Cinta Dua Arah

Cinta Dua Arah
Mau kah Kau?


__ADS_3

Sementara itu Elvina masih di taman duduk menikmati angin, tiba-tiba ada yang duduk di samping ya.


"Astaga Zas bikin kaget saya langsung duduk tanpa bilang" ucap Elvina kaget


"Hehehe habisnya kau fokus melihat awan tanpa memperhatikan sekitarmu" jawab Zaskia sambil tersenyum


"Kau sedang apa di sini?" tanya Elvina


"Kau lihat aku sudah membawa kamera gini mau ngapain" jawab Zaskia


Elvina hanya tersenyum dan menggelengkan kepala


"Kau sendiri sedang apa, kelihatannya sedang memikirkan sesuatu?" tanya Zaskia


Elvina hanya diam


"Apa ini tentang berita bahwa kamu dan Mark memiliki hubungan itu ya" timpah Zaskia lagi


"Zas aku bisa minta tolong gak" ucap Elvina menghadap ke Zaskia


"Ada apa Vin, selagi aku bisa maka akan aku bantu" ucap Zaskia


"Kamu mau gak jadi pacar aku"


Zaskia langsung tersenyum bahagia senang mendengar hal itu


"Pacar pura-puraku sehingga membuat rumor itu hilang" timpah Elvina lagi membuat senyuman Zaskia menghilang


"Aku...aku..." ucap Zaskia terbata


"Aahhiiss.... sudah lupakan saja Zas maaf... anggap saja kau tak mengdengarkannya" ucap Elvina bangun


"Aku duluannya, kau jangan pulang terlalu gelap" ucap Elvina hendak pergi


"Tunggu..." tangan Zaskia menarik baju Elvina


"Aku bersedia tapi tolong jawab satu pertanyaanku ini"


Elvina terdiam dan mengangguk

__ADS_1


"Apa kau benar-benar memiliki hubungan dengan Mark, apa kau menyukainya?"


Elvina terdiam dan duduk kembali di samping Zaskia selang berapa lama ia mulai berbicara "aku juga tak mengerti dengan perasaanku ini, aku nyaman bersamanya aku cemburu lihat dia bersamanya yang lain tapi aku tak bisa mengungkapkan jati diriku yang sebenarnya" ucap Elvina dengan wajah sedih


"Hhhmmm baiklah kalau begitu, ayo kita pacaran" ucap Zaskia tersenyum tapi matanya mengeluarkan air mata


"Eehh Zas jika kau keberatan jangan di paksa aku tak ingin merepotkanmu" ucap Elvina mengusap air mata Zaskia


(Dasar bodoh dan tak peka, aku sakit hati mendengarkan apa yang kau katakan tadi, tapi tidak apa-apa selama kau menjadi pacarku akan ku buat kau jatuh hati padaku) batin Zaskia


"Ya sudah ayo kita pulang Zas aku antar kamu mumpung aku bawa mobil" ucap Elvina bangun


Zaskia hanya terdiam dan mengelamun


"Zas..." panggil Elvina membuyarkan lamunan Zaskia


"Eehh ia Vin apa?"


"Ayo kita pulang aku akan mengantarmu"


Zaskia hanya terdiam dan mengikut Elvina berjalan, dan masuk ke dalam mobil


"Sudah sampai aku langsung pulangnya" ucap Elvina melihat Zaskia membuka pintu mobil dan turun


"Hhhhmmm ia Vin... eeehhh tunggu"


"Ia Zas apa lagi?" ucap Elvina tidak jadi menutup kaca mobilnya


Cup


Kening Elvina di cium Zaskia


"Sekarang kau pacarku tidakkah kau harusnya kau mendapatkan hadiah karna mengantarku" ucap Zaskia tersenyum


Elvina hanya tersenyum


"Kau ini ya selalu saja" ucap Elvina mengelus pucuk kepala Zaskia


"Ya sudah aku pulang dulu ya kamu mandi dan beristarhatlah"

__ADS_1


"Hhhmm hati-hati ya di jalan bye.." ucap Zaskia melambaikan tangannya


Elvina menjalankan mobilnya pulang, sekitar 1 jam perjalanan ahkirnya Elvina sampai di rumah dan kaget melihat Mark berdiri di depan pintu


"Mark kenapa tidak masuk, kan ada Luxas di dalam, dan kau naik apa kok tidak ada mobilmu" tanya Elvina sambil membukakan pintu


"Berapa lama kamu, di luar kamu kelihatan pucat sekali"


Mark hanya terdiam dan mengikutin Elvina masuk ke dalam rumah


"Luxas, Luxas" teriak Elvina


"Ia tiges ada apa?" ucap Luxas keluar dari kamarnya


"Kenapa kau tak tau Mark ada di depan rumah" bentak Elvina


"Eehhh aku tak mendengar apapun Vin"


Mark memegang tangan Elvina "Vin Luxas tak salah, aku berdiri di depan pintu karna aku melihat mobilmu belum datang makanya aku tidak masuk ke dalam"


"Ya sudah, Luxas tolong buatkan bubur dan susu hangat" perintah Elvina sambil menarik Mark masuk ke dalam kamarnya


Elvina mendudukkan Mark di atas kasur, ia merasakan dahi Mark


"Kau deman, wajahmu pucat sekali, lepaskan pakaianmu dan mandilah dengan air hangat aku siapkan dulu ya" ucap Elvina hendak pergi


Tangannya langsung di tarik Mark, dan Mark langsung memeluknya


"Vin jangan pergi dariku, apa kamu mau tetap bersamaku walaupun aku tak memiliki nama keluargaku lagi" ucap Mark


"Aku menyukaimu bukan karna nama keluargamu, yang aku cintai adalah Mark" ucap Elvina mengelus kepala Mark


"Vin aku sangat mencintaimu" ucap Mark


"Aku tau Mark dan aku juga, tapi jika suatu saat nanti kau tau siapa diriku yang sebenarnya apa kau akan tetap mencintaiku"


"Aku akan tetap mencintaimu siapapun dirimu, Vin" ucap Mark


"Mark sebenarnya aku..."

__ADS_1


Perkataan Elvina terpotong karna pintu kamarnya di tendang


__ADS_2