
tak terasa aku sudah beberapa bulan bekerja dengan keluarga ini hari2 ku lalui tanpa ada kendala meski sikap kiki yg masih aga jutek terhadapku tapi entah lah apa yg membuatnya bersikap seperti itu padaku
pagi ini adalah hari sabtu semua berkumpul di rumah berleha2 karna semua penghuni rumah libur, kecuali aku yg tak ada liburnya kecuali aku mengajukan cuti baru bisa libur
cuma untuk apa aku libur toh aku sama sekali ga punya teman/saudara di kota ini semua asing bagiku dan tak ada keberanian untuk sekedar berjalan2 di area perumahan
dari ruang tv terdengar bu bos sedang karaokean di temani kiki dan diva, seperti biasa pagi2 mbah yg pergi belanja ke pasar
aku hanya fokus bebersih rumah dan tiba tiba aku di panggil bu bos
"nami..sini.. ." teriaknya dari ruang tv
aku yg berada di belakang dekat dapur langsung berlari kecil menghampiri karna jarak ruang tv dan dapur tak begitu jauh karna memang rumah yg ga begitu besar
"iya bu" sambil menghampiri
"besok pagi siap2 ya kita semua mau ke tempat pemandian air panas " dengan menatap ku ramah
"nami juga ikut bu" tanya ku
"iya nami ikut" sambil tersenyum
berbeda dengan wajah ketus kiki sepertinya kiki ga senang kalau aku ikut kiki memandang sinis ke padaku aku hanya bisa mengelus dada
"aku kan di ajak, bukan aku yg mau ikut" gumamku dalam hati
"ye... teh nami kita bisa maen air bareng disana ya hore" teriak diva girang yg 180 derajat berbeda dengan kiki yg masam mukanya kalau melihatku
sebenernya aku ga ingin ikut karna ikut pun aku bukannya senang2 paling di suruh ini itu, tapi kalau menolak ajakan bu bos ga enak juga ya sudahlah ikut aja
***
hari yg di tunggu sudah tiba pagi2 buta aku menyiapkan segala sesuatu untuk keperluan semua penghuni rumah, kecuali supir yg sudah dari pagi stand bye di ruang tamu sepertinya dia orang spesial
bu bos terlihat dari sikap bu bos yg ramah dan aga manja terhadapnya
"ok semua udah siap kan" teriak kecil bu bos
"sudah bu" jawabku sambil memasukan barang2 ke bagian belakang mobil kijang
tiba2 kiki menghampiri ku
"nami ngapain sih kamu pake ikut segala" tanyanya dengan ketus dan tatapn tak bersahabat
"aku kan di ajak ma ibu" dengan nada biasa aku menjawab nya
"ngapain juga mamah harus ngajakin kamu ga seru"
"ya udah bilang langsung ibu aja jangan ajak aku" aku memberikan saran
__ADS_1
kiki melengos ke arah dalam rumah meninggalkan aku yg sedang merapikan barang bawaan ke belakang mobil
"huh siapa juga yg pengen ikut lebih enak di rumah nyantai kan kalo penghuni rumah pada ga ada" gumamku dalam hati
dan akhirnya semua naik ke dalam mobil kijang om itu, entah lah dia siapa nya bu bos, tepat di kursi depan bu bos bersama om itu, dan di kursi tengah di isi mbah, kiki dan diva, sedangkan aku duduk di kursi belakang bersama barang2 bawaan
perjalanan begitu panjang pemandangan yg indah sederet kebun teh terlihat begitu sejuk penuh dengan embun saat itu memang masih sangat pagi, termenung sendiri di kursi belakang
"hmmm kangen ibu lagi ngapain ya sekarang?" gumamku dalam hati
meski ini acara jalan2 tapi tetep di hatiku tak sebahagia mereka yg menikmati kebersaan dengan keluarga tercinta
tak terasa aku terlelap dalam perjalanan yg lumayan jauh dan akhirnya sampe juga di tempat yg di maksud
"ye sampe teriak diva," dengan nada cerianya dan lompat2
sedangkan kiki sepertinya dia mabuk perjalanan kenapa dia diam saja seperti kehabisan kata2
"nami kamu bawain semua yg ada di dalam mobil ya" perintah bu bos terhadapku,
"iya bu" dengan menghela nafas
dugaan ku benar aku di sini masih untuk membantu mereka,
kiki dan diva membawa tas mereka masing2 tempat pemandian air panasnya berada di bawah sehingga kita semua menuruni anak tangga yg lumayan banyak
bu bos menuntun mbah
