Cinta Pertama ART

Cinta Pertama ART
bertemu ibu


__ADS_3

perasaanku lega setelah berterus terang tentang diriku yang sebernarnya pada mario sekarang aku tenang meninggalkan kota kelahrianku menuju ke kota yang belum pernah aku datangi


"nami sudah datang ta?" tanya bu bos pada kak tita


"belum bu" jawab kak tita sambil melihat ke arah gerbang


rencananya hari ini aku pergi ke kota ** di mana ibuku kerja aku akan berangkat ke luar kota dari sana


"pagi bu" sapa ku pada bu bos yang sedang berada di dapur bersama kak tita


"iya nami pagi" jawabnya


"nami kamu siap2 ya kita berangkat ke kota **ketemu sama ibumu dulu" suruhnya lalu pergi ke kamarnya


"iya bu" jawabku datar


aku sudah membawa tas besar yang isinya baju2ku untuk bekerja di kota** yang terkenal dan banyak di datangi turis luar negri


bu bos sudah keluar dari dalam kamarnya dan sudah menenteng tas di bahunya tanda kita akan segera berangkat


"ayo nami kita berangkat" ajaknya sambil menuju mobil sedan hitamnya


"iya bu" sahutku sambil menoleh ke arah kak tita yang sedang berdiri dekat meja makan dapur


"hati2 ya nami" menahan tangis kak tita memelukku


"iya kak makasih, nami pamit ya" dengan suara lirih aku mengusap2 punggung kak


tita


aku langsung menuju ke luar gerbang naik mobil duduk di samping bu bos


"ayo dut berangkat ke kota**" suruh bu bos pada pak duta


"iya bu" jawabnya sambil menginjak pedal gas dan meluncurlah mobil meninggalkan rumah besar ini

__ADS_1


"selamat tinggal rumah besar aku akan pergi ke luar kota cari pengalaman baru" gumamku dalam hati menatap rumah besar yang selalu aku bersihkan dan rapihkan


hanya butuh dua jam aku sampai di kota** di mana ibuku bekerja aku turun dari mobil dan membuka pintu gerbang besi terlihat dari dalam ibuku membuka pintu rumah dan garasi


ibuku menghampiriku dan memeluk ku


"nami kamu udah besar lagi" ucapnya sambil mengelus rambutku


"iya bu" sedikit berkaca2 mataku menatap ibuku sudah lama gak bertemu ibu


bu bos sudah masuk ke dalam rumah dan mobil pun sudah masuk garasi aku kembali menutup pintu gerbang lagi dan bergegas masuk ke dalam rumah


sebelum kasuk ke dalam kamar bu bos memberi tauku


"nami besok jam 06:00sudah siap ya penerbangan pesawat jam 07:00"


"iya bu" jawabku pelan


bu bos masuk ke dalam kamarnya dan aku langsung menuju kamar ibuku yang berada di atas


aku sudah berada dalam kamar ibuku


"hmm sudah lama sekali aku ga ke kamar ini" sambil guling2 di atas kasur aku menghayal


"dulu aku sering lihat pesawat yang lewat pada malam hari dari luar kamar ibuku, besok aku akan menaikinya! ini bukan mimpi kan?" tanyaku pada diri sendiri


tiba2 ibu masuk ke kamar dan membawakan makanan


"ibu ga usah bawain makanan ke sini biar nami ambil sendiri ke bawah"


"udah ga apa2 gak setiap hari juga ibu ngurusin kamu" jawabnya sambil terduduk di ujung kasur


"iya bu makasih" ucapku dengan menunduk


"ci lani udah cerita sama ibu semuanya, ibu minta maaf ya" ibu mengepalkan tangannya seperti penuh penyesalan

__ADS_1


"ibu jangan gitu ga ada yang harus nami maafin, ibu ga salah apa2 kok" aku memeluk ibu dari belakang berusaha menenagkan ibu yang terisak menangis


"ibu sayang sama semua anak ibu dan ga menbeda2kan" ucapnya meyakinkan ku


"iya bu nami ngerti, nami juga merasakan kok kalau ibu sayang nami" aku pun tak bisa menahan air mataku karna selama ini aku merasa tidak di sayang ibuku sendiri tapi setelah ibuku berkata seperti itu sekarang aku percaya ibuku sayang padaku


setelah kesalahpaham terurai aku pun makan makanan dengan lahap yang ibu bawakan untukku


"ibu ke bawah dulu ya belum selesai kerjaan ibu" ibu terbangun dari duduknya


dan pergi meninggalkanku


"iya bu" jawabku sambil memakan makanan yang ada


selesai makan akupun turun dari kamar sambil membawa piring kotor bekasku makan dan mencucinya aku membantu ibu menyapu halaman rumah karna waktu masih lumayan pagi sekitar jam 10:00


aku menatap jalanan yang tertuju pada rumah bekas tempatku bekerja dulu


dan aku kembali masuk takut mantan bosku melihatku ada di kota ini


aku pun ikut dengan ibu menjemput naza


aku jajan bersama naza aku yang traktir kami membeli jajanan yang ada di sekolah naza seperti batagor, basreng dan es doger


"teh nami kapan datang?" tanya naza sambil memakan basrengnya


"tadi pagi" jawabku


"teh nami mau tinggal di sini lagi" tanya naza dengan penuh kegembiraan jika aku tinggal di sini lagi


"engga" jawabku singkat dan terus berjalan menuju pulang


"terus teh nami sampai kapan di sini" naza terus mengintrogasiku sudah seperti polisi saja


"dah lama ga ketemu sekarang kamu jadi pinter ngomong ya" jawabku sambil mengelus rambut adikku yang ketawa cengengesan

__ADS_1


kita bertiga pun sudah sampai di rumah lagi di luar begitu panas sehingga aku langsung pergi ke kamar dan menyalakan kipas angin tak terasa akupun terlelap


__ADS_2