Cinta Pertama Psychopath

Cinta Pertama Psychopath
Pertemuan David dan Karen 2


__ADS_3

Sepulang dari restoran Karen pergi ke supermaket membeli bahan makanan setelah selesai Karen pulang menuju perjalanan.


Di dalam perjalanan pulang terjadi kemacetan Karen turun melihat apa yang terjadi, ternya ada kecelakaan seorang gadis tergelak di tengah jalan orang - orang hanya menonton, ada yang foto korbannya dan ada juga di bikin video buat bikin status.


Karen mendekati korbannya kemudian mengecek denyut nadinya, masih hidup kemudian meminta orang - orang untuk membantu untuk dimasukkan ke mobilnya supaya segera di bawa ke rumah sakit terdekat.


Banyak orang yang memuji perbuatannya yang perduli terhadap sesama, begitu pula David dan Rey melihat itu sangat terkejut.


Tuan, bukankah itu Nona Karen yang tadi makan bareng kita


Hmmm ( selain cantik, baik juga.. sambil tersenyum )


Rey melihat di spion terkejut melihat Tuannya tersenyum karena sudah lama sekali Tuannya tidak pernah tersenyum.


Tuan, suka sama Nona Karen


Ya.. ( tak sadar mengucapkan kata itu) Tidak, siapa yang suka


Tuan, saya tahu Tuan pasti suka dari memandangnya saya tahu


Iya Rey, dari awal saya bertemu di restoran tadi saya suka tapi saya berusaha untuk tidak menyukainya, kamu tahukan Rey banyak musuh yang ingin membunuhku apalagi kita psychophat saya takut untuk melukainya.


Kalau jodoh tidak akan kemana Tuan


Hmm..

__ADS_1


Merekapun pulang menuju mansion yang ada di Australia rencana dua hari lagi mereka akan kembali ke Indonesia.


Dalam perjalanan David menerima telp dari perawat yang mengurus Daddynya kalau jantungnya kambuh. David dan Rey memutar balik arah menuju rumah sakit.


...Rumah Sakit...


Karen sudah sampai di rumah sakit, korban langsung dibawa ke ugd, Karen pergi menuju ke bagian administrasi dan membayar biaya perawatan korban kebetulan tas korban dibawa Karen jadi bisa mengisi data lengkap korban.


Sambil menunggu di ugd Karen mencari di tas gadis tersebut untuk menghubungi keluarganya. Di dalam tas ada hp kemudian Karen menghubungi keluarga korban.


Satu jam kemudian ada sepasang suami istri datang menuju ke arah Karen


Nona, apakah tadi anda menelephone?apakah anda yang menabrak anak saya? gimana keadaan anak saya? tanya ibunya


Terima kasih Nona, semoga Tuhan membalas kebaikan Nona jawab serempak orangtua korban.


Karena sudah ada keluarganya Karen pamit untuk pulang dan mengatakan sudah membayar biaya perawatan termasuk biaya inap, orangtuanya mengganti uang tersebut dengan cara di cicil tapi Karen menolak karena tulus menolongnya. Mereka mengucapkan terima kasih sambil berlutut tapi Karen langsung mengajaknya berdiri kemudian Karen pergi.


Kejadian tersebut tidak luput dari perhatian David dan Rey. Kagum dengan kebaikan Karen yang menolong tanpa pamrih. Ya, David dan Rey kebetulan bertemu di rumah sakit, mereka tadi menunggu ayahnya David di ugd. Karen melewati mereka jalan lurus tidak memperhatikan mereka sedangkan David dan Rey melihatnya.


Apartemen Karen


Singkat cerita Karen sudah sampai di apartemen. Mandi dan istirahat karena badannya letih seharian pergi membuatnya mudah tidur.


Sore harinya Karen bangun turun ke dapur dan memasak untuk makan malam sudah selesai Karen mandi setelah itu menonton televisi, jam 6 malam Karen makan selesai makan Karen membaca buku kedokteran rencana mau ambil spesialis jantung.

__ADS_1


Haripun berganti tidak terasa waktunya kuliah, Karen berangkat pagi karena jadwal pagi jurusan bisnis malam baru kedokteran.


Kampus


Karen masuk ke kelas karena jadwal belum mulai, Karen berkenalan dengan teman - teman kampusnya kebetulan ada orang Indonesia juga mereka sangat akrab dan menjadikan sahabat Siska dan Daren.


Belpun berbunyi mereka mengikuti mata pelajaran yang diberikan dosen, setelah materi pertama selesai merekapun keluar untuk istirahat menuju kantin.


Ren, Sis mau makan apa hari ini saya yang traktir ya kebetulan hari ini saya gajian


Asyik, saya terserah apa saja ikutin kamu aja Ren satu menu dan satu minuman kata Karen


Kalau saya 3 menu ya sama minumannya 2 hehehe.. mumpung dibayarin hahahaha...


Apa.. tidak salah jawab mereka berdua dengan serempak


Hehe.. maklum tadi belum sempat sarapan ( kenapa sih gitu aja ribet kalau niat traktir ya ngga usah komen😏) kalau tidak rela tidak jadi deh


Jangan donk Sis, kita tadi kaget aja, maaf ya? kata Karen


Iya Sis, jangan marah ya nanti cantiknya ilang lho


Siska tersenyum malu, dari awal mula kenalan Siska memang menyukai Daren tapi Daren menyukai Karen tapi tidak berani mengatakan takut persahabatannya menjadi renggang karena itu menunggu waktu yang tepat untuk mengatakannya.


Selesai makan merekapun masuk ke kampus untuk melanjutkan materi kuliah dan tidak terasa waktu sudah berlalu merekapun pulang menuju masing - masing rumah.

__ADS_1


__ADS_2