Cinta Pertama ART

Cinta Pertama ART
awal bekerja


__ADS_3

awal mula aku bekerja sebagai ART.. pada saat usia ku 12 tahun karna aku sudah putus sekolah, aku pun memutuskan untuk bekerja karna memang keadaan keluarga ku yg serba kekurangan, akupun putus sekolah di karnakan masalah perekonomian saat itu sekolah masih full biaya,


pertama aku bekerja rekomendasi dari ibuku, beliau berkata ada keluarga yg ingin punya ART dan di matanya calon majikan ku itu baik, jadi dia menyaranakan aku untuk bekerja di keuarga itu,


dan aku pun mengiayakan perkataan ibuku dan pergi ke tempat yg di maksud, trnyata majikan ibuku adalah kakaknya yg akan jadi majikanku,


aku di antarkan ibuku menemui majikanku yg tempatnya lumayan jauh dari lokasi tempat ibuku bekerja kami menaiki angkot.. dan sesampainya di gerbang perumahan yg seharusnya kita naik ojeg, kita memutuskan untuk berjalan kaki untuk menghemat


sesampainya di tempat tujuan aku melihat rumah yg tepat berada di ujung perumahan dan bertemu dengan majikanku dia begitu cantik


"oh ini yg maubkerja ri sini teh?" tanya nya sambil tersenyum


"iya bu dia anak saya nami" jawab ibuku sembari memberikan kode agar aku memberikan salam,


selesai ibuku mengantarkan aku, dia langsung kembali ke tempat dia bekerja, aku merasa kasiahn kepada ibuku


" kenapa keadaan kita harus seperti ini, ingin rasanya aku membahagiakanmu ibu.." nami bergumam dalam hati

__ADS_1


aku bekerja dengan seorang polwan single parent yg memiliki 2 orang putri dan seorang nenek, anak yg pertama bernama kiki, dan yg ke dua bernama diva


kesan pertama aku bekerja di rumah ini sangat menyenangkan mereka sangat baik terhadapku meski terkadang kiki sedikit jutek terhadapku tapi aku tak mempermasalhkannya, karna tujuan utama ku adalah bekerja membantu perekonomian keluarga


hari mulai malam dan besok adalah waktunya aku praktek bekerja bener2 di rumah orang asing yg bukan anggota keluarga, karna sejak sekolah dasar aku selalu membantu saudara yg lebih


mampu meski sekedar mencuci piring/menyetrika


malam tlah berlalu kumandang adzan subuh telah terdengar dan membangunkaku aku bergegas bangun dan pergi ke dapur untuk bekerja di hari ke dua setelah aku datang, aku mencuci piring dan menyapu semua ruangan kecuali kamar karna penghuni masih terlelap di balik selimut


kecuali majikanku yg hendak pergi bekerja dia sudah bangun lebih awal dari ku


"iya bu" sambil mengampiri


"tolong ya setrika seragam kerja saya" dengan memberikan seragam di tangannya dia tersenyum padaku


"iya bu" aku bergegas kembali ke kamar untuk menyetrika

__ADS_1


selesai dengan seragam majikanku pun berangkat bekerja dan tak bertemu dengan anak2nya terlebih dahulu,di karnakan masih pada terlelap hanya kecupan di kening anak2nya lah yg di berikan oleh majikanku


dan waktunya aku mengambil pakaian kotor dari dua kamar mandi yg berbeda.. karna penghuni sudah terbangun semua aku pun bisa memasuki kamar2 dan membereskannya


sesaat aku membereskan kamar tiba2


"teh nami sini deh" diva memanggilku


"iya" sahutku


"aku kan sekolah siang kita karokean yu" timpal diva


aku hanya mengangguk mengiayan ajakan anak majikannku berbeda dengan kiki yg sedikit tidak suka dengan keberadaanku


"huh diva udah tau si nami itu kerja di sini" sambil merapihkan seragam sekolahnya kiki menyambar obrolan diva dan aku


"ye biarin aja kan karokeannya kalo teh nami dah beres" sahut diva

__ADS_1


hari ini jadwal mereka kiki sekolah smp di pagi hari dan diva masih duduk di sekolah dasar bagian siang,sedangkan nenek pergi ke pasar


__ADS_2