
setelah acara pesta kecil2lan untuk keponakannku selesai di selenggarakan di rumah nenek aku kembali ke rumah besar bu bos karna esok di awal tahun aku kebali bekerja di kota yang belum pernah aku hampiri
di saat malam sebelum besok berangjat kak risa datang ke kamar ku
"nami...."
"iya kak?" tanya ku sambil menghampiri kak risa yang di kuarvkamarku
"besok pagi2 sekali ya kita berangkatnya" kak risa memberi tahuku
"iya kak" jawabku yang masih berdiri dekat pintu kamarku
"ya sudah jangan tidur malam2 takut kesiangan" usul kak risa sembari meninggalkan kamarku
"iya kak" jawabku singkat dan padat
aku tidur lebih awal dari biasanya mengikuti perintah kak risa dan memang aku tipe orang yang bisa tidur kapan dan di mana saja
termasuk di dalam angkutan umum aku bisa tidur begitu naik samape turun dari angkutan
pagi buta aku sudah terbangun aku bersiap2 dengan segala sesuatu yang akan aku bawa terlihat dari ruang dalam keluarga kak risa sudah siap juga
aku ke dapur untuk membuat teh manis
"nami kamu mau sarapan dulu kan?" kak tita bertanya
"ga usah kak nami cukup minum teh manis aja" jawabku yang sambil mengaduk teh dalam gelasku
"aku bikini kamu roti ya" kak tita menawarkan diri
"ga usah repot2 kak" aku menolak dan langsung duduk di meja makan dapur
"udah kamu diam saja aku yang bikinin ya" kak tita langsung pergi membuatkan roti untukku
__ADS_1
selesai dengan drama sarapan kak risa keluar dari dalam rumah besar
"Nami sudah siap kan?" tanya nya sambil tersenyum
"sudah kak" jawabku sambil berdiri
"kalau begitu ayo kita berangkat!"
"iya kak" jawabku sambil mengikuti langkahnya menuju mobil
kami semua memakai mobil kak aji yang bisa memuat banyak kalau memakai mobil bu bos ga akan cukup
pak duta yang menjadi supir kali ini kak aji tidak bisa ikut karna sedang tidak ada di rumah
aku berpamitan pada kak tita
"kak tita aku pergi ya jangan kangen" candaku dari dalam mobil
kami semua berangkat menuju bandara bu bos ikut mengantar
ini kali ke tiga aku naik pesawat
di awal tahun ini aku aka mendapatkan pengalaman baru salam hidupku kembali bekerja di luar kota masih tetap dengan bos yang sama ya itu kak risa
sesampainya si bandara kami langsung masuk hanya bu bos yang tinggal
"mah kita pergi ya" kak risa berpamitan dan memeluk bu bos
"iya hati2 ya kalian semua" ucap hu bos sambil tersenyum ramah
aku hanya mengangguk dan tersenyum
kami semua masuk dan melambaikan tangan pada bu bos
__ADS_1
sesampainya di dalam kami mengantri untuk menimbang berat koper kita masing2 untuk di lihat apakan kelebihan muatan apa tidak
kami pun tak lama menunggu dan langsung bergegas menaiki pesawat dan duduk di kursi yang sudah di pesan
seperti biasa aku duduk dekat jendela dan kak risa berkata
"wih... kak nami keliling ***" katanya sambil tertawa memberi tau anak2nya
aku hanya tersenyum mendengar kak risa berkata seperti itu
pesawat pun terbang aku sudah mulai terbiasa dengan pesawat aku pun menikmati pemandangan dari jendela selama penerbangan
kurang lebih dua jam kami sampai di bandara tujuan kami pun langsung mengambil koper dan berjalan menuju pintu ke luar dari bandara
sesampainya di pintu ke luar bandara sudah menunggu mobil berwarna merah yang sangat bagus seperti mobil keluarba terbaru
dari dalam mobil ke luar seorang lelaki yang sudah cukup umur seperi kekeknya anak2
"halo pak wahyu.." pak budi menyapa lelaki itu
"halo juga gimana penerbangan kalian?" tanya nya sambil tersenyum
"menyenagkan" jawab kak risa
kami menaiki mobil yang di bawa pak wahyu aku masih penasaran siapa sih pak wahyu ini
kami pun pergi meninggalkan bandara dengan cepat pak wahyu membawa mobil sepanjang perjalanan aku melihat memang kota ini sangat bersih sesuai dengan julukannya kota terbersih
mobil memasuki sebuah permahan yang dari gerbang utama sudah kelihatan ini seperti perumahan elite
dan benar saja mobil masuk di gararasi rumah yang tak jauh dari gerbang utama
begitu turun aku terbelalak melihat desain rumaj yang bagaikan istana berbeda dengan rumah besar bu bos yang modelnya sudah tertinggal
__ADS_1