Cinta Dua Arah

Cinta Dua Arah
Luka


__ADS_3

Sementara itu Zaskia kesenangan karna semua pesannya di balas Elvina. Bahkan sekarang mereka sedang telponan


"Apa di sana salju sudah turun Zas?" ucap Elvina menelpon Zaskia


"Hhhhmmm sudah Vin, kapan kamu ke sini" jawab Zaskia dengan tersenyum mendengarkan suara Elvina


"Kamu kangen aku ya?" tanya Elvina


"Iiihhh Melvin kebiasaan deh" ucap Zaskia wajahnya memerah


"Ya sudah Zas aku sibuk, doain aja cepat selesai urusanku, bye Zas" tutup Elvina


Zaskia tersenyum bahagia karna walaupun libur ahkir tahun dia tetap bisa tau kabar Elvina.


Elvina sedang berdiri di jendela kamarnya memegan hp ya dan melihat keluar. Tiba-tiba pintu kamarnya terbuka dan Melvin masuk


"Kau menghubungi Zaskia lagi?" tanya Melvin


"Hhmmm rasanya seperti punya teman wanita, menyenangkan" ucap Elvina tak berbalik dari posisinya


"Lalu bagaimana dengan Mark, apa kau sudah memberikan kabar kepadanya?"


Melvin sudah tau semuanya karna ayah mereka datang menjemput pas Mark ada di rumahnya.


"Nanti saja aku kabarin dia" ucap Elvina berbalik dan melihat kakaknya yang sedang duduk di kasur dia berjalan mendekat dan duduk di sampingnya


"Kau kencan dengan seorang pria tapi pake identitasku" ucap Melvin sambil mengacak-acak rambut Elvina


"Iiiihhh kakak rambutku jadi rusak" ucap Elvina jengkel


"Maka ya cepat selesai kan urusanmu"


"Bagaimana lagi semua butuh proses Vin"

__ADS_1


"Bagaimana kabar orang itu? Sudah tau dalam keadaan sakit sok-sok jemput aku?" tanya Elvina


"Dia sudah membaik kok, aku heran kenapa aku tak di jemput olehnya" ucap Melvin


"Kau tanyakan kepadanya jangan tanya aku, sekarang lebih baik kau keluar dari kamarku" usir Elvina


"Aahh biarkan aku di sini 20 menit saja, kamarku sedang di bersihkan" Melvin malah berbaring di kasur


"Kau apakan lagi kamarmu?" Elvina malah ikut berbaring di samping kakaknya


"Aku cuma mengcoba menata ulang kamarku Vin" jawab Melvin tersenyum


"Hilangkan kebiasaan burukmu itu" ucap Elvina


"Kau juga berhentilah mengigit kuku tanganmu, apa kau tak takut infeksi nanti kukumu itu membiru dan harus di amputasi, ingan kamu itu calon dokter bedah"


"Ia.. ia... ia... toh aku selalu mengobatinnya dengan benar kok"


"Nanti saat aku siap kak, dan masih ada 1 semester juga" jawab Elvina


"Kau benar-benar jatuh cinta padanya?"


"Entahlah kakak aku juga bingung dengan perasaanku"


"Kapan kamu akan balik ke sana, bukan sebentar lagi semester keempat akan di mulai, dan aku dengar kau membuatku semakin terkenal" ucap Melvin


"Mungkin karna aku lebih tampan darimu hahaha" ejek Elvina


"Ia kau memang selalu mengalahkan aku di semua bidang, bahkan pria aja jatuh cinta ke padamu yang sedang menyamar sebagai pria, hahahaha" balas Melvin


"Sudah lah aku mau ketemu ayah, mau izin balik ke New York"


Elvina keluar dari kamar lalu berjalan menurunin anak tangga, hingga sampai ke depan pintu berwarna hitam, Elvina masuk tanpa mengetuk

__ADS_1


Di dalam Adya berbaring lemah dan ada infus di sampingnya serta selang oksigen di hidungnya


"Hai.. apa kabar? bagaimana kondisimu?" tanya Elvina duduk di kursi samping kasur


"Kau ke sini pasti mau pamit kan, kau sudah mau pergi ya"ucap Adya pelan


"Ia sebentar lagi semester 4 ya di mulai, aku juga perlu daftar ulang" ucap Elvina


"Vin kau belum bisa memaafkan aku ya" tanya Adya


"Aku tak berhak marah atau dendam kepadamu, aku terima semua perbuatanmu terdahulu" ucap Elvina tersenyum


"Kau adalah ayahku, hal itu juga pasti berat untukmu, jika kau bersikap seperti dulu untuk mengurangi rasa sakit di dadamu aku terima yah"


"Selama ini kau jarang memanggil ku ayah bahkan tersenyum pun jarang, terima kasih mau jadi putri ku" ucap lemah Adya


"Ayah cepat sembuh ya" Elvina mencium kening Adya dan pergi dari ruangan


Sampai di dalam kamar dia langsung terduduk masih di depan pintu, Elvina menangis sejadi-jadinya


"Kau sudah memaafkannya apa lagi yang sakit di hati ini" guman Elvina


Sebuah bekas luka bagi pria adalah tanda kehormatan tapi bagi wanita bekas luka adalah sesuatu penghinaan yang mengingatkan betapa lemahnya dirinya.


10 tahun yang lalu Adya pulang dalam keadaan mabuk berat dan menghancurkan semua yang ada di rumah, Elvina yang masih berusia 9 tahun keluar dari kamarnya dan mendekat ke ayahnya, karna pengaruh minuman keras ayahnya memaki bahkan memukuli Elvina, Melvin yang baru pulang les sore itu kaget dan berusaha melindungi Elvina dari ayahnya yang hendak nusuknya pake pisau membuat Melvin harus melakukan operasi hati sedangkan Elvina mengalami gegar otak akibat pukulan keras di bagian kepalanya dan harus koma 3 bulan hal ini membuat Elvina memiliki bekas luka di kepala dekat dahi dan Melvin memiliki bekas luka di dada.


Semenjak kejadian itu Elvina dan Melvin memiliki kebiasaan aneh, Melvin sering menghancurkan semua benda kalau dia merasa rumah ini sepi dan tenang, sedangkan Elvina suka mengigit jarinya bahkan sampai kukunya berdarah saat dia gugup, berpikir atau ketakutan.


Bagi Adya, Elvina adalah penyebab kematian istrinya, seharusnya Adya hanya memiliki satu putra. Pada saat itu kandungan Zaskia lemah tidak bisa untuk dua janin tapi ibu mereka memaksakan diri, hingga ahkirnya saat melahirkan Zaskia tidak sanggup lagi.


Setiap bulan desember Adya pasti akan pulang dalam keadaan mabuk berat dan mengehancurkan semua barang khususnya di tanggal Melvin dan Elvina lahir. Elvina adalah beban tambahan yang membuat ibu mereka meninggal dunia


Nama ibu mereka sama dengan wanita yang mendekatin Elvina karna nama ya sama Elvina selalu berusaha bersikap lembut padanya.

__ADS_1


__ADS_2