Cinta Pertama Psychopath

Cinta Pertama Psychopath
Karen Tersadar


__ADS_3

David duduk di ranjang, memperhatikan Karen yang sedang berbaring.


Sayang bangunlah, Mas kangen sudah lama kita bertemu denganmu? apakah kamu tidak merindukanku?


cup


cup


cup


cup


David mencium kening, pipi kanan dan kiri terakhir bibir yang sudah menjadi candunya.


Jari jemari Karen dan David saling bertautan, mencium punggung tangan kekasihnya dan tidak terasa David mengeluarkan airmata berharap agar kekasihnya terbangun.


Tetesan airmata David jatuh mengenai tangan Karen. Karen meremas tangan David tapi David belum menyadarinya karena pikirannya melayang jauh mengingat awal pertemuan dengan Karen, Karen perlahan mulai membuka matanya dengan tatapan sayu melihat David sedangkan memejamkan mata sambil menempelkan tangan Karen dan David yang disatukan.


Sayang lirih Karen


Sayang ulang Karen


David terkejut dan melihat Karen, David bahagia dan memeluknya.


Sayang, kamu sudah sadar? Terima kasih Tuhan. Adakah yang sakit sayang?


Tidak ada sayang, Sayang gimana sudah sehat? adakah yang sakit?


Tidak ada sayang? kenapa kamu melakukan itu kalau terjadi denganmu aku tidak bisa memaafkan diriku.


Karena aku sayang padamu aku tidak ingin orang yang kucintai terluka


David hanya tersenyum dan memandang wajah Karen, kekasih yang selalu dirindukannya. Memandang kening, mata, hidung dan bibir. David memajukan mukanya mendekatkan mukanya ke wajah kekasihnya.


cup


Awal ciuman yang biasa menjadi ********n kemudian turun ke leher sambil David meremas gunung kembar milik kekasihnya desahan keluar dari mulut kekasihnya.


Sayang, kumohon berhenti aku takut tidak bisa menahan gairahku

__ADS_1


Aku sudah tidak tahan sayang lihatlah David memegang tangan Karen dan ditaruh dibawah perut David. Adiknya sudah mulai tegang.


Sabar ya sayang nanti kalau ada orang datang bahaya inikan rumah sakit


Baiklah, aku mau ke kamar mandi mau menidurkan adikku dulu tersenyum kecut


Karen hanya tersenyum melihat tingkah laku kekasihnya. David melangkah menuju ke kamar mandi. Karen hanya memandang dengan sendu.


sayang, maafkan aku... aku tidak tega dan tidak sanggup untuk mengatakan kalau aku akan menikahi pria lain


ceklek


Pintu terbuka, setelah mandi David merasa segar dan memandangi wajah Karen sambil tersenyum.


Sayang, aku panggil dokter ya? biar mengecek apakah ada yang sakit


Ok


David memencet bel kemudian dokterpun masuk setelah di cek hasilnya sangat bagus.


Hasilnya bagusnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Sore ini boleh pulang


Terima kasih ucap mereka berdua


Sayang nanti pulangnya tinggal sama aku ya?


Terus gimana dengan sahabatku?


Sahabatmu sudah pulang ketika kamu lagi koma dan meminta Mas untuk menjagamu


Kalau aku tinggal bersamamu aku takut terjadi hal yang tidak diinginkan


Tenang saja, mas akan sekuat tenaga menahan gairah Mas


Tapi kalau kita tidak menahan diri gimana?


Ya sudah tidak apa - apa Mas juga akan tanggung jawab


Tapi...

__ADS_1


Tidak ada tapi - tapian , kamu tidak sayang padaku?


Sayang


Ya sudah turuti keinginanku


Baiklah terserah Mas David saja


Jangan cemberut tambah jelek nanti


Ih nyebelin karena gemas Karen mencubit pinggang David


Auch... sakit sayang cubitanmu mirip digigit semut


Biarin, habis Mas senangnya ngeledekin


cup


Maaf ya, tahu tidak Mas kangen makanya setelah ketemu Mas bahagia dan ingin mengusilimu


Karen hanya terdiam dan tidak berani mengeluarkan kata - kata hanya genangan airmata yang ada dipelupuk matanya. Rasa bersalahnya semakin besar.


David terkejut dan menghapus genangan airmata Karen.


Sayang, kamu kenapa, apakah kata - kataku ada yang melukaimu?


Tidak ada sayang


Oh iya sayang, kenapa handphonemu tidak bisa dihubungi?


Handphoneku jatuh di danau sayang ketika bermain di danau


Lain kali berhati - hatilah sayang, mas tidak perduli dengan handphonenya tapi kamu sayang karena kamu lebih berharga dari apapun, mana handphonemu biar Mas simpan nomer barumu. Jadi kalau berjauhan kita bisa saling menghubunginya


Begitulah David tidak pernah bertanya terlalu mendetail. Karen memberikan hpnya ke David. David memasukkan nomornya dan menelepon hpnya David agar David tahu nomer hpnya Karen kemudian menyimpan namanya.


Setelah selesai David mengutak atik hp Karen setelah selesai David memberikannya ke Karen. Karen bersyukur chatting dengan kakaknya sudah dihapus dan waktu itu mengatakan jangan menghubungi dulu agar Karen bisa konsentrasi dan cepat pulang. Sejak itu Bagas sudah tidak menghubungi Karen.


Tidak berasa hari sudah sore merekapun pulang ke mansion David sedangkan Rey sepulang dari bandara langsung ke kantor melanjutkan pekerjaan yang menumpuk.

__ADS_1


Rey sengaja meninggalkan David dan tidak ingin mengganggu. Rey berharap hubungan mereka berdua membaik walau sulit kan tidak salahnya mengharap.


Rey juga sengaja meninggalkan mereka berdua jika memang tidak ditakdirkan bersama setidaknya - tidaknya nonanya bisa mengatasi emosi tuannya jika mengetahui mereka ditakdirnya tidak bersama.


__ADS_2