Cinta Pertama ART

Cinta Pertama ART
pemotretan


__ADS_3

pagi hari saat aku bangun dari tidurku aku melihat dari dalam ruang tv ada yang sedang berdiri di dapur aku sedikit merinding melihatnya karna ruangan tv masih belum aku nyalakan lampunya


aku menyalakan lampu ruangan tv dan mendekati dapur dan apa yang terjadi


ternyata bu bos sedang memasak untuk sarapan cucu tercintanya


"pagi bu..." sapaku sebelum masuk ke kamar mandi


"pagi nami" jawabnya masih sambil mengaduk2 sesuatu dalam wajan


aku masuk ke dalam kamar mandi


merendam pakaian kotor dan mencucinya pagi agar aku bisa sedikit bersantai


bu bos sudah hampir selesai dengan masaknya


"nami sarapan dulu" panggil bu bos padaku yang sedang duduk mencuci pakaian seluruh penghuni rumah ini


"iya bu" aku menghampiri


ternyata bu bos membuat nasi goreng yang super kumplit semua ada di dalamnya


aku makan sangat lahap rasanya sangat enak


"gimana nami rasanya" tanya bu bos sambil menyiapkan sarapan ke meja makan


"mantap bu enak banget" seruku sambil mengacungkan jempol pada bu bos


penghuni kamar utama sudah keluar dan rapih dengan pakaian kerja mereka hanya anak2 yang masih terlelap


"pagi mah" sapa kak risa pada bu bos yang sedang duduk di meja makan


"iya pagi ayo cepat sarapan mumpung masih hangat" suruh bu bos pada pasangan ini


selesai sarapan kedua pasangan ini berangkat bekerja dan berpamitan pada bu bos yang masih pakai baju daster


"mah kita pergi dulu ya" ucap pak budi sambil memakai helmnya


"iya hati2" bu bos mengantar sampai pintu pagar


aku masih di dapur menyelesaikan pekerjaanku mencuci baju dan mencuci piring


bu bos kembali ke dalam dan menghampiri kamar utama untuk membangunkan kedua cucunya


"anak2 ayo bangun hari ini omah yang antar kalian ke sekolah" bu bos membangunkan anak2 suaranya sayup2 terdengar ke ruang tv


karna ada bu bos sedikit membantu pekerjaan rumahku aku menyapu halaman anak2 mandi pagi di temani bu bos sampai memakai seragampun bu bis yang handle


"nami saya hari ini mau antar anak2 ke sekolah ya" ucap bu bos sambil memakai tas di bahunya


"iya bu" jawabku


"ayo anak2 kita nunggu di depan" ajak bu bos pada anak2 yang sudah selesai sarapan

__ADS_1


aku pun ikut menemani mereka menunggu mobil jemputan tiba2 ada pedagang roti dan bu bos memberhentikannya


"bang tunggu" ucap bu bos dia menghampiri abang roti dan meilih2 roti yang akan di belinya


"bang beli yang ini lya" ucap bu bos


"iya bu silahkan" jawab abang roti


"nami kamu beli yang mana?" yanya bu bos padaku yang berdiri di belakangnya


"yang mana aja bu" jawabku karna malu


"udah sini kamu pilih yang kamu suka" panggil bu bos padaku


"iya bu" aku mengjampiri abang2 roti dan aku memilih roti sobek dengan dua rasa yaitu rasa coklat dan stroberi


"udah itu aja" tanya bu bos meyakinkanku


"iya bu ini aja, makasih bu" jawabku


"iya sama2, jadi berapa bang?" bu bos bertanya dan membayar semua belanjaannya


tak lama mobil jemputan pun tiba mereka pergi tinggal aku sendiri di rumah melanjutkan pekerjaan rumahku dan memakan roti pemberian bu bos padaku


***


siang pun tiba mereka pulang dari sekolah aku sedang menyetrika pakaian terlihat bu bos menggendong irfan yang terlelapdan membawanya ke kamar utama sepertinya mereka habis jalan2 bersama omanya sepulang sekolah


