Cinta Dua Arah

Cinta Dua Arah
Menunggu


__ADS_3

Selasa, 11 Oktober 20xx


Jam 06.00


Pagi itu Elvina bangun dan mandi lalu ke dapur membuat sarapan lalu bersiap ke kampus


"Aku harus bicara ke Mark hal ini harus selesai sebelum ada masalah baru yang timbul" ucap Elvina keluar rumah


Selama perjalanan Elvina berusaha memikirkan cara untuk bisa ngomong ke Mark meminta tolong agar tak ada satu pun yang tau soal mereka


Sampai di kampus


Elvina mencari mobil Mark yang kemaren dia ambil dari rumahnya


"Kok gak ada mobil yang mirip kaya punya Mark, apa dia belum datang" Elvina melihat sekeliling


Elvina berjalan ke dalam kelas, sampai di kelas ia tak menemukan Mark


"Apa dia telat ya"


Tak berapa lama dosen masuk dan mengajar


Sudah satu jam pelajaran Mark juga belum datang


"Apa dia izin pagi ini, mungkin nanti mata kuliah jam kedua semoga dia datang" ucap Elvina


Selasai pembelajarannya mahasiswa ribut berbicara dan sibuk


Elvina keluar dari kelas menuju lokernya mengambil buku untuk mata kuliah ke dua


"Melvin" ucap Zaskia berdiri di belakang Elvina


"Aahhh... Zas kau bikin kaget saja"


"Hehehe.... ahkirnya kau tak menghindariku" ucap Zaskia

__ADS_1


"Aku tak menghindarimu kok kebetulan aku sibuk aja, apa kabarmu Zas?" Tanya Elvina


"Aku baik-baik saja, aku kira kamu menghindariku Vin, oh ia ini tiket masuk pameran seni minggu depan" Zaskia memberikan 2 tiket


"Ini untuk apa?"


"Ini tiket masuk, minggu depan jurusan seni mengadakan pameran seni kami, datang ya dan ada sesuatu yang ingin aku tunjukkan ke kamu saat pameran seni itu"


"Oh baiklah terima kasih" Elvina tersenyum


"Kau masuk jam berapa lagi?" tanya Zaskia


"Aku masuk 3 jam lagi, aku mau makan di kantin mau bareng?" ajak Elvina


"Boleh aku juga mau ke kantin, ayo sama-sama"


Mereka berdua berjalan, sepanjang jalan mereka berbicara kegiatan mereka ahkir-ahkir ini, bercanda dan tertawa Zaskia merasa nyama berada di dekat Elvina mungkin karna Elvina bersikap lembut padanya.


Mereka tak menyadari bahwa ada seorang wanita memperhatikan mereka dari jauh


Sampai di kantin mereka mengambil makanan dan duduk di bangku kantin


(Sepertinya masalahku sama Zaskia tidak seburuk yang aku pikirkan, mungkin pada saat itu dia hanya berterima kasih dan dia berpikir aku Melvin seorang pria) batin Elvina melihat Zaskia bercerita tak sadar bahwa dirinya tersenyum


"Heii yang lagi pacaran merasa dunia miliki berdua ya" ucap Jonata memecah lamuna Elvina dan duduk di sampingnya


"Hai Zaskia aku jonata temannya Elvina kemren kita tidak sempat kenalan" ucap Jonata menjulurkan tangannya


"Hai" balas Zaskian hendak menyentuh tangan Jonata


Tapi tangan Jonata langsung di tarik oleh Elvina


"Jangan menyentuhnya" ucap Elvina seperti pria yang cemburu


"Wow bro.... kau ini merusak saja padahal hampir saja aku menyetuh tangan wanita cantik" protes Jonata

__ADS_1


"Zas aku kasih tau temanku ini playboy tingkat dewa jadi jangan termakan perkataannya" ucap Elvina sambil melihat ke Zaskia


"Hhhmm ia" jawab Zaskia canggung


"Dasar bilang saja kau cemburukan"


"Aku tidak cemburu, aku hanya ingin menjaga Zaskia dari pria sepertimu"


Seketika wajah Zaskia langsung memerah mendengar perkataan Elvina tadi


"Sudahlah aku pergi saja, aku gak mau jadi obat nyamuk" ucap Jonata bangun dan pergi


"Maafkan temanku itu ya dia memang seperti itu seenaknya saja" ucap Elvina


"Zas kau baik-baik saja wajahmu merah, kau deman"


"Aah..., aku.., aku baik-baik saja" jawab Zaskia terbata-bata


"Ya sudah ayo lanjut makanmu habiskan"


"Jika temanmu playboy lalu bagaimana denganmu Vin apakah kamu juga suka memaikan hati wanita" tanya Zaskia


Elvina yang sedang hendak memasukkan makanan ke mulutnya langsung terdiam dan menaruh kembali sendoknya


Elvina tersenyum dan berkata "aku akan mencari yang bisa menerimaku apa adanya, melihatku jati diriku bukan karna nama keluargaku dan jika ada yang bisa seperti itu akan tak akan melepaskannya


Sontak Zaskia semakin salah mengartikan maksud Elvina


Selesai mereka makan Zaskia pamit duluan karna ada kelas yang di majukan jam masuknya


Elvina masih duduk di kantin mengeluarkan hp hendak menelpon Mark namun tiba-tiba seorang wanita duduk di depannya


"Melvin aku ingin bicara padamu" ucap Diana duduk


"Tak ada yang perlu aku dengar darimu" ucap Elvina bangun dan membawa tasnya

__ADS_1


Diana mengejar, "tunggu Vin dengarkan aku dulu vin"


Tapi Elvina tak berhenti dan semakin menjauh


__ADS_2