
Karen sudah rapih dan bersiap berangkat ke bandara. Karen turun ke lantai satu sambil menunggu sahabatnya Sandra dua menit kemudian Sandra datang merekapun berpamintan dengan Daddy Adam dan mommy Elisabeth.
Di dalam perjalanan Karen diam pikirannya melayang jauh memikirkan kekasihnya David. Ada kerinduan ingin bertemu dengannya tapi berusaha menahan kerinduan, sudah satu minggu lebih mereka tidak berkomunikasi tapi rasa rindu selalu menghampirinya.
Sandra memandang temannya diam ingin bicara tapi ditahan karena Sandra tahu kalau sahabatnya tidak ingin diganggu. Sandrapun hanya memainkan hp sambil menikmati perjalanan ke bandara.
Sampai di bandara Soekarno Hatta Karen dan Sandra turun dan masuk ke bandara menunggu pesawat untuk keberangkatan ke Korea.
Bagian operator memberitahukan keberangkatan tujuan Korea, Karen dan Sandra masuk ke dalam untuk diperiksa kemudian masuk kedalam menuju ke pesawat.
Singkat cerita Karen dan Sandra istirahat di apartemen milik keluarga Sandra. Karen dan Sandra membereskan pakaian setelah selesai barulah mereka istirahat dengan santai besok baru akan bertemu dengan sahabatnya Karen.
Sorenya mereka berdua berjalan santai menikmati pemandangan sambil mengabdikan foto - foto mereka. Melupakan sejenak kerinduannya, Karen melihat orang - orang yang lewat lalu lalang.
Lelah jalan - jalan mereka pulang dan beristirahat agar besok pagi lebih fresh untuk tugas baru.
Keesokkan harinya Karen dan Sandra pergi ke rumah sahabatnya menaiki taksi. Sampailah mereka di tempat kediaman sahabatnya.
tok
tok
tok
tok
ceklek
Hallo dokter Liam?
Hai Karen, apa kabar?
Baik dok
Karen mengenalkan Sandra ke dokter Liam, mereka saling berkenalan kemudian mereka bertiga pergi ke rumah sakit milik dokter Liam.
Kebetulan hari ada pasien yang sedang konsultasi kalian bisa ikut mendampingi saya
Maaf dok teman saya tidak ikut ke rumah sakit, teman saya sebentar lagi turun di depan.
Oh
__ADS_1
Tak berapa lama Sandrapun turun di sebuah restoran milik keluarganya.
Dokter Liam dan Karen melanjutkan perjalanan menuju ke rumah sakit. Sampai di rumah sakit mereka masuk ke ruangan dokter Liam tak berapa lama datanglah pasien seorang pria masih muda dengan muka rusak menunduk malu bersama seorang ibu tua mereka konsultasi, selesai konsultasi dan di cek kesehatannya barah diputuskan lusa baru dioperasi.
Mereka berdua keluar. Tinggallah dokter Liam dan Karen memberikan ilmu pengetahuanya. Kemudian dokter Liam keluar diikuti Karen dari belakang. Melihat jalan operasi sampai tahap penyembuhan hingga tidak berasa hari sudah sore. Karenpun pulang menggunakan taksi karena dokter Liam ada keperluan.
Dua Minggu Kemudian
Tidak berasa Karen dan Sandra berada di Korea dan Karen sudah membeli alat - alat yang akan dipakai nanti buat operasi Bagas kemudian langsung dikirim ke rumah sakit milik keluarga Atmaja. Karen juga sudah mengusai cara untuk operasi muka hanya tinggal belajar cara agar orang lumpuh bisa jalan kembali.
Kebetulan saudara Sandra ada yang menjadi tabib yang bisa menyembuhkan orang yang lumpuh bisa berjalan kembali dengan mencari titik - titik saraf. Disinilah sekarang Karen dan Sandra belajar dengan tabib.
Sulawesi
David berusaha menghubungi Karen tapi handphonenya tidak pernah aktif membuatnya frustrasi.
Rey , coba kamu cari lagi keberadaan Karen sudah 3 minggu tidak bisa aku hubungi
Baik tuan
Reypun keluar dari kantor menghubungi anak buahnya untuk menanyakan keberadaan Karen.
Karen sayang, kamu dimana? aku sangat merindukanmu, apakah kamu tidak merindukanku? apakah aku berbuat salah sehingga tidak mau menghubungiku? tapi apa salahku? tidak terasa airmata David jatuh mengenai foto Karen.
Rey masuk ke dalam ingin memberitahukan sesuatu tapi melihat tuannya sedih membuatnya ikutan sedih sudah 3 minggu ini David tidak teratur makan sengaja menyibukkan diri dari pekerjaannya untuk dapat melupakan bayangan kekasihnya.
Nona kamu kemana? kembalilah lihatlah tuan semakin kurus dan tidak terurus batin Rey
Tuan
Gimana Rey apakah ada kabar dari Karen?
Maaf tuan, saya sudah menanyakan lagj ke anak buah mencari keberadaan Nona Karen tapi tetap tidak ditemukan, gpsnya juga tidak diketemukan dan cctv juga sama tidak ada keberadaan nona Karen
David hanya diam tidak berkomentar sama sekali
Maaf Tuan lusa kita pergi ke Korea ada masalah di sana bagian manager accounting melakukan kecurangan
Baik, urus keberangkatan lusa kita pergi kesana sudah lama saya tidak pernah menyiksa orang lagi dengan senyum menyeringai
Rey terkejut karena tuannya kembali lagi seperti dulu. Rey hanya diam tidak berani bantah.
__ADS_1
Baik tuan
Reypun keluar ruangan untuk mengurus semuanya sedangkan David hanya memandang foto Karen.
Apakah kamu sengaja menghindariku sayang karena waktu itu kamu pernah kusiksa? kamu bilang sudah lupakan? tapi apa artinya? kamu ingin melupakanku dengan berpura - pura baik? sehingga pergi tanpa pamit padaku? maafkan mas sayang kalau mas kembali seperti dulu menjadi pria psychopath karena kamu yang memulainya sayang
cup
cup
cup
David mencium foto tersebut dan memeluknya sambil memejamkan matanya.
tok
tok
tok
Masuk
ceklek
Datanglah rekan bisnisnya seorang wanita cantik dan seksi memakai baju yang kurang bahan menghampiri David.
Silahkan duduk, David membuka matanya memandangnya sebentar lalu melihat foto Karen tanpa memperdulikan wanita tersebut.
Wanita tersebut sangat kesal dan marah karena dari kemarin berusaha mencari perhatiannya dengan berpenampilan seksi tapi tidak diperdulikan sama sekali. Karena kesal wanita tersebut merebut foto dari tangan David dan membantingnya.
David kaget dan sangat marah kemudian langsung membuka laci dimejanya kemudian langsung ditembaklah wanita tersebut tepat dijantungnya.
Wanita itu mati ditempat dan David mengambil foto tersebut tidak perduli tangannya berdarah karena mengenai pecahan kaca pigura.
Rey masuk ke dalam dan terkejut melihat seorang wanita tewas ditembak dan kemudian menelephone anak buahnya untuk dikirim ke kandang buaya di belakang kantor perusahaan David. Rey pun membantu mengobati tangan David.
Tuan istirahatlah lusa kita berangkat ke Korea
Besok pagi saja Rey aku ingin bersenang - senang disana
Baik tuan
__ADS_1