Cinta Pertama Psychopath

Cinta Pertama Psychopath
Dokter Goretti 2


__ADS_3

Karen mulai mengutak atik laptopnya sampai pada akhirnya terlihat anak itu di datangi 2 orang pria berpakaian serba hitam, pria yang pertamanya membekap mulut anak tersebut dan yang satunya menggendongnya agar tidak ambruk.


Mereka berjalan dengan santai menuju lift, orang - orang sekitarnya tidak curiga.


" Tuan suruh anak buah untuk datang ke parkiran!" perintah Karen


Ke tiga pimpinan itupun menelepon para anak buahnya untuk datang ke alamat yang ditunjukkan oleh Karen.


Sedangkan Karen langsung mengambil ponselnya dan menghubungi sahabatnya dokter Goretti.


πŸ“ž Hallo dok ?


πŸ“ž Iya ada apa


πŸ“žPergi sekarang ke parkiran mall xxxx ada anak kecil di culik pakai kaos biru dan celana hitam, ada 2 pelaku pakai pakaian serba hitam


πŸ“žOk


tut tut tut tut


Suara handphone pun terputus


" Maaf tuan, saya harus berangkat ke rumah sakit ada jadwal operasi hari ini. "


" Tapi anakku gimana?" tanya pemilik yang ke tiga?"


* Sekedar info pemilik perusahaan PT Angkasa ada tiga orang bersaudara kakak dan adik. Yang pertama Albert sudah menikah dan mempunyai 2 anak, yang ke dua Betrant sudah menikah dan mempunyai anak 2 dan yang terakhir bernama Charli sudah menikah tapi istrinya sudah meninggal sejak melahirkan anak pertamannya. *


Setelah berpamitan Karen mendekati suaminya.


" Sayang, aku berangkat dulu ya? nanti pulang dari meeting bawain mangga muda, aku tunggu di rumah sakit." bisik Karen


Cup


Karen mengecup bibir David sekilas dan langsung pulang.


David dan orang - orang semua pada melongo apa yang dilakukan oleh Karen. Hanya satu orang yang mengepal tangannya, siapa lagi kalau bukan Bagas.


Mereka semua menonton di layar lebar melihat tayangan langsung.


Tampak di layar seorang perempuan berseragam dokter turun dari motor, berjalan sambil kepalanya tengak tengok mencari seorang anak berpakaian kaos biru dan celana hitam sedangkan 2 penjahat berpakaian serba hitam.


Setelah lama mencari wanita itu menemukannya dan memukul dua pria itu serangan demi serangan wanita itu lakukan dan akhirnya menang.


Wanita itu duduk di kursi yang disediakan oleh mall. Memeriksa denyut nadinya dan memberikan sesuatu ke mulutnya dan anak itu tersadar kemudian wanita itu memeluknya sambil mengusap punggungnya.


Para bodyguard sudah datang dan sudah menangkap dua penjahat tersebut kemudian wanita itu tidak memberikan anak kecil itu malah menelephone entah siapa yang di telephone.


Ponsel David berdering, David melihat nomer tidak di kenal, David menggeser tombol warna hijau.


πŸ“ž Hallo


πŸ“ž Maaf tuan, saya dokter Goretti temannya Karen, tuan bisa lihat tangan saya melambai di kamera cctv


πŸ“ž Ya saya melihat, saya hanya ingin bertanya apakah para bodyguard ini suruhan ayah anak ini

__ADS_1


πŸ“žSebentar


" Mr Charli, apakah mereka yang di layar itu bodyguard tuan ?" tanya David


" Iya benar, katakan padanya berikan anak saya pada bodyguard saya." pinta Charli


"Ok." jawab David


πŸ“ž Berikan pada bodyguardnya


πŸ“ž Ok, saya juga mau langsung ke rumah sakit, bye


tut tut tut


Wanita itu ternyata dokter Goretti sahabat Karen. Goretti memberikan ke salah satu bodyguard tersebut dan Goretti pun naik ke motor dan melajukan motornya.


" Mr. David sekali lagi terima kasih untuk istri anda, istri anda sangat hebat! kalau boleh tahu istri anda lulusan apa ya? kok keahliannya sangat banyak?" tanya Charli bingung


David tersenyum mendengar pujian untuk istrinya.


" Istri saya waktu kuliah ambil dua jurusan dokter dan bisnis sebelum wisuda istri saya belajar it karena itu istri saya bisa cepat menemukan anak tuan!" ucap David


" Selain itu apalagi keahliannya?" tanya Charli


" Istri saya menguasai beberapa seni bela diri." ucap David


Orang - orang yang ada disitu terkejut mendengar penuturan David.


