Cinta Dua Arah

Cinta Dua Arah
Sakit


__ADS_3

Di dalam mobil Mark kelihatan sangat cemas terkadang memegang dahi Elvina


"Mark jangan ke rumah sakit, aku mohon bawa aku pulang dan telpon dokter khususku" ucap Elvina lemas


"Tapi lebih baik ke rumah sakit kan lengkap" jawab Mark


"Aku tak ingin membuat keluargaku mendengarkan berita tentangku Mark tolongnya" mohon Elvina


"Baiklah" Mark melajukan mobilnya ke rumah Elvina


Sampai di rumah Mark menggendong Elvina masuk ke dalam rumah tak jauh dari situ ada mobil hitam memperhatikan dan di dalamnya 2 pria kemaren


"Aahhh nona muda kenapa terlihat lemas di gendongan pria itu, bagaimana ini"


"Aduh gawat kalau kita laporan kita di bunuh nona Elvina tapi kalau gak dilaporan kita di bunuh oleh tuan Melvin, apa yang harus kita lakukan"


"Tunggu dulu 1 jam, kita liat keadaan dulu jika semakin gawat kita berdoa saja nona Elvina tidak ingat wajah kita"


Di dalam kamar Mark menelepon dokter dari hp Elvina atas permintaan Elvina


Sekitar 15 menit dokter itu datang dan masuk ke dalam mobil


"Lihat dokter datang, berarti organ dalam kita akan selamat, sekarang tinggal berbohong dengan tuan muda saja" ucap pria di dalam mobil


Di kamar Elvina dokter masuk


"Mark tolong buatkan aku sesuatu yang hangat" ucap Elvina duduk melihat dokter masuk ke kamarnya


"Aahh ia tunggu sebentarnya, aku akan buatkanmu susu hangat ya" jawab Mark meninggalkan Elvina dengan dokter


Dokter itu terdiam dan tampak kaget, bingung namun dia berusaha untuk tetap tenang dan duduk di samping Elvina untuk memeriksanya


"Hai dokter kevin apa kabar?" sapa Elvina


"Nona Elvina kau...." ucap kaget dokter itu


"Ia ini aku"


"Kenapa kau berpakaian seperti tuan Melvin dan siapa pria itu" tanya Kevin


"Wow sepertinya kau berusaha profesi ya dok" jawab Elvina tersenyum


Deg...

__ADS_1


Dokter itu langsung diam


"Periksa normal saja aku, aku rasa badanku hanya lemas mungkin karna deman saja" ucap Elvina


Dokter Kevin memeriksa Elvina tanpa berkata apapun


"Dok" Elvina memanggil


"Ah ia nona eehh tuan" jawab dokter itu gugup


"Santai saja bersikaplah normal, kau kan sudah lama jadi dokter keluargaku"


"Baik tuan"


Dokter Kevin mulai tenang memeriksa kembali Elvina


Tak lama kemudian Mark datang membawa gelas berisi susu hangat


"Bagaimana keadaannya dok" tanya Mark sambil menaruh gelas itu di meja samping kasur Elvina


"Nona ucap dokter langsung di potong batuk Elvina


"Hheemm"


"Eeehh maksudku tuan Melvin hanya deman karna kecapean, kurang tidur dan stress berlebih" jelas dokter Kevin gugup karna Elvina melihatnya dengan melotot


Seketika dokter itu gugup ketakutan


"Eehh ini, obat di minum dua kali sehari setelah makan dan istirahat yang cukup besok dia sudah mulai membaik, kalau begitu saya pemisi dulu" pamit Kevin terburu-buru


Mark kebingungan melihat kejadian itu lalu dia duduk di kasur samping Elvina


"Kenapa dokter itu seperti ketakutan melihatmu?" tanya Mark bingung


"Aahh dia mungkin sibuk makanya buru-buru pergi" jawab Elvina sambil berbaring


"Dia kelihatan ketakutan Vin"


"Aah mungkin karna aku pernah menghancurkan tempat dia praktek" celetus Elvina tak sadar


"Hhaaahhh maksudnya" Mark kaget


"Aahh... eeehhh maksud ku, dia itu dokter keluarga kami sudah lama memang seperti itu sikapnya" ucap Elvina berbalik membelakangin Mark takut ketahuan

__ADS_1


"Eehh minum obatmu dulu" ucap Mark berusaha membalikan badan Elvina


"Aku tadi di tempat Zaskia sudah minum obat tunggu 2 jam lagi baru aku bisa minum obat" jelas Elvina tak mau bangun


"Seperti itu ya"


"Sudah lah biar kan aku istirahat Mark kau bisa pulang, aku mau tidur"


Mark bukannya pergi dia malah naik ke kasur dan berbaring di samping Elvina dan masuk ke dalam selimut Elvina


Sontak Elvina kaget dan berbalik


"Kenapa kau malah ikut aku berbaring, Mark tolong bangun dan pulang lah"


Mark malah memeluk Elvina


"Aku tak bisa meninggalkanmu sendirian, biarkan aku di sini hanya sampai malam nanti aku akan pulang" ucap Mark memeluk Elvina di dalan selimut


"Ya sudah tapi tolong jangan aneh-aneh ya"


Elvina merasa lemah dan mengantuk untuk mengusir Mark


Mark tersenyum melihat Elvina tidur di pelukkannya hingga ahkirnya di juga tertidur


Tak terasa 2 jam sudah tertidur dalam posisi itu


"Hhhmm ayam goreng guman Elvina mencium dan mengigit leher Mark lalu mengemutnya


Sontak Mark langsung bangun karna merasa lehernya digigit


"Aaww Vin" Ucap Mark menjauhkan badannya


Elvina tak bergerak sama sekali dia malah tertidur pulas


"Aahh ya ampun ternyata dia nakal sekali tidur saja mengigit leher orang" ucap Mark duduk dan memegang lehernya


"Jangan-jangan di vampir seperti di film-film itu"


"Aahh kenapa aku jadi bodoh gini" ucap Mark bangun dari kasur dan memperhatikan Elvina tidur


"Ya ampung dia tidur sangat imut apa dia tak takut aku menyerang ya"


Mark tersenyum melihat Elvina tidur lalu melihat jam

__ADS_1


"Hhmm sebaiknya aku membuatkan dia makanan dia harus minum obat"


Mark keluar ke kamar dan berjalan ke dapur


__ADS_2