya sakit dan ternyata keseleo
"Aahh sial dia pergi lagi, lihat saja nanti Melvin aku tak akan membiarkan kau pergi lagi" ucap Mark berjalan pincang ke mobilnya
Jumat, 18 Desember 20xx
Di dalam kelas suasana tenang karna mahasiswa sedang UAS dan hari ini hari terahkir ujian
__ADS_1
Mark selesai mengerjakan dan mengumpulkan lembar jawabanya lalu keluar kelas
"Dia benar-benar tak datang saat ujian berarti benar yang di katakan Jonata itu dia pasti sudah ujian duluan dan menghilangan dekat tanggal dia lahir" guman Mark sambil berjalan ke mobilnya
Tiba-tiba seorang wanita menepuk Mark
"Aahh" Mark kaget dan berbalik melihat Zaskia di belakangnya
"Zas bikin kaget saja"
"Aku sudah memanggilmu Mark kau tak mendengarnya jadi aku tepuk saja" ucap Zaskia
"Apa Melvin tidak datang juga?"
"Ia hari ini pun dia tak datang, jadi benar apa yang di katakan Jonata bahwa dia UAS sendiri dan menghilang tanggal mendekati hari lahirnya" ucap Mark
"Aneh padahal 3 hari lagi ulang tahun dia, aku sudah merencanakan sesuatu untuknya" ucao Zaskia sedih
"Kau buat apa Zas"
"Aah tidak apa-apa bukan sesuatu hal yang penting Mark"
"Kau sudah selesai ujian?"
"Ia nih sudah selesai, aku berencana mendatangi rumah Melvin apa kau mau ikut?" Ajak Mark
"Aku titip salam saja ya Mark, ah sudah waktu ya aku pergi dulu ya Mark"
Setelah Zaskia pergi Mark masuk ke mobil dan meninggalkan kampusnya
Sekitar 20 menit ahkirnya mobil Mark berhenti di depan rumah Elvina
Mark menekan bel pintu berulang-ulang kali tapi tak ada respon dari dalam rumah
"Padahal mobil ya ada, kemana dia pergi" ucap Mark menekan kembali bel
"MELVIN" teriak Mark
"Ini aku Mark buka pintunya"
"Vin buka atau aku dobrak"
Tak lama kemudian pintu terbuka
Mark masuk dan melihat sekeliling tampak gelap dan lembab. Elvina duduk termenung di sofa melihat hal itu Mark berjalan mendekat dan duduk di samping Elvina
"Melvin kau kenapa" ucap Mark memegang dahi merasakan suhu tubuh Elvina
__ADS_1
(Gak panas malah dingin,dia kenapa ya) batin Mark heran
Mark memeluk Elvina
"Kau kenapa, menghilang hampir 1 minggu ini, aku kangen"
Elvina tersadar
"Aahh Mark kau di sini"
"Lepaskan aku Mark"
"Gak mau aku kangen" ucap Mark mepererat pelukkannya
Elvina berusaha melepas lepaskan pelukkan Mark, tiba-tiba Mark melepaskan pelukkannya dan menarik tangan Elvina
Semua jari Elvina terbalut plester luka
"Ada apa ini?, jangan bilang kau mengigitnya" Mark memegang kedua tangan Elvina
"Aahhh.....itu......kemaren" jawab Elvina terbata-bata
Mark melepaskan tangan dan duduk membelakangi Elvina
Elvina diam saja
Tak berapa lama memeluk Mark dari belakang
"Kau marah"
"Tidak aku bahagia, melihat kau menghilang 1 minggu dan melihat keadaan kau sekarang" jawab ketus Mark
"Baguslah kalau kamu bahagia" Elvina melepaskan peluknya dan bangun
Mark langsung berbalik dan menarik Elvina duduk di pangkuannya dan memeluknya
"Kau kenapa? Ada apa? Apa yang terjadi padamu Vin" ucap Mark
"Mark lepaskan aku, aku belum mandi tunggu sebentar ya aku mandi, dan kalau bisa tolong buatkan aku susu hangat ya"
Mark melepaskan pelukkannya, Elvina berdiri dan masuk ke kamar
(Kenapa kau tak ingin menceritakan apa yang terjadi Vin) batin Mark melihat Elvina berjalan ke kamar
Saat Mark membuatkan susu telpon rumah Elvina berbunyi
Mark mengangkatnya dan menaruh telponnya di pipi
__ADS_1