Cinta Dua Arah

Cinta Dua Arah
Menghindar


__ADS_3

Kehidupan Elvina sebagai penganti Melvin berjalan dengan lancar sampai tak terasa sudah dua bulan berlalu kehidupan Elvina hanya sebatas kampus, perpus dan rumah.


Elvina harus belajar ulang menyesuaikan pelajarannya ia tempuh sekarang.


01 Okterber 20xx


Siang hari


Di kantin Kampus


Elvina sedang makan siang tiba-tiba Jonata duduk di depannya


"Apa kabar bro?.. Aku jarang sekarang melihatmu nongkrong lama di kampus" ucap Jonata sambil membuka roti dan memakannya


"Aku fokus belajar" ucap Elvina sambil melanjutkan makannya


"Main ke tempat biasa yyuu, nanti malam" ajak Jonata


"Aku banyak tugas bro, kapan-kapan saja" ucap Elvina bangun


"Aahh.... come on bro, it's time to have fun" jonata ikut jalan mengikuti Elvina


"No bro, aku sibuk dan banyak hal yang harus kerjakan" ucap Elvina


Mereka keluar dari kantin, karna Elvina berbicara pada Jotana dia tak melihat ke depan, lalu dia menabrak seseorang


"Aaww... Sorry,, aku tak melihatmu" ucap Elvina


"Tidak apa-apa Melvin" ucap Mark orang yang di tabraknya tadi


Elvina melihat Mark tanpa ada kata langsung pergi meninggalkan Jonata dan Mark yang masih bingung melihat Elvina


"Kenapa dia menghindariku?" ucap Mark merasa aneh karna ahkir-ahkir ini Elvina tak mau bicara bahkan melihat dirinya


Flasback On

__ADS_1


Satu bulan yang lalu


Elvina selalu menghindar Mark,


Saat Mark memanggil Elvina pura-pura tak mendengarkan lalu berjalan cepat dan menghilang


"Heii!! Melvin" teriak Mark menyapa


Namun Elvina malah pura-pura tak melihat dan berjalan berbalik lalu menghilang


Hal ini terjadi terus-menerus baik di dalam kelas, di parkiran bahkan di perpus saat Elvina melihat Mark dia akan pergi dari ruang itu atau pura-pura tak kenal dan tak melihat


Flasback Off


"Kau mungkin punya salah sama dia bro" jawab Jonata mendengar perkataan Mark


Mark kaget dan melihat Jonata


"Kau temannya kan? Bisa minta nomor hpnya?"


"Kau mau memberikannya tidak?" ucap Mark dengan nada marah


"Santai saja bro" Jonata mengeluarkan hpnya dan mencari nomor Melvin lalu memberikan ke Mark


Mark menyimpan nomor Melvin


"Thank's bro" ucap Mark pergi


Sementara itu Elvina sudah di dalam kelas dengan wajah marah


"Kenapa dia selalu mengikutiku, apa jangan-jangan dia tau sesuatu" Elvina menggigit kuku jarinya


"Siapa yang tau Mel" ucap Diana duduk di samping Melvin


"Sejak kapan kau suka menggigit jarimu seperti ini Vin, kau tau kalau hal ini tidak baik" Diana menarik jari Elvina agar tak digigitnya

__ADS_1


"Kamu.. kenapa duduk di sampingku" ucap Elvina kaget


"Bangku yang lain sudah penuh" Diana tersenyum berbohong


Saat Elvina hendak menjawab Diana, dosen masuk dan memulai pelajaran


Elvina tak bisa menghindarin Diana yang duduk di sampingnya. Selama pelajaran Elvina tak fokus karna Diana menggodanya mulai dari mendekatkan dirinya hingga tak ada jarak lagi, tangan diana menjalar dan mengelus paha Elvina


(Gila, wanita ini apa sikapnya selalu seperti ini kepada kak Melvin, pantas saja kak Melvin suruh pergi jika berhadapan wanita ini) batin Elvina mulai tak tahan dengan sikap Diana


Sekitar satu jam pelajaran ahkirnya dosen mengahkiri pelajaran di karena dia harus pergi


(Ahkirnya selesai juga penderitaanku, untuk tidak jadi 3 jam) batin Elvina bangun dan merapikan buku dan memasukkannya ke dalam tas.


"Melvin kok kamu cuek saja sih kepadaku" ucap Diana menahan tangan Elvina yang hendak pergi


"Diana, kau seorang wanita tak pantas menggoda seorang pria seperti itu, jaga nama baik keluargamu" ucap Elvina melepaskan tangannya dan pergi


"Iiihhh dia sangat cool dan perhatian, aku benar-benar jatuh cinta kepadanya, lihat saja aku akan membuatmu tergila-gila padaku" ucap Diana melihat Elvina pergi


Karna tidak ada mata kuliah lagi, Elvina berniat untuk pulang dan mandi karna. Saat Elvina membuka pintu mobil tangan Mark langsung menutupnya kembali, Elvina kaget dan langsung menghadap ke Mark


"Apa maksudmu?" Elvina kesal


"Kenapa kau menghindariku, apa aku punya salah" ucap Mark bersandar di mobil


"Ada banyak pria dan wanita di kampus ini yang kau gangu, awas aku mau pulang" usir Elvina sambil menarik tubuh Mark


"Tapi aku mau ya berteman denganmu" Mark tak bergeming dan malah memasang wajah tersenyum polos


"Kita kan memang sudah berteman, jadi minggir dari mobilku" Elvina berhasil membuat Mark bangun


Saat Elvina membuka pintu dan masuk ke mobil ternyata Mark juga masuk dari pintu belakang


"Astaga aku tak ingin ribut Mark, tolong keluar dari mobil ku" ucap Elvina marah

__ADS_1


(Kenapa aku hari ini sial sekali) batin Elvina


__ADS_2