
ga kerasa aku dah beberapa bulan kerja di tempatku kerja sehar2inya tak jauh berbeda dengan aktifitas ibu2 rumah tangga meski aku masih ABG aki harus mengerjakan urusan rumah karna memang inilah pekerjaan ku untuk mengumpulkan pundi2 rupiah
gaji dari hasil ku bekerja aku selalu memberikannya ke ibuku untuk di kelola dengan bijak untuk keperluanku sehari2 atau pun apa yg ingin aku beli dengan uang hasil kerja ku
"nami bersihin kamar tamu ya nanti siang sepupu ibu mau datang menginap" suruh bosku saat aku masih di luar warung
"iya bu" jawabku sambil mengambil sapu dan serok karna memang kamar ini jarang di buka paling sesekali di bersihkan karna ini kamar tamu
"aku penasran siapa ya yg mau datang cewe apa cowo ya!" gumamku dalam hati sambil menyapu kamar tamu
siang pun tiba tamu yg di tunggu oun datang aku yg berada di belakang sedang mencuci piring bekas masak bos ku
terdengar bosku menyambut seseorang aku hanya mengintip dari balik pintu dapur penasran
"wen gimana kabarnya?" tanya bosku pada tamunya
"baik kak aku seneng banget loh di ijinin nginep di sini sama kak leni" ucap tamu itu sambil menahan tawa
"hahah kamu ini kalo ngomong bisa aja!"
karna kalo bukan libur kuliah bosku ga akan mengijinkan sepupunya menginap
"nami bawain minum yw" bosku memanggil dari arah ruang tamu
"iya bu" sahutku dari dapur dan langsung menyiapkan minuman untuk tamu jauh aku melangkah ke ruang tamu ternyata sepupu bosku cewe
__ADS_1
"wen ini nami yg bantuin kak leni di rumah" bosku mengenalkan ku ke sepupunya
"hai nami aku weni" sambil tersenyum ramah
"hai juga kak weni" aku menjawab sapaanya
aku kembali ke habitat asalku ya itu ruangan belakang tepatnya dapur dan sesekali aku melihat pakaian yg terjatuh dari jemuran kena terpaan angin
pada saat aku sedang menyetrika aku mendengar seseorang berada di dapur menyalakan kompor aku menghampiri suara tersebut
"eh kak weni mau biki apa kak" tanya ku dari pintu dapur
"mau bikin mie nami" jawabnya sambil mengisi air ke dalam panci
"mau nami bikini?" tanyaku lagi
aku melihat kak weni memasak mie dari awal sampe akhir dan ada yg membuatku heran
"loh kak kenapa air rebusannya di buabg itukan mie kuah" tanyaku heran
"ih itukan airnya kuning keliatan kotor jadi aku ganti pake air termos kuahnya" jawabnya menjelaskan
"oh gitu ya kak berarti nami selama ini masak mie salah donk?" sambil memegang dagu aku berfikir
"ga juga sieh inimah tergantung cara berpikir dan selera kita aja"kak weni berusaha meluruskan
__ADS_1
kak weni pun masuk ke ruang makan dan aku kembalibke meja setrikaanku
selesai menyetrika aku hendak menyiran tanaman aku melihat di kursi tamu kak weni sedang asik dengan handphonenya aku menghampirinya
"sini duduk nami" dengan ramah kak weni menyuruhku duduk di sampingnya
"kak weni lagi apa?" tanyaku dengan polos
"aku lagi SMSsan ma temen kukiah" jawabnya tak keberatan memberi tauku
karna seumur2 aku belum pernah memiliki yg namanya handphone
"kak caranya sms itu kaya gimana" aku masih penasaran dengan alat kecil yabg ada di tangan kak weni
"gini nih nami kalo mau kirim pesan sms lihat nih di setiap tombol ada 3 huruf kalo nami mau mengetik huruf B berarti teken tobolnya 2 kali" menyodorkan Hp ke arahku dan menjelaskan
"oh gitu ya kak! nami ngerti sekarang" sambil tersenyum puas
"ya udah deh nami udah beresin semua pekerjaan, nami pamit pulang ya" sambil tersenyum senang karna mendapat sedikit ilmu tentang hp
"ih nami gak mau main dulu sama kak weni" tanya nya sambil merengut
"nami pulang dulu takut ibu nyariin kalo nami jam segini belum pulang," timpalu lagi sambil sedikit memohon
"oh gitu ya udah deh bye.. bye" ucapnya sambil melambaikan tangan
__ADS_1
"sampe besok kak weni" dengan ceria aku meninggalkan kak weni di ruang tamu dan menuju pulang ke tempat kerja ibuku