"nami kamu sudah makan siang" tanya nya padaku


"ya udah saya mau pesan makanan kamu mau pesan apa" bu bos menawarkan makanan lagi padaku


"apa ya, kwetiaw goreng aja bu" jawabku sesikit tertawa karna malu


"ya saya pesanin ya sekalian juga buat anak2 ga usah masaklah" usul bu bos padaku yang sedang menyetrika


"iya bu" jawabku


memang setiap hari aku ga masak karna paling yang bisa aku masak cuma sayur bening


pesanan datang aku makan depan tv sedangkan bu bos di meja makan bersma irgan yang belum tidur siang


siang berganti sore kak risa dan pak budi tiba di rumah mereka seperti terlihat aga sedih


"mah gimana hari ini" tanya kak risa pada bu bos


"baik semuanya" jawab bu bos singkat


"terus anak tadi mamah yang antar ke sekolah?" tanya kak risa lagi


"iya, oh iya gimana sekarang kamu jadi kan bawa nami?" tanya bu bos


"iya mah risa mau mandi dulu" jawab kak risa sambil masuk ke dalam kamarnya untuk mandi. pak budi sudah terlebih dahulu masuk ke dalam kamar

__ADS_1


"nami kamu sudah selesai kan nyetrikanya?" tanya bu bos padaku yang berada dalam kamarku


"udah bu selesai" jawabku sambil berdiri


"sekarang kamu siap2 ya kak risa mau bawa kamu" bu bos memberi tau tapi tidak jelas aku mau di bawa kemana


"ayo nami" panggil kak risa sambil menaiki motor


"iya kak" aku menghampiri kak risa yang sudah naik motor


"pake helmnya nami" kak risa mengingatkan


"iya kak" jawabku sambil naik motor


kami berangkat entah mau ke mana aku sama sekali tidak di beri tau


"kak risa mau ajak aku kemana ya!?" gumamku dalam hati sambil sesekali mihat arah jalan yang ku lewati


tak berapa lama kak risa memberhentikan laju motornya tepat dei depan foto studio kami masuk entah mau ngapain kita ke sini sesampainya di dalam aku di suruh memilih model baju yang ada dalam album


"nami kamu mau pilih model baju yang mana" tanya kak risa dengan tersenyum


"apa bu baju!?" tanya ku sedikit kaget


"iya kamu mau di foto pakai baju adat kota sini kan" jawabnya sambil tersenyum seolah berhasil mebuatku terkejut


"ah iya nami pilih yang ini aja" sahutku dengan senyuman senang padahal yang aku maksud bukan foto studio tapi foto2 di pantai outdoor sepertinya bu bos dan kak risa salah tanggap dengan apa yang aku minta


"ya udah lah kapan lagi aku bisa masuk studio foto sebagus ini" gumamku dalam hati yang sedang di makeup oleh MUA studio ini


selesai dengan semuanya aku bersiri tepat di depan sebuah candi buatan yang ada di dalam studio aku memakai mahkota yang sangat besar sehingga sering membuatnya miring di depanku kak risa melihat ku samhil duduk


foto grafer mengarahkan gaya ku seperti seorang penari dan aku mengiluti arahan foto grafer itu aku melakukan dua gaya dalam pemotretan itu


"giaman nami pake baju adat kota ini?" tanya kak risa sambil tersenyum lebar


"seneng kak" jawabku


"kamu cantik pake make up"


"makasih kak, ini ginama hapusnya ya kak" tanya ku sambil mengusap pipiku


"udah ga usah di hapus nanti di rumah aja biar mamah liat kamu pake makeup" perintah kak risa dan aku tak bisa menolaknya


foto pun selesai di cetak memang expres yang di pinta kak risa


"ini bu hasil nya" seorang karyawan memberikan foto pada kak risa


"oh iya makasih ya" jawab kak risa dengan penuh senyuman


selesai dengan pemotretan kita pulang wajahku masih penuh dengan make up uang membuatku tidak percaya diri sesampainya di rumah bu bos tertawa puas


"gimana nami kamu suka kan udah do foto" tanya bu bos sabil tertawa

__ADS_1


"iya bu nami suka makasih banyak" seruku sumringah


__ADS_2