
Setelah selesai berbicara dokter dan perawat keluar dari ruangan ugd. David menunggu Karen tersadar.
Tidak berapa lama Karen membuka matanya dan melihat sekelilingnya, kepalanya masih terasa pusing.
Dimana aku ? lirih Karen
Kamu di rumah sakit sayang ucap David
Aku sakit apa? kepalaku masih pusing
Kamu tidak sakit sayang, di dalam perutmu ada anak kita ? sambil mengelus perut Karen
Maksudnya ?
Kamu hamil sayang anak kita kembar, sayang kita menikah ya aku ingin membesarkan anak kita bersama ?
Aaaku....
Kenapa apakah kamu tidak mencintaiku ?
Aku mencintaimu tapi aku bingung bagaimana mengatakan kepada kakak angkatku dan keluarganya aku tidak tega melukai mereka
David berdiri menatap Karen dan membalikkan badannya.
Aku ingin kamu mengatakan yang sebenarnya ke kakakmu jika seandainya dia menerima dirimu hamil tapi dia tidak mau menerima anak kita berikanlah padaku aku tidak mau kamu atau dia menggugurkannya karena aku akan merawatnya dengan kasih sayang seperti aku sangat sayang padamu dan aku rela kalian menikah tapi jika seandainya dia tidak mau menikah denganmu temuilah aku, pintu hatiku selalu terbuka untukmu. Aku mengiklaskan kamu menikah dengannya sendu David
Karen sangat tersentuh dengan kata - kata David, Karen berusaha bangun dan memeluk David dari belakang.
__ADS_1
Sayang maafkan aku... hik.... hiks aku sangat mencintaimu tapi aku tidak tega menyakiti perasaan mereka hiks... hiks...
David melepaskan tangan Karen dan membalikkan badannya kemudian memeluknya dan mengecup pucuk kepalanya.
Jangan menangis sayang hatiku akan sakit jika melihatmu menangis. Aku selalu mendoakanmu dan aku selalu mencintaimu
Mereka saling berpelukan kesedihan yang mendalam bagi mereka berdua saling mencintai tapi tidak bisa memiliki sungguh sangat menyakitkan buat mereka.
ceklek
Pintu terbuka dan mengecek Karen, Karen meminta dokter untuk pulang karena merasa tidak betah berlama di rumah sakit.
Dokter pun akhirnya menyetujuinya Karen dan David pulang sedangkan Rey yang berada di luar melihat bosnya dan nonanya keluar mengikuti mereka menuju keluar parkiran.
Sepanjang perjalanan David memeluk dari arah samping sampai menuju mobil. Di dalam mobil menarik tangan dengan lembut kemudian memeluk dari samping dan tangan satunya mengelus - ngelus kepala Karen sambil mengecup kening Karen.
Di dalam perjalanan tidak ada suara sibuk dengan pikiran masing - masing. Hingga beberapa saat kemudian.
Ke rumah sakit xxxx
Kamu masih sakit ?
Tidak kakakku habis operasi dan operasinya berhasil.
Syukurlah
Sayang, mobilku bagaimana ?
__ADS_1
Nanti bodyguard bawa ke rumah sakit, kamu jaga kesehatan dan anak kita makan yang banyak ya ?
Iya kebetulan aku makan dengan lahap tidak pernah mual dan muntah - muntah
Ya iyalah Daddy yang mengalaminya
Maksudmu ? tanyanya bingung
Iya sayang setiap pagi aku mual dan muntah belum lagi pengen makan yang aneh - aneh padahal aku tidak suka kasihan Rey yang direpotkan
Tidak tuan saya tidak repot kok ?
Perasaan tadi ada yang ngadu deh 🙄
Hhehhee... nona hamil selamat ya nona
Makasih Rey
Mobilpun sudah sampai di rumah sakit Karen pun turun dari mobil menuju ke tempat ruangan Bagas.
David dan Rey melanjutkan perjalanan menuju kantor untuk melakukan pekerjaan yang tadi tertunda.
Tuan,
Hmmm..
Apakah nona Karen akan menikah dengan Tuan atau menikah dengan kakaknya ?
__ADS_1
Aku mengatakan padanya untuk mengatakan yang sebenarnya ke kakaknya jika nanti kakaknya menerima Karen hamil tapi kakaknya tidak mau menerima anak kita untuk memberikan padaku karena aku tidak mau mereka samapai menggugurkannya karena aku akan merawatnya dengan kasih sayang seperti aku sangat sayang padanya dan aku rela mereka menikah tapi jika seandainya dia tidak mau menikah dengan Karen untuk menemui aku, pintu hatiku selalu terbuka untuknya.
Rey hanya bisa diam dan berharap ada keajaiban agar kakaknya Karen menolaknya sehingga bisa menikah dengan tuannya. Terdengar egois tapi kebahagiaan tuannya merupakan kebahagian dirinya.