
Pagi hari Karen mulai membuka matanya terlihat David masih tertidur sambil memeluk dirinya. Wajah yang sangat tampan, mukanya putih bersih tanpa cacat, alis mata tebal, hidung mancung dan bibir yang seksi.
Sudah puas memandangi wajah tampanku sayang ? suara David yang serak khas oang bangun tidur namun matanya masih memejam.
Belum puas Sayang wajahmu semakin tampan sayang. Tolong lepaskan pelukannya aku ingin pergi ke kamar mandi
Sebentar lagi sayang, biarkan seperti ini dulu
Baiklah
Karen membiarkan David memeluknya hingga beberapa saat David mulai melepaskan pelukannya dan mulai membuka matanya.
cup
David mengecup bibir Karen dengan senyum, Karen hanya tersenyum sambil memandangnya.
Selamat pagi sayang
Pagi, sayang aku mau mandi dulu ya
cup
Karen langsung turun dan masuk ke kamar mandi untuk menyikat gigi dan mencuci muka.
ceklek
Karen membuka kamar mandi, David masih tertidur dengan pulas Karen perlahan membuka pintu dan menutupnya.
Karen membuka kulkas hanya ada cabe merah, bawang merah dan bawang putih kupas, daun bawang,kol dan telur. Karen melihat masih ada beras. Karen mengeluarkan isi dalam kulkas untuk membuat nasi goreng. Sebelumnya mengambil beras kemudian di cucinya kemudian di masak menggunakan rice cooker kemudian mengulek bumbu setelah beres bumbu tersebut di tumis tak lama kemudian memasukkan nasi yang sudah matang beserta sayuran kol dan kecap. Jadilah nasi goreng kesukaan Karen dan David. Tidak lupa membuat 4 telur mata sapi semua dihidangkan di atas meja minimalis.
Ting nong
Suara bel berbunyi, Karen bingung siapa tamu yang datang karena tidak ada yang tahu kecuali sahabatnya Sandra dan sekarang David lalu siapa yang datang ?
ceklek
Karen membuka pintu dan terkejut melihat Rey berdiri di depan pintu sambil tersenyum
Pagi nona Karen
Pagi kak Rey, silahkan masuk ?
Ini nona tolong berikan kepada tuan David
Rey memberi bungkusan paper bag
Terima kasih kak Rey, sudah makan ?
Sudah nona, terima kasih
kriuk kriuk kriuk
Bunyi suara perut Rey, Karen hanya tersenyum menahan tawa sedangkan Rey menggaruk kepalanya.
Duduklah di meja makan kak Rey kebetulan aku sudah selesai masak nasi goreng lumayan banyak
Maaf nona ngerepotin
Santai saja kak Rey sambil menahan senyum
Nona, Tuan kemana kok tidak keliatan tanya Rey sambil celingak celinguk mencari keberadaan tuannya.
Oh ya dia masih tidur, aku ke atas dulu ya kak Rey, silahkan duduk kak Rey
Terima kasih nona
Karen tersenyum, Karen mengambil paper bag yang tadi diberikan oleh Rey kemudian naik ke lantai dua menuju kamarnya. Terdengar suara gemericik air, Karen menaruh paper bag di sofa kemudian merapihkan tempat tidurnya.
Selesai membereskan Karen turun menemui Rey. Karen duduk di meja makan menemani Rey sambil menunggu David.
Rey dan Karen berbicara sambil bercanda dan tertawa menceritakan tentang David yang lagj mengidam aneh - aneh.
__ADS_1
David turun sambil tersenyum melihat Karen dan Rey.
Masak apa sayang ?
Nasi goreng, duduklah... aku mandi dulu kalau Mas David dan kak Rey lapar makanlah duluan. Maaf aku tinggal sebentar
Karen pun naik ke atas menuju kamarnya ke atas untuk melakukan ritual mandi.
Di lantai satu David duduk berhadapan dengan asistennya Rey.
Tuan
Iya Rey
Sepertinya tuan terlihat lebih bahagia
Iya Rey bersama Karen aku merasa sangat bahagia apalagi ada anak kembar buah cinta kasih aku dan Karen, tapi...
Apakah kakaknya sudah tahu dan tidak mau melepaskannya ?
Benar Rey padahal waktu itu aku berharap dia mau melepaskan tapi ternyata tidak
Tuan yang sabar ya, apakah nona Karen dan kakaknya mau menerima anak kalian berdua ?
Tidak tahu Rey hari ini keputusannya, saya masih sangat berharap kakaknya membatalkan pernikahannya agar aku bisa menikah dengan Karen
Semoga saja tuan
tap
tap
tap
tap
tap
Karen duduk di meja makan sebelah David.
Kok belum makan ?
Menunggumu sayang
Lho kenapa ?
