Cinta Pertama Psychopath

Cinta Pertama Psychopath
Keluarga Besar Atmaja


__ADS_3

Pagi yang cerah seperti biasa keluarga besar Triatmaja makan bersama tanpa ada yang bicara karena peraturan dari turun temurun keluarga Triatmaja. Selesai makan mereka masing - masing melakukan rutinitas sehari - hari.


Adam dan Bagas pergi ke kantor bersama - sama sekaligus Adam akan menyerahkan perusahaannya ke anak kandungnya Bagas karena Adam ingin menikmati masa tuanya bersama istrinya.


Elisabeth seperti biasa menyiapkan kebutuhan suaminya sekalian mengantar ke gerbang sedangkan Karen bersiap ke sekolah kebetulan hari ini kelulusan Sekolah Menengah Atas.


Mommy, Daddy dan Kak Adam berangkat dulu ya ( sambil mencium tangan mereka satu persatu karena sudah kebiasaan menghormati orang yang lebih tua )


Ok, hati - hati ( kata mereka serempak )


Karen pun berangkat ke sekolah mengendarai motor supaya lebih cepat sampai dan tidak macet.


SMA Kusuma Bangsa


Karen sudah sampai di sekolah bertemu dengan sahabat karibnya Sandra dari TK sampai SMA. Mereka lulus dengan hasil yang sangat memuaskan dan mendapatkan beasiswa.


San, gimana jadi melanjutkan sekolah ke luar negri?


Tidak jadi Ren, soalnya Mama dan Papa minta sekolah di sini aja sekalian belajar mengurus restoran, maklum anak satu - satunya.

__ADS_1


Ya, sedih donk padahal dari kita TK sampai SMA kita tidak pernah berpisah😩


Kalau pas libur kuliah kitakan bisa bertemu, mungkin saya ke tempatmu sekalian liburan atau dirimu main ke sini sekalian ketemu orangtuamu.


Ok, deh mau pulang atau jalan - jalan


Pulang deh mau bantuin orangtua, Hati - hati di jalan ya, bye


Kamu juga hati - hati, bye


Merekapun pulang ke rumah masing - masing dengan perasaan senang karena sudah menyelesaikan sekolah dan mendapatkan nilai yang sangat memuaskan.


Rumah Keluarga Atmaja


Tidak terasa hari sudah sore Pak Adam dan anaknya Bagas sudah pulang dari kantor. Mandi dan beristirahat menunggu makan malam.


Hari sudah malam merekapun turun ke lantai satu ( rumahnya berlantai tiga ) untuk makan malam. Selesai makan merekapun berkumpul di ruang keluarga.


Daddy, Karen sudah lulus dan mendapat beasiswa kedokteran Karen mau kuliah di Australia ya Dad?

__ADS_1


Tidak bisa kamu mesti kuliah ambil jurusan bisnis, perusahaan Daddy banyak jadi tinggal milih yang mana? beasiswanya tidak usah diambil Daddy masih mampu bayar kuliahmu?


Tapi Dad..


Tidak ada tapi - tapian


Mommy dan Bagas hanya diam menyaksikan mereka berdebat tidak ada yang berani membantah Adam kepala rumah tangga


Baiklah Dad ( sambil menghela nafas percuma juga di bantah )


Karen meminta ijin untuk istirahat sekalian mau menyiapkan keperluan untuk berangkat kuliah nanti. Karen sangat ingin kuliah kedokteran karena ingin membantu menyembuhkan orang - orang yang tidak mampu tapi dilarang sama Daddy, setelah lama berfikir akhirnya memutuskan secara diam - diam mengambil jurusan kedokteran dan jurusan bisnis. Karen pintar dalam akademik dan bisa menghapal mata pelajaran dengan cepat sehingga mudah baginya mengikuti dua jurusan sekaligus.


Setelah selesai berfikir kemudian Karen mengambil koper kemudian memasukkan pakaian karena lusa berangkat ke Australia.


Kediaman David


Sepulang kerja David pulang ke rumahnya, rumah berlantai tiga dengan cat bernuansa hitam berasa seperti rumah angker, sepi karena David lebih menyukai menyendiri.


Hah, bosan pulang kerja selalu sepi enaknya membunuh orang.

__ADS_1


David selain CEO juga seorang psychopath membunuh orang - orang yang menyusahkan orang lain seperti preman, pencuri, penjahat atau orang yang suka memperkosa. Sebelum di bunuh di siksa terlebih dulu karena sangat menyenangkan baginya.


Selesai mandi, David memakai pakaian serba hitam, masker dan kacamata hitam supaya orang tidak mengenalnya. Kemudian menaiki motor melihat - lihat calon korbannya sambil menikmati jalan raya.


__ADS_2