
Karen melihat Bagas berpelukan dengan seorang wanita sambil melakukan hubungan suami istri. Karen menutup mulutnya tidak percaya. Bagas dan wanita itu terkejut dan saling melepaskan diri.
Kak Bagas makanan siangnya sudah aku taruh di meja makan, silahkan dilanjutkan ?
Karen berlari dan keluar dari ruangan Bagas, Karen masuk ke dalam lift tidak percaya apa yang dilihatnya, pernikahannya tinggal menghitung hari. Karen selalu bertanya kepada Bagas kalau tidak menyukai dirinya dan ingin membatalkan pernikahan Karen merelakan melepaskan, apa ini maksudnya balas dendam, kenapa semua fasilitas miliknya di sita.
Karen merasa perutnya mulai kram, Karen berusaha mengelus perutnya dan menghilangkan hatinya yang terluka. Setelah pintu lift terbuka Karen keluar mobil milik keluarganya sudah menunggu di lobby.
Karen pulang menuju ke mansion orang tua angkatnya untuk mengatakan ke orang tuanya untuk membatalkan pernikahannya.
Karen terdiam hanya memandang jalan di dalam mobil. Hp sopir berdering kemudian sopir tersebut menepikan mobilnya.
Hallo Tuan
Mana Karen
Sebentar tuan, nona ini ada telephone dari Tuan Muda Bagas ?
Terima kasih Pak, Hallo
Gimana rasanya sakit bukan melihat aku bercinta dengan wanita lain? begitu pula aku, aku kecewa padamu, hatiku sakit, terlebih kamu hamil aku ingin kamu bisa merasakan jika aku menghamili wanita itu pasti rasanya sakit bukan ?
Kalau begitu pernikahan kita dibatalkan saja
Sekali tidak tetap tidak ? Aku akan tetap menikah denganmu tapi aku juga akan berselingkuh
Apa salahku hiks... hiks... hiks..
Aku mempercayakan dirimu tapi kamu malah berselingkuh dibelakangku kamu sama seperti mantan kekasihku
Maafkan aku
Aku tidak akan memaafkanmu, aku sangat mencintaimu tapi aku juga sangat membencimu. Kamu jangan pergi kemana - mana kamu harus pulang ke mansion
tut tut tut tut
Telp pun terputus secara sepihak. Karen bingung di satu sisi ingin pergi agar pernikahannya batal tapi Karen merasa hutang budi pada keluarganya.
Karen hanya pasrah apa yang terjadi terjadilah.
Tidak terasa sudah sampai di mansion Laras masuk ke dalam Mansion dan menaiki anak tangga menuju kamarnya.
ceklek
Karen terkejut melihat Bagas sudah ada di rumahnya duduk di sofa sambil memandang dengan tatapan tajam.
Kak Bagas
__ADS_1
Plak
Bagas menampar Karen, Karen jatuh terhuyung dan berusaha menahan dirinya agar tidak terjatuh.
Tamparan ini akibat mengganggu kesenanganku ketika aku sedang bercinta, gimana rasanya enak ?
Karen hanya menatap Bagas dengan sendu, air matanya tidak berhenti keluar. Bagas pun hendak melayangkan tangannya kembali Karen hanya menutup matanya hanya pasrah apa yang akan dilakukan Bagas.
Bagas yang melihat Karen menangis menghentikan tangannya di udara dan mengepal tangannya.
Karena tidak merasakan tamparan Kareb membuka matanya.
Kak Bagas ? bolehkah aku bertanya ?
Katakan saja ?
Kak Bagas yang dulu sangat baik padaku, selalu melindungiku dari orang yang jahat, ketika aku meminta sesuatu kakak selalu memberikannya padaku Walau kakak bukan kakak kandungku aku bahagia bisa membalas walau hanya sedikit yaitu mengembalikan wajah Kakak dan kakak bisa berjalan kembali itu belum seberapa yang kakak berikan padaku. Maafkan adikmu yang menyakiti hatimu.
Karen berjalan mengambil pisau buah yang ada di nakas dan memegang tangan Bagas dan memberikan pisau ke Bagas.
