
1 Hari Sebelum Pernikahan
Hari sudah pagi tapi Karen masih tertidur semenjak kehamilannya Karen enggan bangun pagi. Tidur sambil berselimut menutup wajahnya yang terkena sinar matahari. Karen jarang menutup tirai kamarnya karena itu jika matahari muncul langsung masuk ke kamarnya.
kring kring kring kring
Hp Karen berbunyi, Karen dengan enggan meraba tangannya mencari suara hp nya berada. Suara hpnya pun terhenti Karen pun melanjutkan tidur.
kring kring kring kring
Hp Karen berbunyi kembali, Karen dengan terpaksa membuka matanya dan mendengarkan suaranya untuk dapat menemukan hpnya ternyata ada di balik bantal samping. Setelah di cek ternyata sahabatnya kuliah Karen, Siska
Hallo Sis, tumben telp ada apa ?
Karen hiks ....hiks..... hiks .... hiks ...
Kamu kenapa Sis ?
Kamu bisa tidak datang ke tempatku hiks... hiks... hiks..
Besok aku akan nikah karena itu aku di pingit oleh keluargaku
Jika kamu tidak datang aku terpaksa gantung diri
Jangan lakukan hal seperti itu Sis ? Ingat Tuhan tidak memperbolehkan orang bunuh diri.
Karena itu kumohon datanglah ?
Aku sekarang tinggal di Jakarta
Aku juga di Jakarta hiks.... hiks... hiks...
Berikan alamatmu aku akan ke sana ?
Apartemen Kenanga J**l. xxxxxxx Lantai 4 No 26 No Pin 123456**
Ok aku kesana
Karen pun langsung turun dari tempat tidurnya kemudian mandi. Selesai mandi Karen memakai dres nya dan berdandan setelah selesai Karen membawa tas kecil berisi KTP, Black Card dan Kartu Debit, SIM dan STNK mobil. Karenpun mengambil kunci di nakas kemudian turun ke bawah.
Di bawah sudah ada Adam, Elisabeth dan Bagas mereka sedang menuju meja makan.
Mereka bertiga terkejut melihat Karen terlihat rapih.
Mau kemana tanya Bagas curiga
Sahabatku Siska tadi menelephone, aku disuruh kesana sekarang ?
Besok kan kalian berdua akan menikah tidak baik jika kalian pergi ? Kamu juga Bagas kamu juga tidak boleh pergi. Mommy tidak setuju ya kamu Karen dan Bagas hari ini nurut kata Mommy. Jika kalian sudah menikah terserah kalian mau pergi kemana Mommy tidak akan marah.
Mommy, Bagas hari ini ada janji temu klien penting nanti siang sudah pulang
Mommy, Karen minta maaf Karen harus pergi kalau tidak Karen takut teman Karen akan gantung diri
__ADS_1
Apa jawab mereka serempak
Maaf Mom, Dad dan kak Bagas Karen pergi dulu ya bye
Karen pun pergi mengendarai mobil menuju Aparteman Kenanga tempat Siska, dalam perjalanan Karen berdoa agar Siska tidak melakukan tindakan bodoh.
Karen kini sudah sampai di Apartemen Kenanga tempat Siska berada. Karen memencet tombol setelah agak lama lift pun terbuka kemudian masuk ke dalam menekan tombol tutup kemudian menekan tombol lantai 4.
ting
Pintu lift terbuka, Karen pun keluar dari lift dan mencari nomer 26 setelah menemukan nomernya Karen memasukan no pin 123456 Karen membuka pintunya. Karen melihat sekeling apartemennya berantakan, Karen masuk ke dalam menyalakan saklar terlihat berdiri di atas kursi sambil memegang tali tambang yang di gantung.
Siska jangan lakukan itu Karen setengah berlari membuat perutnya kram, Karen berusaha menahan rasa sakit itu.
Siska menengok suara Karen, Karen melihat Siska terlihat muka dan rambutnya kusut. Karen memeluk pinggang Siska karena Siska naik ke kursi karena itu membuatnya tinggi dan menurunkannya.