"nami gih sana ganti baju"
"iya bu" jawaku sambil mengamati di mana diva
"teh nami.. sini cepet" teriak diva
"eh toiletnya di mana ya" tanya ku sambil celingukan melihat2 sekitar area,
"sebelah sana teh" jawab diva lagi
akupun ke tempat yg di tunjukan diva dan berganti pakain karna aku pikir ini area pemandian jadi ga apakan aku pakai celana pendek dan tank top, keluar dari toilet aku bergegas ke tempat diva mandi,
"teh nami sexi ih" dengan penuh tak percaya diva bentanya
"masa sih?" tanya ku, "karna banyak kok yg berpakaina seperti aku" gumamku dalam hati
"ya sudah lah ayo kita main air" timpal diva
"ok ayo kita siram2man ya" teriakku sambil menyiram diva,
entahlah di mana kiki sepertinya dia tidak menikmatinya karna aku ikut, sedangkan bu bos masih di gazebonya bersama om spesial, mbah hanya duduk2 di pinggiran kolam menyelupkan kakinya ke dalam air
__ADS_1
"yo waktunya istirahat kita makan siang dulu" teriak kecil bu bos ke arah diva
"iya mah bentar" jawab diva sambil keluar dari air
aku pun mengikuti diva hanya saja aku langsung pergi ke toilet untuk berganti baju karna malu juga pake pakaian terbuka di hadapan laki2 spesial bu bos, selesai dengan pakaianku, aku bergegas menuju gazebo dan menyantap siang bersama, sudah terlihat kiki di sana
dan mbah pun sudah duduk di gazebo
" ayo nami ambil" sambil menyodorkan nasi ke arahku
"iya bu" sahutku
semua bekal di santap dengan nikmat lauk pauk yg di buat pagi2 buta oleh mbah ludes habis, dan itu kesenangan buatku
"akhirnya nanti pulang bawaanku berkurang" dengan nasi di mulut aku bergumam dalam hati
karna aku mengingat anak tangga yg begitu panjang membuatku berpikir pulangnya pasti berat kalau bekal ini tak habis
kiki sepanjang jalan2 hanya terdiam entah apa yg di pikirkannya, waktu pulang pun telah tiba mereka bergegas menaiki tangga dan aku sibuk dengan barang bawaanku dan mengikuti mereka dari belakang
"hosh.. hosh... lelahnya akhirnya nyampe juga ke mobil" sambil membungkuk aku menghapus keringat di dahiku
aku melihat ke sekeliling
" semua pada kemana?" gumamku dalam hati
ternyata semua pada sibuk berbelanja di toko oleh2 yg akan mereka bawa nanti aku hanya menunggu dekat mobil karna aku yakin kalau aku menghampiri pasti di suruh bawa ini itublagi, lebih aman di si saja menunggu mereka kembali
tak lama mereka pun datang dengan barang bawaan yg mereka beli buset banyak juga belanjaanya
"terus aku duduk di mana donk" gumamku lagi dalam hati sambil berfikir
"nami ini masukin semua ya ke mobil" perintah bu bos dengan lembut
"iya bu" sambil mengambil barang yg di bawa bu bos
dan pada akhirnya benar saja tempat dudukku penuh dengan oleh2 dan barang2 bekas bekal yg di bawa dari rumah, sepanjang perjalanan aku berbaring di kursi belakang sayup2 terdengar dari arah kursi tengah diva senang dan girang dengan acara hari ini
"mah nanti kita ke sini lagi ya" dengan bada ceria diva
"iya sayang" jawab bu bos sambil menoleh ke arah kursi tengah
"kiki kok diam aja" tanya bu bos heran
"males ah" jawaban singkat kiki tanpa memalingkan wajahnya yg memandang ke arah luar jendela mobil
aku tertidur karna lumayan melelahkan acara hari ini, memang baru pertama kali aku ke tempat wisata ini kalau bukan sama mereka sama siapa aku bisa ke tempat seperti ini
malam telah larut sampai lah di rumah sepertinya om itu bakal menginap melihat jam sudah begitu larut.. karna begitu melelahkan plus menyenangkan dengan acara hari ini semua kembali ke kamar masing2 untuk beristirahat termasuk aku
__ADS_1
"nanti kalo bu bos ngajakin jalan2 lagi, mending tolak aja kali ya" tanya ke diri sendiri sambil menatap ke arah langit2 dan bersiap untuk tidur dan memulai kembali aktifitas besok dan di bagi oleh2