
Pagi harinya, Sandra dan Rey menunggu Karen dan David tersadar. Sandra duduk dekat Karen berbaring sedangkan Rey duduk dekat bosnya berbaring.
Ren, cepatlah sadar, nanti sore aku pulang karena papahku telp kalau restoran orangtuaku ada masalah maaf aku terpaksa ninggalin kamu. Cepatlah sadar aku ingin mendengar suara dan tawamu hiks... hiks ... hiks...
Rey terbangun dan memeluk samping Sandra dan menepuk - nepuk bahunya. Sandra pun ikut bangun dan menangis di pundak Rey. Sandra berjalan ke tempat David berbaring.
Tuan David sadarlah lihatlah kekasihmu ikutan koma kata dokter Karen tidak ada semangat hidup mungkin karena melihat tuan jadi tidak semangat hidup. Bangunlah tuan buath sahabatku dan kekasihmu bangun hiks.. hiks..
Sandra memeluk Rey dan menangis sedih memikirkan sahabatnya yang masih betah tidur dan enggan untuk bangun.
Jari - jarinya tangan David mulai bergerak dan dua bola matanya mulai perlahan membuka dan melihat asistennya sedang berpelukan dengan wanita yang tidak dikenalnya.
Rey...
Tuan
Tuan David
Mereka berdua langsung melepaskan pelukan dan menghampiri David. Rey memanggil dokter. Mereka berdua keluar dan menunggu David di cek.
Selesai di cek dokter tersebut keluar bersama perawat. Rey dan Sandra masuk melihat David sudah tidak memakai selang infus, selang pernafasan di mulut dan detak jantung.
Karen kemana Rey? apakah aku bermimpi? tadi aku melihat Karen memelukku dan menangis
Tuan tidak bermimpi, Nona Karen ada tuan di ranjang sebelah Rey dan Sandra menyingkir dan David melihat Karen tertidur dengan selang infus
Karen kenapa Rey, apakah dia terluka? Tolong dekatkan ranjangku dengannya Rey? pinta David
Rey dan Sandra mendekatkan ranjang David agar bersebelahan dengan ranjang Karen. Menggenggam tangan Karen dan mengecup tangan Karen.
Sayang bangunlah, Mas senang akhirnya kita bisa bertemu kembali. Rey kenapa dengan nona Karen?
Rey pun menceritakan semuanya dari awal penyerangan David sampai Karen terkena racun. Tangan David menggenggam erat matanya menahan amarah
Rey, apakah dua orang itu sudah dibawa ke markas?
Sudah tuan tinggal menunggu tuan mengeksekusinya
Maaf apa maksud markas? dan apa itu eksekusi
Mmm... mereka gugup, mereka baru sadar kalau ada orang lain yang mendengarnya. Tapi mereka cepat mengubah ekspresi yang kaget jadi biasa saja.
Tidak ada San, mungkin kamu salah dengar.
Mungkin aku salah dengar
Rey mari kita pergi
__ADS_1
San, kami pergi sebentar nanti kami akan kembali, tolong jaga nona Karen
Ok
David menyium tangan Karen dan melepaskan tangannya yang menggenggam tangan Karen
Aku pergi sebentar sayang, aku akan kembali
cup
cup
cup
cup
cup
Ciuman kening, pipi kanan dan kiri terakhir dua kali cium bibir. Setelah itu mereka pergi menuju markasnya.
Memasuki lift banyak wanita termasuk dokter dan perawat memandang 2 laki - laki tampan tanpa berkedip
tampan sekali
Mau donk jadi kekasihnya
Mau donk salah satu
Seandainya salah satu melirikku senangnya
Pujian demi pujian mereka lontarkan tapi dua orang tampan berjalan tanpa memandang ke arah mereka. Berjalan lurus menuju lift
Ting
pintu lift terbuka, mereka masuk ke dalam lift menuju lantai dasar dan masuk ke dalam parkiran mobil.
David duduk di belakang pengemudi sedangkan bodyguard mengendarai mobil disampingnya asisten Rey.
Singkat cerita sampailah mereka di markas para bodyguard menunduk hormat, David dan Rey masuk ke ruangan bawah tanah.
Rey, bawa mereka kemari?
Reypun menyuruh bodyguard membawa orang - orang yang menyerang David dan 2 orang yang waktu itu di rumah sakit.
Kalian tetap tidak mengaka siapa yang menyuruh kalian?
Sampai matipun kami tidak akan bilang jawab mereka serempak
__ADS_1
Oh ya, apakah kalian merasa yakin senyum devil David
Mereka gemetar melihat senyumnya tapi tetap memaksakan diri untuk tidak mengatakannya.
Rey, ikat dan gantung kakinya mereka di kolam buaya
Rey pun menyuruh para bodyguard untuk menggantung mereka semua. Kaki mereka diikat dengan rantai yang sudah dilengkapi remote jika di tekan ikatan rantai tersebut otomatis terbuka dan jatuh langsung jadi rebutan buaya. Dengan menahan saliva melihat buaya - buaya yang membuka mulutnya untuk mencabik - cabik tubuh mereka.
Apakah kalian tetap tidak mengaku?
Tidak jawab mereka serempak
Rey
Reypun menggunakan remotenya untuk membuka rantai otomatis yang mengikat kaki salah satu mereka terbuka dan langsung jatuh ke bawah langsung diserbu para buaya.
akhhhhhh jeritan kesakitan menggema diikuti oleh mereka yang masih tergantung
Wah Rey, binatang piaraanku laper sekali sudah berapa lama tidak makan daging manusia hahahaahah...
Dasar iblis jawab salah satu mereka
Sayang sekali racun yang kuberikan tidak membuatnya mati tapi kuharap kekasihnya mati kena racunku hahahahaa..
David marah mendengar ucapan pria tersebut langsung mengambil remote tersebut dan melepaskan ikatan yang menggantung kakinya mereka berdua langsung menjadi santapan buaya
akhhh
akhhh
Jeritan kesakitan menggema membuat tiga orang yang tersisa merasa ketakutan.
Tuan saya ingin mengaku tapi bebaskan kami
Jangan bodoh jika kamu... byur sebelum melanjutkan kata - katanya langsung jatuh dan disambut para buaya.
akhhh
Gimana siapa yang menyuruhmu?
Mafia Naga Merah
Ok, ups kepencet maaf buayaku masih lapar hahahaaa...
akhhhh...
akhhh...
__ADS_1
Selesai mengeksekusi David dan Rey keluar dan pergi menuju ke rumah sakit.