Lebih enak makan bersama
Karen tersenyum dan menyendok nasi goreng ke piring David dan telur ceplok diberikan ke David.
Ini sayang piringnya, silahkan di makan?
Terima kasih sayang
Karen tersenyum dan menyendok nasi goreng ke piring Rey dan telur ceplok diberikan ke Rey.
Kak Rey silahkan di makan?
Terima kasih nona
Karen tersenyum dan mengambil buat dirinya. Mereka berdoa kemudian memakannya tanpa bersuara hanya dentingan sendok dan piring.
Selesai makan Karen membereskan peralatan makan dan mencucinya sedangkan David dan Rey duduk di ruang tamu mengerjakan tugas kantor.
Karen menghampiri mereka.
Hari berangkat ke rumah sakit jam berapa sayang ?
Sebentar lagi, Mas David dan kak Rey pergi ke kantor yang di Jakarta atau ke cabang lain ?
Kami pergi ke cabang hari ini, mas antar ya? kita berangkat sekarang.
__ADS_1
Mereka berangkat bersama, Karen mengunci pintu apartemen dan menyimpannya di bawah pot bunga.
Mobil melaju ke rumah sakit, sampai di depan lobby Karen hendak turun dari mobil tapi tangannya di tahan David.
cup
David mengecup bibir Karen sekilas.
Cup
David mengecup perut dan mengelus perut Karen
Anak - anak Daddy jangan ****nakal**** kasihan Mommy ya ?
Karen sangat terharu perlakuan David padanya rasanya ingin menangis dan memeluk David tapi di tahan.
Karen hanya tersenyum kemudian keluar dari mobil dan berdiri menunggu mobil itu pergi.
Hati - hati di jalan
Ok jawab mereka serempak
Karen masuk ke dalam ruangan Bagas untuk menerima keputusannya. Karen sudah pasrah yang penting Karen akan mempertahan anak - anak di dalam kandungannya.
ceklek
Karen masuk ke dalam ruangan vvip Bagas, Karen melihat Bagas sedang duduk di kursi roda sambil memandang pemandangan di jendela. Bagas menengok kepalanya melihat Karen sambil tersenyum.
Duduklah di sebelahku pinta Bagas
Baik
Karen duduk di kursi kosong sebelah Bagas
Aku menerimamu dan juga anakmu sebulan lagi kita akan menikah, semua akan disiapkan oleh Daddy dan Mommy, kita hanya fighting pakaian pengantin. Selama sebulan kamu tidak boleh pergi kemanapun, handphonemu kakak sita berikut black card
Tapi kak
Tidak menerima penolakan dan ini sudah menjadi keputusan kakak
Baiklah pasrah Karen
Sekarang berikan semuanya ke kakak
Karen memberikan hp dan membuka tasnya dan memberikan black card ke Bagas, Bagas melihat masih ada kartu lain di donpet Karen.
Oh ternyata masih ada kartu yang lain berikan semuanya padaku termasuk uang yang di dompet hanya kartu identitas
Karen hanya pasrah memberikan semuanya ke Bagas kecuali kartu identitas Karen. Karen bersyukur black card milik, hp dan sejumlah uang yang diberikan oleh David di simpan di apartemen pribadinya.
Oh ya kunci mobilnya mana ?
Karen membuka tasnya kembali dan memberikan kunci mobilnya.
Jika kamu ingin pergi akan diantar olehku atau sopir keluarga
Baik kak, apa ada lagi ?
Oh ada sebelum hari pernikahan kamu harus bisa membuatku berjalan katanya kamu belajar di Korea selain bisa mengoperasi wajah juga bisa membuat orang lumpuh berjalan, lakukan itu padaku
Baik kak, apa ada yang lain ?
Tidak ada, pergilah ke taman rumah sakit jangan keluar dari rumah sakit aku ingin sendiri. Di rumah sakit ini banyak cctv aku bisa tahu apa saja yang kamu lakukan ucapnya dingin
Baik kak
Bagas membuka kotak yang ada di kursi roda dan menaruh semuanya di dalam kotak tersebut sedangkan Karen keluar ruangan untuk menghilangkan rasa sesak dihatinya.
Bagas melihat Karen berjalan mendekati pintu membukanya hingga menutup pintu.
( aku kecewa padamu, aku melihat pria itu menciummu dan mencium perutmu dan kamu melambaikan tanganmu, aku tahu pasti pria itu ayah dari anak - anakmu. Aku sengaja melakukan ini semua agar kamu melupakan pria itu dengan cara seperti ini supaya tidak ada lagi akses untuk berkomunikasi. Aku sangat mencintaimu dan aku tidak rela milikku diambil orang lain walau kamu sudah tidak virgin aku masih mencintaimu batin Bagas )
__ADS_1