Turun Sis
Siska menurut, diapun turun dari kursi dan memeluk Karen dan Karen pun membalas pelukan Siska.
Setelah mulai tenang Karen melepaskan pelukannya dan menuntunnya di kamar Siska.
Duduklah Sis
Siska diam tanpa suara hanya tangisan
hiks hiks hiks hiks hiks
Ada apa Sis ?
A.. ku... hiks a..kan hiks... me... hiks.. nikah hiks.. ta... hiks... pi... hiks... man.. tanku hiks.. menga.. camku hiks... hiks ... hiks..
Kenapa mantanmu mengancammu ?
Ji...ka a..ku me... nikah dia akan.... sebar....kan ...video per... cin.. taan... ku..... de...ngannya hiks hiks hiks
Bukannya seharusnya kamu sudah menikah dengan Daren
Sebenarnya... hiks..... sebelum ... hiks.. dengan... hiks.... Daren aku bersama Yuda
Jadi Yuda itu yang mengancammu ?
Iya, Gara - gara hiks... hiks... Yuda aku tidak jadi menikah dengan Daren karena Yuda mengacamku terus dia sering meminta aku duit setelah berapa kali akhirnya aku sudah tidak ada duit lagi hiks.. dan video tersebut dikirim Yuda ke Daren pernikahan tinggal sehari jadi kandas hiks... hiks... sekarang aku bertemu dengan orang yang baik aku sangat mencintainya dan akan menikah tapi hiks... hiks dia mengancamku lagi. Lebih baik aku mati, aku ingin menikah keluarga selalu mendesakku jika aku menolak ayahku mencambuknya tapi gimana mau menikah jika Yuda selalu mengganggu hidupku terus. Lebih baik aku mati saja
Jangan Sis aku akan membantumu, telephonekan Yuda
Siska pun menelepon Yuda kemudian diberikan oleh Karen
Hallo sayangku
Saya temannya siska dasar cowok brengsek sukanya morotin teman saya
Pekerjaan yang sangat menyenangkan morotin cewe - cewe hahahhahaa.. tawa jahat pria itu
__ADS_1
Saya minta video aslinya tidak ada copyan lagi
Boleh tapi bayar
Berapa saya bayar 200,000,000
Kamu gila itu pemerasan
Saya tidak perduli, jika tidak mau silahkan temanmu akan sedih karena tidak bisa nikah - nikah hahahahaha...
Baik, dimana kita ketemu ?
Di cafe xxxxx
Ok aku akan segera ke sana tapi saya uang saya dulu
Ok, nona saya akan senang hati menunggu hahahaaa..
tut tut tut tut
Handphone pun dimatikan
Gimana Ren ?
Kamu tenang ya dan istirahat aku akan membantumu, aku akan menemui Yuda dan mengambil flashdisknya
Karen pun pergi ke bank untuk mengambil uang 200,000,000 untuk diberikan ke Yuda. Karen tidak habis pikir ada ya di dunia ini cowo yang tega memanfaatkan kelemahan wanita.
Kalau jadi aku mendingan pergi sejauh mungkin tempat pelosok atau memberitahukan kekasihku yang sebenarnya kalau tidak mau ya cari lagi. Rugi banget ngasih ke cowo itu. Aish pusing mau aku tidak bantu dia gantung diri yang ada aku tambah dosa kalau bantu apa yang akan kukatakan pada Bagas Karen mengoceh sendiri di mobil.
Karen sudah sampai di bank dan langsung menemui manager keuangan.
Siang Mba, saya mau bertemu manager keuangan
Ada apa ya ?
Saya mau tarik tunai kartu kredit tanpa limit Rp. 200,000,000
Baik tunggu sebentar ya
Setelah menunggu lama
Silahkan Mba ikut saya
Karenpun mengikuti wanita masuk ke ruangan manager keuangan
Silahkan duduk
Manager tersebut tersenyum dengan ramah
Apa yang bisa saya bantu Nona ?
Saya mau tarik tunai Rp. 200,000,000 menggunakan black card
__ADS_1