Cinta Pertama Psychopath

Cinta Pertama Psychopath
END


__ADS_3

Karen yang mendengar suara David yang mulai meninggi dan melihat kepalan tangan David langsung merebutnya, David melotot matanya ke Karen dan Karen tidak mau kalah matanya mendelik membuat David memalingkan wajahnya dan pasrah.


Karena David sudah janji pada dirinya untuk tidak melukai hati istrinya dan juga David sudah bucin.


" Rey, aku Karen? Gimana kabarnya Dennisa?" tanya Karen lembut


Rey pun tanpa ragu menceritakan semua yang telah terjadi selama Karen dan David pergi, tidak ada satupun yang ditutupinya.


Rey berani menceritakan ke Karen karena percaya bisa mengotrol emosi David, mengingat dulu David tidak bisa menahan emosi yang meledak - ledak.


Reypun mengakhiri panggilan telephone dan menyiapkan segala kepulangan mereka besok. Rey sangat bahagia akhirnya dapat bertemu lagi dengan David dan Karen. Dua orang yang sangat bahagia.


Karen yang mengerti apa yang telah terjadi hanya bisa menghela nafas berat. Semoga musibah ini segera berakhir dan bisa hidup tenang.


" Sayang, ada apa?" tanya David


" Besok saja cerita, aku sangat lelah mau tidur." jawab Karen


Tanpa menunggu jawaban dari suaminya David, Karen masuk ke dalam kamar dan berusaha memejamkan matanya. David dan Dave juga masuk ke kamar masing - masing.


David masuk ke dalam kamar masuk ke dalam selimut. David memeluk istrinya Karen, menghirup wangi yang selalu dirindukan.


" Sayang sudah lama sekali kita tidak melakukannya, maukan?" pinta David


Karen hanya mengangguk, David yang mendapatkan lampu hijau melakukan kegiatan olahraga sampai 4 jam. Setelah itu mereka tidur karena badannya sangat letih.


xxxx


Singkat cerita mereka kini sudah sampai di bandara dimana Karen dan David bertemu dengan keluarga besarnya. Rey dan Sandra serta dua anak Rey dan Sandra yang keduanya sepasang laki - laki dan perempuan. Daka dan Dennisa anak dari Karen dan David. Sudah tumbuh dewasa sangat tampan mirip David sedangkan Dennisa gadis cantik dan seksi sedang berpegangan tangan dengan Dennis.


Daka memeluk David sangat erat menahan kerinduan selama ini sedangkan Dennisa memeluk Karen terdengar isak tangis Dennisa, Karen menepuk - nepuk punggung anaknya untuk memberikan kehangatan dan kenyaman.


Daka berpindah memeluk Mommynya, wanita yang sangat dirindukan begitupula dengan Dennisa memeluk daddy yang selalu ada untuknya.


Dennisa bersyukur orangtuanya tidak marah padanya.


Merekapun berkenalan dengan Dave dan berbincang kemudian merekapun pulang menuju mansion milik David.


Singkat cerita mereka sudah sampai kini mereka berkumpul bersama di ruang keluarga.


David, Karen dan Dennis duduk di ruang kerja David sedangkan yang lainnya berkumpul di ruang tamu.


" Aku tidak menyangka dan tidak percaya kalau sahabatku kini menjadi menantuku." kata David


Dennis hanya tersenyum kikuk


" Iya, aku juga tidak menyangka ponakan tersayangku sekarang sudah menjadi istriku." jawab Dennis


" Kamu tahu, ketika aku mendengar cerita dari istriku aku sempat mau marah dan ingin sekali memukulimu tapi istriku selalu menasehatiku juga mengancamku!" sambil melirik istrinya Karen


Karen mendelik dan mencubit pinggang suaminya. David yang dicubit tidak merasakan sakit, David hanya senyam senyum menggoda istrinya.


" Di ancam apa?" tanya heran Dennis


" Ancamannya jelek tidur di luar dan tidak dapat jatah seminggu!" keluh David


Karen menunduk malu sedangkan Rey hanya senyum tidak menyangka sahabatnya yang super dingin dan kejam bisa sebuncin itu terhadap istrinya.


