
Tak berapa lama Zaskia datang membawa plastik kecil dan duduk di depan mereka
"Ahkirnya ketemu juga, aku mencarimu dari tadi, ini aku bawakan obat"
"Ada apa Zas kau pun sudah tau hal ini?" tanya Mark
"Ia karna aku Melvin terluka" ucap Zaskia sedih
"APA!!!! Bagaimana bisa apa yang terjadi" teriak Mark
"Astaga anak ini bisa diam gak, aku cuma menolong Zaskia dari preman yang sedang mabuk" ucap Elvina sambil menaruh kantong esnya dan mengambil obat yang di belikan Zaskia
"Kapan itu terjadi kenapa kau tak bilang ke aku"
"Jangan bercanda deh Mark orang kena musibah masa harus laporan, dan aku cuma luka bibir dan tangan ku ini tergores aja" ucap Elvina membuka salep
"Maafkan aku Vin jika aku tak pergi, pasti kamu gak terluka, sini aku bantu mengoleskannya" ucap Zaskia mengambil salep dari tangan Elvina
Elvina hanya diam dan memajukan wajahnya
Mark terdiam dan kesal
(Kalian berdua sedang apa malam itu, apa yang kalian lakukan) batin Mark
"Eehhheemmm," batuk Mark lihat Zaskia mengoleskan salep ke bibir Elvina
Elvina sadar kalau Mark cemburu lantas memegang tangan kiri Mark yang berada di bawah meja.
Mark tersadar dan menggenggam tangan Elvina dengan erat
"Sudah Vin yang di tangan kamu bisa sendirikan" ucap Zaskia
"Ia Zas makasih ya"
"Sekali lagi maaf dan terima kasih ya Melvin aku selalu merepotkanmu" ucap Zaskia sedih
"Sudah jangan pikirkan ya aku juga minta maaf mengajak keluar tengah malam seperti itu, kamu pasti syok" ucap Elvina sambil mengelus kepala Zaskia
"Apa kamu ada yang sakit?"
__ADS_1
"Tidak ada Vin aku baik-baik saja, kau datang tepat waktu"
Seketika genggaman tangan Mark semakin keras
"Aaww" rintih Elvina menarik tangannya dari kepala Zaskia
Zaskia kaget "ada apa Vin tanganmu itu sakit ya"
Mark hanya diam pura-pura tak tau
"Tidak Zas ini hanya tergores sedikit saja kok" ucap Elvina tersenyum
"Oohh begitu, eehh maaf aku duluan ya soal ya harus masuk, dan ini obat ya juga di minum ya Vin, sekali lagi makasih ya" ucap Zaskia tersenyum
"Aku tidak akan menyerah Vin" teriak Zaskia sambil berlari pergi
Mark langsung memasang wajah marah, Elvina melepaskan tangannya
"Kau berhutang satu penjelasan kepadaku Vin, jika kamu tak menjelaskannya lihat saja apa yang aku lakukan" ancam Mark sambil menatap tajam
"Eeehh... Kita jalan-jalan saja yyyuu mumpung dosen jam kedua gak masuk gimana" ajak Elvina sambil tersenyum
"Sudah ayo bangun" Elvina bangun dan berjalan
Mark mengikuti dari belakang
"Aku hari ini gak membawa mobil Mark soal ya pergelangan tanganku masih sakit tadi pagi" ucap Elvina
"Aku bawa mobil, kita ke mana" ucap Mark berjalan di samping Elvina
"Bagaimana kalau ke New York Harbor, aku pengen lihat lautan" ucap Elvina berjalan ke arah parkiran
"Hhhhmmm" jawab Mark menahan kesal
Sampai di parkiran depan kampus ada seseorang memanggil ke arah Elvina dan Mark
"Hai tiger..." ucap pria itu sambil tersenyum
Elvina menoleh ke sumber suara dan langsung tersenyum, berlari ke arah pria itu dan memeluknya
__ADS_1
"Aaaaaah aku kangen" peluk Elvina tak mengingat dirinya sekarang pria
"Jaga sikapmu, kau sekarang Melvin" bisik pria itu
Sontak Elvina langsung melepaskan pelukkannya, Mark wajah ya memerah menahan amarah
(Tadi di gangu ulat bulu sekarang datang lagi buaya) batin Mark sambil berjalan mendekat
"Kau sangat tampan berpakaian seperti pria" bisik pria itu membuat Elvina memerah karna malu
Tiba-tiba tangan Elvina di tarik menjauh dari pria itu
"Kau siapa?" tanya Mark dengan tatapan membunuh
"Perkenalkan aku Luxas pengawai pribadi tuan Melvin" ucap Luxas tersenyum
"Kau menjemputku kak" tanya Elvina mendekat
"Ia aku datang menjemputmu dan mengurus akibat perbuatanmu kemaren malam, kau sangat nakal ya Tiger" ucap Luxas sambil mengelus kepala Elvina
Sontak tangan Elvina di tarik lagi untuk menjauh dari Luxas
"Aaawww, Mark sakit" ucap Elvina merasa tangan ya di tarik lagi
"Vin" wajah Mark bersedih
Luxas langsung sadar dan berkata "kau pasti Mark ya"
"Ia perkenalkan aku Mark pac.."
"Teman" potong Elvina
Mark kaget dan langsung melepaskan tangannya, suasana langsung canggung Mark mengeluarkan aula gelap
"Tuan Melvin harus ikut aku menyelesaikan urusan kemaren, ayo tiges" ucap Luxas memecah keheningan
"Eehh ia tunggu bentar" ucap Elvina
"Pipi mu terluka, bagian mana lagi yang terluka" ucap Luxas memegang wajah Elvina baru melihat bibir dan Elvina. Mark langsung beranjak pergi melihat hal itu
__ADS_1