Cinta Pertama Psychopath

Cinta Pertama Psychopath
Bayi Kembar Karen


__ADS_3

David memeluk Karen sambil menangis kemudian mengangkat tubuh Karen yang sudah mulai melemah. Rey langsung membuka mobil untuk tuannya kemudian diapun masuk ke dalam mobil melaju dengan kencang ke rumah sakit terdekat diikuti ole Dennis beserta anak buahnya.


Sampai di rumah sakit David keluar dan menggendong Karen ke bagian ugd. David dan Rey menunggu di ruang ugd disusul oleh Dennis duduk di samping David.


Tatapan tajam dan kebencian David terhadap Dennis sahabat sekaligus musuhnya sejak lama. Karena permohonan Karen membuat David dan Rey berusaha menahan dirinya.


Seorang perawat keluar dari ruangan ugd.


Suami pasien ?


Ya kami jawab mereka serempak, merekapun saling memandang dengan tatapan tajam.


Suster bingung dengan jawaban 2 lelaki tampan.


Saya suster, saya suaminya saya yang menghamilinya bukan laki - laki ini sambil menunjuk Dennis Gimana keadaan istri saya sus ? tanya David kuatir


Istri Bapak harus di oprasi karena kondisi istri Bapak kritis hal ini membahayakan janinnya, istri bapak kehilangan banyak darah tapi untunglah persediaan darah masih banyak jadi tidak perlu kuatir, peluru di dalam punggung istri bapak sudah diambil untunglah tidak mengenai jantung


Baik sus lakukan yang terbaik untuk istri saya ucap David


Suster meminta David untuk mengisi formulir kesediaan istrinya dioperasi kemudian suster itupun masuk ke dalam ugd kembali.


David tubuhnya masih terasa lemas dan hampir limbung untunglah Rey dan Dennis melihatnya dan membawanya masuk ke dalam ruang perawatan.


Dennis masih menunggu di ruang ugd hatinya sangat sedih melihat orang yang dicintainya terluka gara - gara dirinya ditambah lagi fakta yang mengejutkan kekasih Karen ternyata sahabat sekaligus musuh buyutnya. Haruskah Dennis mengakhiri permusuhan mereka sesuai permintaan Karen, sangat sulit baginya untuk melakukan itu.


David dirawat intensif ditemani Rey, Rey mencoba menghubungi Sandra sahabat Karen, panggilan pertama tidak diangkat dan panggilan ke dua barulah di angkat.


Hallo sayang lagi dimana ? tanya Sandra


Sayang, kamu bisa datang ke kota xxx sekarang Nona Karen berada di rumah sakit xxxx sahabatmu nona Karen sudah ditemukan tapi jangan bilang ke siapapun jika ditanya orang lain bilang saja lagi mencari proyek untuk membuka cabang restoran baru


Ok, besok pagi aku berangkat dengan penerbangan pertama, sahabatku baik - baik sajakan ?


Nona Karen koma, Sayang Hati - hati


Ok


tut tut tut tut tut tut

__ADS_1


Panggilan terputus. Rey melihat tuannya sedang tertidur karena pengaruh obat yang diberikan oleh dokter. Rey pun juga sudah diobati oleh perawat kemudian Rey keluar menunggu nona Karen.


Rey keluar dan menunggu Nona Karen, Rey masih masih melihat Dennis masih menunggu. Rey duduk di samping Dennis dan Dennis hanya melirik sinis.


Terdengar suara 2 bayi saling menangis bersahut sahutan dan 2 orang perawat keluar membawa bayi anak dari David dan Karen. Rey dan Dennis menghampiri untuk melihatnya dan ingin menggendongnya tapi salah seorang suster melarangnya karena 2 bayinya belum dibersihkan.


Setelah agak lama perawat mendorong brangker milik Karen untuk di bawa ruang ICU karena Karen masih koma.


Dennis meminta ijin Rey untuk melihat kondisi Karen, Rey hanya menganggukkan kepalanya.


Dennis masuk ke dalam ruangan icu yang sebelumnya Dennis memakai baju yang sudah disteril. Dennis berjalan menuju tempat ranjang dimana Karen terbaring.