" Kak Dennis, tolong jaga dan cintai anakku Dennisa sepenuh hatimu, kalau ada yang membuatmu marah boleh memarahiku tapi jangan memukulnya. Karena kami tidak pernah memukulnya. Jika Kak Dennis sudah bosan dengan Dennisa kembalikan dia pada kami." pinta Karen memandang Dennis sendu


" Aku janji, Mommy dan Daddy untuk menjaga Dennisa sepenuh hati dan jiwa ragaku." ucap Dennis tegas


" Hahahhahaha...." tawa David terbahak - bahak.

__ADS_1


" Sayang, kenapa kamu tertawa tanya Karen heran


" Iya, Daddy kenapa tertawa?" tanya Dennis


David tertawa terbahak - bahak sambil memegangi perutnya. Karen mendelik dan David langsung menghentikan tertawanya.


" Aku tertawa karena merasa lucu sahabatku Dennis memanggilku Daddy." jawab David sambil menahan tawa


Karen dan Dennis tertawa baru menyadari hal itu. Dulu mereka bertiga sudah menganggap saudara siapa sangka orang yang dianggap saudara kini menjadi menantunya. Di susul David ikut tertawa.


Setelah agak lama, mereka melanjutkan pembicaraan.


" Kapan, acara resepsi pernikahan kalian?" tanya David


" Waktu itu Dennisa meminta acara resepsi pernikahan menunggu Daddy dan Mommy sampai ditemukan, karena sudah ditemukan maka aku ingin mengadakan acara resepsi pernikahan minggu depan pas Dennisa lulus sekolah." jawab Dennis


" Bagaimana dengan Dennisa? apakah Dennisa bersedia resepsi pernikahannya minggu depan?" tanya Karen


" Dennisa terserah padaku kapan acara resepsinya asalkan Mommy dan Daddy sudah ketemu." jawab Dennis


" Oke." Jawab mereka serempak


" Untuk semua acara resepsi pernikahan kami berdua yang mengatur semuanya." jawab Dennis


" Aku percayakan semua padamu." ucap David


Merekapun berbicara panjang lebar, setelah agak lama merekapun keluar dari ruangannya.


Mereka bertiga berjalan menuju ke ruang keluarga. Mereka berkumpul berbicara serius dan terkadang bercanda.


xxxxx


Pagi harinya David berangkat ke kantor. Karen mengantar anaknya Daka dan Dave ke sekolah sedangkan Dennisa diantar oleh Dennis karena kini mereka sudah menikah dan tinggal bersama.


Mengingat Dave belum pernah sekolah tapi walau tidak pernah sekolah Karen selalu mengajari Dave di tambah waktu tinggal bersama David, Dave juga memperoleh pelajaran.


Satu jam kemudian Dave keluar dan menemui Mommynya.


" Gimana Dave? bisa masuk SMA?" tanya Mommynya


" Bisa donk Mom?" jawab Dave bangga


" Anak Mommy dan Daddy memang pintar." Bangga Mommynya.


" Kita tunggu kakakmu Daka, sebentar lagi akan keluar kelas." pinta Mommynya


" Ok Mom." jawab Dave


Setelah menunggu Daka akhirnya Daka keluar dan masuk ke dalam mobil. Mereka melanjutkan ke kantor David.


Sampai di kantor David, mereka masuk ke dalam ruangan kerja David. David sangat senang kedatangan mereka. Daka sudah dipercayakan menjadi pemimpin CEO. David membantunya hingga siap untuk di lepas. Sedangkan Dave ikut belajar bersama Daddynya.


Karen meminta ijin pergi ke cafe karena ada janjian bertemu dengan sahabatnya Sandra dan juga dokter Goretti.


Karen pergi mengendarai mobil menuju cafe. Sampai di cafe mereka berdua belum datang akhirnya Karen menunggu sambil memesan susu coklat panas kesukaannya. Sambil menunggu Karen bermain game diponselnya.


" Karen" panggil seorang pria, pria itu langsung duduk berhadapan dengan Karen


" Kak Bagas?" Karen terkejut tidak menyangka ketemu dengan Bagas.


" Iya, bagaimana kabarmu? yang kutahu dirimu dan suamimu terkena ledakan di dalam kapal" tanya Bagas


"Kabarku baik, kak Bagas lihat sendiri aku dan suamiku selamat dari ledakkan" jawab Karen

__ADS_1


Bagas memegang tangan Karen, Karen berusaha melepaskannya tapi tenaganya lebih kuat akhirnya Karen mendiamkannya.