" Satu lagi, istri saya kalau menolong orang dengan tulus tidak meminta imbalan, jika ada yang memberikan imbalan maka istri saya memintanya untuk disumbangkan ke panti asuhan atau ke orang yang tidak mampu, begitupula dengan sahabat istri saya yaitu Sandra yang berada di samping kiri saya dan dokter Goretti yang tadi ada di layar yang kita tonton. " ucap David


Mereka sangat kagum terhadap Karen yang memiliki jiwa sosial yang tinggi karena jarang ada wanita seperti itu. Biasanya para wanita lebih sering berfoya - foya menghabiskan uang para suaminya.


Ada rasa penyesalan di hati Bagas, dia ingat dulu Karen dengan tulusnya merawat dirinya. Wajah yang rusak kini kembali tampan dan dulu dia lumpuh Karen menyembuhkan dan sekarang bisa berjalan dengan bebas.


Karen tidak pernah mengeluh selalu tersenyum dengan tulus. Bagas sangat dan sangat menyesal gara - gara wanita ular itu membuatnya menjadi buta.


Bagas akan tetap mencari wanita itu dan akan menyiksanya sampai dia memohon minta di bunuh.


tok tok tok tok


Suara pintu meeting di ketuk, Mr. Charli berjalan membuka pintu dan melihat anak semata wayangnya tidak ada yang terluka.


Mr. Charli memeluk dan menciumnya putra kesayangannya.


Meeting pun diundur dan dilanjutkan besok, mereka meminta maaf atas kejadian dua hari yang berturut - turut tersebut.


David dan Rey serta Sandra berjalan berdampingan sambil mencari pesanan Karen mangga muda.


Setelah menemukannya mereka bertiga menuju ke rumah sakit sekalian memeriksa kandungan Sandra.


Rey dan Sandra pergi ke dokter kandungan sedangkan David menuju ke ruangan istrinya praktek.


" Sayang, ini mas sudah bawa mangga muda!"


" Terima kasih sayang." ucap Karen

__ADS_1


Karen pun mengambil piring kertas yang selalu disimpan di dalam laci kemudian mengambil mangga muda dan pisau yang sudah disiapkan oleh David dan mulai memotongnya.


" Jangan sayang, biar mas saja yang memotong mangganya." pinta David


David mengambil pisau yang di pegang oleh Karen kemudian memotongnya. Karen langsung memakan mangga muda itu dengan lahap.


" Sayang, mangga itu bukankah sangat asam?" tanya David bingung


" Ah ngga! enak kok coba deh!" perintah Karen sambil menyodorkan mangganya.


David dengan ragu menerima suapan dari Karen dan langsung memuntahkannya karena asamnya.


" Sayang, asam Mas tidak kuat kalau makan asam, Sayang apakah kamu hamil lagi?" tanya David


Karen pun mulai mengingat kapan dirinya terakhir datang bulan.


" Sepertinya iya Sayang, coba sayang tolong beliin testpack di apotik?" pinta Karen


David yang sudah memotong mangga langsung keluar untuk membeli testpack. Tidak berapa lama David pun sudah kembali.


" Sayang, ini alat testpacknya coba di cek dulu?" pinta David sambil menyerahkan alat testpacknya ke Karen.


" Ok." Karenpun mengambilnya dan pergi ke kamar mandi.


Tidak berapa lama Karen keluar dari kamar mandi.


" Sayang, aku HAMIL!!! seru Karen


" Apa? Puji Tuhan, mas sangat senang sekali."


David berdiri dan langsung memeluk istrinya.


" Terima kasih sayang, Mas bahagia sekali."


" Sayang, bolehkah Mas minta ? berhentilah menjadi dokter? Mas ingin kamu mengurus anak - anak kita, bolehkah?" pinta David


" Iya sayang, aku akan turuti semua keinginanmu, tapi beri aku waktu seminggu untuk keluar sambil mencari penggantiku."


"Ok. Terima kasih sayang, kamu selalu menuruti semua keinginan Mas."


" Sayang, seminggu lagi ada acara perayaan ulang tahun rumah sakit ini, rencana acara perayaan di kapal pesiar pemilik rumah sakit."


" Ikut saja, kan ini juga kamu terakhir tidak bekerja sebagai dokter." Ucap David


" Terima kasih sayang, Mas selalu ngertiin aku." ucap Karen tulus


" Mas tahu, kamupun sebenarnya ingin ikutkan? kamu saja selalu mengikuti keinginanku kenapa aku tidak?


" Sekali lagi terima kasih sayang."


Setelah berbincang agak lama, Karen dan David keluar ruangan untuk mengecek kehamilan Karen.


Singkat cerita, Karen sudah di cek kandungannya usianya baru 6 minggu janinnya kuat. Karen dan David sangat bahagia mendengarnya.


Merekapun pulang bersama menuju mansion.

__ADS_1


__ADS_2