Dennis melihat pemandangan tersebut membuatnya sedih hidung dan mulut Karen ditutupi alat bantu pernapasan dan ada selang infus di tangan Karen. Dennis memegang tangan Karen yang tidak kena infus.


Karen, jika keinginanmu supaya kami bisa berdamai bangunlah aku akan menurutinya. Aku juga sebenarnya lelah terlalu lama menyimpan dendam. Sadarlah apakah kamu tidak ingin melihat 2 anak kembarmu yang lucu - lucu ?


Karen terdiam dan masih setia memejamkan matanya. Hanya air matanya keluar, Dennis yang melihatnya menghapus dengan 2 ibu jarinya.


Dennis menangis orang yang dicintainya terbaring lemah. Dennis mengingat kembali dimana selama 8 bulan kurang mengenal Karen hidupnya lebih berwarna, sifat arogant nya perlahan mulai hilang dan selama mengenal Karen Dennis sudah bisa tersenyum kembali. Begitu banyak perubahan yang dibawa oleh Karen.


Setelah agak lama Dennis keluar dan menunggu di luar ruangan icu. Rey pun ikut masuk ke dalam melihat nonanya.


Karen terdiam dan masih setia memejamkan matanya. Hanya air matanya keluar, Rey yang melihatnya menghapus dengan 2 ibu jarinya. Hatinya sedih melihat nonanya yang baik hatinya mengalami koma.


Rey pun keluar dan berjalan melewati Dennis, Rey masuk ke dalam ruangan David untuk melihat kondisinya. David sudah sadar dan melihat Rey asisten yang sangat setia padanya.


Rey, gimana Karen ?


Nona Karen di ruang icu tuan, tuan bagaimana sudah lebih baik ?


Lumayan Rey, Rey ?


Iya tuan


Antarkan saya ke ruangan Karen pinta David


Baik tuan


Rey pun mengambil kursi roda dan memapah tubuh David ke kursi dorong sedangkan David memegang infus.

__ADS_1


David masuk ke dalam ruangan icu dan melihat Karen tertidur sangat damai walau agak pucat wajahnya tapi aura kecantikannya selalu terpancar di wajahnya. David memegang tangan Karen dan mengecup punggung tangan Karen kemudian mengecup keningnya.


Sayang bangunlah, mas sangat senang melihatmu kembali keinginan Mas untuk menikah denganmu sungguh mas tidak sabar, mas ingin menghabiskan waktu bersamamu dan anak - anak kita. Sayang, kita belum melihat anak kita, sayang sadarlah agar kita bersama melihat anak - anak kita


David berdiri dan membisikkan ke telinga Karen


I Love You So Much


cup


David mengecup kembali kening Karen dan beranjak keluar tapi ketika tangan yang menggenggam tangan Karen hendak di lepas tapi tidak bisa Karen menahan tangan David agar jangan dilepas, David terkejut dan menatap wajah Karen yang masih setia menutup kemudian beralih ke tangan yang di genggamnya.


David membatalkan niatnya kemudian dengan ide usil David berbisik kembali di telinga Karen berharap Karen terbangun


Sayang kalau kamu kangen cepat buka matanya kalau tidak aku mau melirik perawat cantik dan seksi di rumah sakit


David berusaha melepaskan genggaman erat Karen sambil melihat wajah Karen. Jari jemari Karen mulai bergerak diikuti dua bola Karen mulai perlahan membuka matanya David terkejut dan sangat senang usilannya ternyata mempan


Mas David lirih Karen


Iya sayang, kamu sudah sadar sayang


David memeluk Karen dan mencium seluruh wajah Karen, Karen tersenyum dan merasa geli


Mas David, geli hahaha... auch sakit teriak Karen tertahan


David terkejut dan menghentikannya


Sayang mana yang sakit


Bekas jahitannya sakit sayang, bayi kita mana mas ?


Ada diruangan khusus bayi, aku juga belum melihatnya tadi Mas merasa tubuh mas lemas dan di rawat


Mas baik - baik saja ? Ada yang sakit ?


Mas baik - baik saja, tidak ada yang terluka


Syukurlah aku ikut senang

__ADS_1


__ADS_2