Cinta Pertama ART

Cinta Pertama ART
hari ke dua di luar kota


__ADS_3

di rumah yang sederhana ini pagi2 kedua pasangan penghuni ini sudah rapi dan hendak pergi bekerja aku pun sedari pagi sudah stand by sudah merapikan yang berantakan


"nami hari ini kamu antar anak2 ke sekolah ya, nanti akan ada jemputan dari sekolah" kak risa memberi tauku sambil sarapan roti di meja makan


"iya kak" jawabku yang sedang menyiapkan bekal sekolah anak2


"jangan lupa kamu juga bawa bekal di sekolah ga ada yang jualan" kak risa mengingatkanku


"iya kak" jawabku sedikit kaget


"kok aneh sih di sekolah ga ada warung" gumamku dalam hati


kedua pasangan rumah ini berangkat bekerja menggunakan sepeda motor aku mengantarkan mereka sampai depan gerbang


"nami jangan lupa kunci pintunya" kak risa mengingatkan ku lagi


aku kembali masuk melihat anak2 masih tertidur dalam kamar utama karna memang hari masih pagi


aku berusaha membangunkan mereka


"irgan, irfan ayo bangun kita berangkat ke sekolah" ucapku dengan lembut dan mengelus2 punggung mereka berdua


"huamm iya kak nami" ucap irgan yang tampak masih mengantuk


"ayo bangun sayang mandi yuk" ajak ku dengan senyuman di bibirku


akhirnya irgan membantuku membangunkan irfan dan kedua anak ini pun akhirnya bangun dan aku langsung memandikan mereka


"kak nami mau salapan lotinya pake selai coklat ya" pinta irfan dengan manjanya


"iya kak nami bikinin ya" ucapku dengan ramah


"kalo kak irgan mau selai apa?" tanyaku padanirgan yang sibuk dengan sepatunya


"selak kacang aja kak" jawabnya dengan sigap


karna di rumah ini anak2 di didik harus mengerjakan semuanya sendiri aku hanya mendampingi mereka agar tak bergantung dan mandiri sejak dini


mereka memakan rotinya masing2 dengan lahap aku sudah menenteng ke dua tas mereka bersiap2 untuk berangkat kalau mobil jemputan sekolah datang


anak2 selesai sarapan aku pun membawa mereka ke depan rumah dan menunggu mobil jemputan


akhirnya yang di tunggu pun datang


"tuh kak nami mobil jemputannya dah datang" seru irgan memberi tahuku yang memang belum tau seprti apa bentuk mohil jemputannya


mobil berhenti tepat depan rumah dan ada seseorang yang membuka pintu mobil dan turun menyapa


"selamat pagi irgan, irfan" sapanya ramah seorang laki2 muda


"pagi kak" jawab anak2


"ini yang mau antar kan?" tanyanya padaku


"iya" jawabku


"ya sudah ayo naik, bu risa sudah menghubungi saya tadi malam" ucapnya lagi memberi tauku

__ADS_1


aku dan anak2 naik ke mobil dan duduk berdampingan lokasi sekolah ga begitu jauh sesampainya di sana aku tak hentinya berdecak kagum sekolah yang sangat besar yang biasanya aku lihat hanya dalam tv sekarang aku melihatnya sesdiri dan berdiri di dalam area sekolah


anak2 di sambut oleh guru mereka


"good morning" sapa salah saru guru wanita


"morning miss" jawab anak2


aku ternganga melihat adegan yang biasanya ada dalam adegan film


entah apa yang mereka bicarakan aku sama sekali tak mengerti sepertinya ini sekolah internasional


anak2 masuk dan aku menunggu di luar sampai jam pelajaran selesai


benar saja taka ada satupun yang jualan makanan dan untungnya akudi beri tau oleh kak risa agar membawa bekal


"untung aku bawa roti dari rumah kalo engga mati kelaparan aku" gumamku dalam hati


hangatnya matahari pagi membuatku berhayal


"pengen ke pantai yang indah dan tekernal itu" gumamku sambil melahap roti dan menatap ke arah depan dengan tatapan kosong


akhirnya jam pelajaran pun selesai anak2 keluar dari dalam kelas dan aku pun menghampiri mereka