" Karen, maafkan aku, sebenarnya akulah yang membiayai seseorang untuk meledakkan kapal itu karena aku mendapatkan informasi kalau suamimu berada di kapal itu agar kamu bisa kembali padaku tapi ternyata aku dibohongi." ucap Bagas


Karen sangat terkejut mendengarnya dan berusaha melepaskan tangannya yang digenggam oleh Bagas dengan kasar.


" Kenapa kak Bagas jadi jahat seperti itu?"tanya Karen sedih


" Waktu itu kakak tidak merelakanmu menikah dengan suamimu, kakak sangat menyesal, maafkan kakakmu ini!" pinta Bagas sambil berlutut dan menangis


Karen berdiri dan memegang tangan Bagas untuk berdiri, kemudian merekapun duduk.


"Sudahlah kak lupakanlah masalalu, hilangkan rasa amarah, kebencian dan dendam diantara kita karena itu akan merusak diri kita. Kita mulai dari awal lagi memulai hubungan yang lebih baik sebagai kakak dan adik." Pinta Karen


" Kamu memang adikku yang terbaik, sifatmu sangat baik dan mudah memaafkan orang lain padahal kesalahannya sangat besar."


" Terima kasih kak. Oh ya kak, kak Bagas sudah menikah?" tanya Karen


" Sudah, kakak dijodohkan oleh orangtua kakak. Anak kakak ada dua sepasang laki - laki dan perempuan.


" Syukurlah aku ikut senang, oh ya kak minggu depan ada acara resepsi pernikahan anakku Dennisa nanti aku kabarin jadwal dan tempat gedungnya."


"Ok, kakak dan keluarga pasti akan datang, oh ya kakak kembali ke kantor dulu tadi ketemu klien dan tidak sengaja melihatmu."


Ok. Kak hati - hati." jawab Karen


Tidak berapa lama Sandra dan dokter Goretti datang. Mereka berkumpul dan mengobrol melepaskan kerinduan mereka. Hingga terasa waktu sudah sore merekapun pulang ke rumah masing - masing.


Seminggu kemudian


Acara resepsi pernikahan berjalan dengan meriah banyak tamu undangan berdatangan. Bagas dan keluarga datang, begitupula dengan orangtua Bagas sangat senang bisa bertemu dengan anak angkatnya.


Sudah tidak ada lagi kebencian dan dendam di antara mereka. Semua berkumpul dan tertawa bersama.


Siapa yang menabur kebaikan maka akan menuai segala kebaikan dari orang sekitarnya . Karen kini hidup berbahagia dengan suami yang sangat mencintai dirinya dan juga anak - anaknya sangat mencintai. Hidupnya benar - benar sempurna.


David seorang psycophat telah berubah bisa menahan emosinya berkat kesabaran istrinya kini hidupnya dipenuhi dengan warna warni banyak kebahagiaan merasa dicintai dan diperhatikan oleh istri dan ke tiga anaknya. Hidup yang dipenuhi oleh dosa kini menjadi pribadi yang lebih baik.


Bagas yang hidup penuh obsesi terhadap Karen menyadari kesalahannya ketika Karen menghilang penyesalannya sangat besar. Kini Karen sudah kembali dan Karen memaafkan kesalahannya dan kini mereka hidup sebagai kakak dan adik.


Rey seorang psycophat kini berubah berkat nasehat dari Karen dan juga istrinya Sandra yang sabar menghadapi sifatnya. Hidupnya lebih berwarna mempunyai istri dan sepasang anak.


Tamat


Sension ke Dua Lanjutan tentang Cinta Pertama Psychopath


Mencintai Seorang Mafia


Menceritakan tentang Dennis sahabat David, mengurus putri kesayangan David dan Karen yang sudah dianggap ponakannya.


Awal mengurus tidak ada rasa tapi semakin besar mulai ada rasa mencintai tapi berusaha untuk menghilangkan rasa itu.


Hingga kejadian yang tidak terduga merekapun akhirnya menikah secara sederhana.


Bagaimana kisah selanjutnya apakah mereka bisa menjalani pernikahan mereka mengingat usia mereka terlampau jauh.


Tunggu ceritanya ya. Terima kasih atas pembaca setia yang membaca novelku.


Semoga kita semua memperoleh kebahagiaan, kesehatan dan keselamatan. Dijauhkan dari segala mara bahaya. Amin


Semoga corona segera hilang dari muka bumi ini. Amin


Salam dari saya,

__ADS_1


Yayuk Triatmaja


__ADS_2