Kakak, jika kakak sangat membenciku tusuklah pisau itu dijantungku agar rasa sakit kakak berkurang. Aku rela kak, maafkan adikmu ini. Karen berharap kakak menemukan penggantiku yang lebih baik karena aku sangat sayang kakak. Maafkan aku telah melukai hatimu
Karen merentangkan tangan dan menutup matanya dengan pasrah.
Bagas terdiam dan melemparkan pisau tersebut dan langsung memeluk Karen.
Maafkan kakak yang telah menyakitimu
Bagas keluar kamar Karen, Karen bernafas dengan lega karena kakaknya tidak benar - benar membunuhnya karena 2 janin yang harus dijaga. Karen tahu sifat kakaknya karena itu Karen nekat walau tamparan Bagas sangat sakit.
ceklek
Bagas masuk kembali ke ruangan Karen dan memberikan kotak berisi barang - barang Karen.
Mas mengembalikan semuanya tapi Mas minta jangan lagi kamu berselingkuh di belakangku aku paling benci yang namanya selingkuh. Mas minta maaf tadi telah menamparmu dan mengatakan yang kasar. Wanita tadi sekretaris baruku, aku memintanya dibuatkan minum kopi tidak kusangka dia menjebakku dengan memberi obat peransang. Pas kamu datang kami sudah selesai melakukan hubungan seperti suami istri. Maafkan kak Bagas ya sayang ?
Karen hanya mengangguk kepala tanpa berkata - kata dan mengambil benda itu
Pernikahan tetap dilanjutkan undangan sudah tersebar tinggal nunggu 3 hari lagi kita menikah
Karen menganggukkan kepala. Bagas hanya tersenyum.
Sudah kamu istirahat, kakak ngantuk mau istirahat, besok kamu ikut kakak ke kantor bantuin kakak kerja karena besok hari terakhir kakak kerja
Baik kak
Bagas keluar kamar Karen dan menutupnya kembali. Karen berjanji berusaha melupakan David dan belajar mencintai Bagas walau sangat sulit tapi berusaha melupakannya.
__ADS_1
xxxxxxxx
2 Hari sebelum Pernikahan
Pagi hari seperti biasa Karen terbangun, kehamilan Karen tidak ada ngidam ataupun mual - mual seperti biasa karena yang mengalami itu semua adalah David.
Karen terbangun dan mandi berendam di bathub dengan ramuan lavender kesukaannya. Selesai mandi Karen memakai baju kerja karena hari ini membantu Bagas bekerja.
Karen turun dari tangga menuju ke meja makan. Mereka semua sudah berkumpul untuk sarapan pagi.
Maaf Mommy, Daddy dan Kak Bagas tadi Karen bangun kesiangan
Tidak apa - apa jawab mereka serempak
Mukamu kenapa sayang tanya Mommy
Daddy memandang wajah Karen terlihat masih kebiruan kecuali Bagas karena dia pelakunya. Bagas was - was menunggu jawaban Karen
Di tampar Mom sama orang ?
Apa ditampar sama siapa ? tanya Mommy dan Daddy
Bagas melototkan matanya ke Karen tapi Karen tidak tahu karena Karen menunduk.
Tidak tahu Mom waktu aku jalan - jalan ada orang lagi bertengkar aku berusaha mendamaikan mereka eh aku kena tampar
Lain kali jangan urusin orang lagi ribut
Baik Mom
Karen dan Bagas berangkat menuju ke kantor.
berdua.
Kenapa kamu berbohong ?
Kak Bagas mau aku berkata jujur sambil senyum jahil
Hahaha... terima kasih telah menutupinya sambil mengacak - ngacak rambut Karen
Ih kakak aku cape - cape berdandan jadi berantakan merapikan rambutnya sambil cemberut
Hubungan mereka sudah mulai membaik, Karen selalu menjaga perasaan Bagas untuk tidak menghubungi David walau sangat berat tapi Karen selalu berusaha menahan rindunya.
xxxxxxxxxx
David sangat tersiksa setiap makan dikeluarkan kembali tapi David menikmati itu semua asalkan kekasihnya tidak tersiksa seperti yang dirasakan David.
__ADS_1
David juga mulai membuka hatinya untuk seseorang dia bekerja sebagai sekretaris barunya yang sangat perhatian.
Sifatnya yang hampir sama seperti Karen dan juga bisa memasak membuat David perlahan mulai melupakan Karen.