"udah pulang? tanyanyaku pada anak2


"udah kak" jawab irgan


"kalo gitu ayo kita pulang" ajakku sambil menggandeng mereka berdua aku posisinya di tengah2 mereka


kami menaiki mobil yang sama mobil meluncur mengantarkan kami


"makasih kak" ucapku pada lelaki dalam mobil


"iya sama2" jawabnya


kami langsung menuju dalam rumah anak2 membuka semua seragam mereka masing2 aku membawa bekas bekal ke dapur


anak2 sudah berganti baju dan mereka menonton tv aku melanjutkan pekerjaan ku memasak sayur bening bayam


"untung aja aku cuma di suruh masak sayur ini aja" gumamku dalam hati


karna basicnya aku ga bisa masak yang macem2


"anak2 ayo makan siang dulu" panggil ku pada anak2 yang akur menonton tv berdua


"iya kak" sahut mereka dengan bersamaan sambil menghampiri meja makan


aku membuatkan mereka sayur bening bayam dan goreng nuget mereka makan dengan lahap


karna menu ini yang di berikan kak risa saat kemarin malam semua sudah tersedia dalam kulkas selesai menghabiskan makanan mereka aku melihat sudah siang dan waktunya anak2 tidur siang


"nanti kalo sudah makan boleh main sebentar abis itu tidur siang ya anak2" ucapku sambil tersenyum ramah


"iya kak" jawab irfan yang sudah sayu matanya terlihat mengantuk


mereka bermain mobil2an dia atas karpet depan tv yang menyala aku sedang di dapur menyantap makan siangku

__ADS_1


selesai makan aku melihat ke ruang tv


irfan sudah tertidur sedangnkan irgan masih bermain


"irgan ayo beresin ya mainannya, abis itu tidur ya" ucapku dengan sangat pelan agar tak membangunkan irfan yang sudah tertidur, aku menggendong irfan memindahkannya ke dalam kamar, dan irgan mengikutiku dari belakang


"irgan tidur ya" ucapku sambil mengelus kepalanya


aku menyalakan AC dan tak lama irgan pun terlelap menyusuk irfan tertidur


selesai dengan menidurkan anak2 aku aku ke luar kamar dan menutup pintu dengan hati2 agar tidak mengeluarkan suara berisik aku pergi ke dapur melihat jemuran dan memeriksanya apakah sudah kering apa belum


aku melanjutkan menyeterika sambil menunggu anak2 bangun waktu menujukan jam 15:30 anak belum bangun dari tidur mereka aku ke luar menuju teras rumah perumahan ini sepi beda denga kampung2 yang rame dengan aktifitas ibu2 di sini penghuninya siang hari berada di luar rumah seperti kak risa bekerja saat siang


aku kembali ke dalam rumah aku mendapati irfan sudah bangun


"ade udah bangun" tanya ku sambil mengahmpirinya uang sedang mengucek2 matanya


"kak mamah udah pulang?" tanya nya lirih


"belum de bentar lagi juga pulang" jawabku sambil memangkunya di atas pangkuanku


tak berselang lama irgan pun ke luar dari dalam kamar dan menghampiri ku


"kak nami ade kenapa" tanya irgan penasaran melihat irfan dalam pangkuanku


"ade kangen sama mamah, kak irgan" jawabku sambil tersenyum


"oh kirain kenapa" irgan bicara sambil menyalakan tv


"anak2 mandi yuk sudah sore" ajakku pada anak2


"iya kak" jawab ke dua anak itu


"nanti kan kalo mamah pulang kalian udah wangi saat di cium papah mamah" bujukku agar mereka mau mandi tanoa paksaan


"hole ayo bental lagi mamah pulang ya kak nami" tanya irfan bersemangat


"iya makanya ayo pada mandi dulu"


akhirnya aku membantu anak2 untuk mandi dan mendandani mereka


benar saja pada jam 17:00 mamah papah anak2 pun pulang ke dua anak2 langsung pergi ke teras dan memeluk mamah mereka


"mamah" seru ke dua anak2


"iya sayang" jawab kak risa dengan lembut


mereka menuyun kak risa masuk ke dalam rumah dan pak budi langsung pergi ke kamar utama yang sudah aku rapihkan


"gimana hari ini nami" tanya kak risa yang sedang duduk di kursi tamu


"baik kak" jawanku yang juga duduk di kursi


"kak nami ikut ke sekolah mah" celetuk irgan


"iya memang mamah yang suruh" jawab kak risa sambil tersenyum

__ADS_1


hari ini berakhir dengan menyenagkan dan terkendali sesuai harapanku seperti inilah sehari2 ku bekerja di tempat baruku ini


__ADS_2