Cinta Pertama Psychopath

Cinta Pertama Psychopath
David Koma


__ADS_3

Karen berjalan terhuyung mau jatuh dibantu sahabatnya Sandra menunggu di ruang ugd sedangkan Rey pergi ke kantin untuk membelikan makanan.


Ren, siapakah laki - laki aku lihat kamu begitu kuatir?


Karen terdiam dan sambil menangis terisak akhirnya menceritakan semuanya dari awal pertemuan dengan Daren, Siska dan David tidak ada satupun yang lewat. Sandra hanya bisa memeluk agar Karen tenang.


Selesai bercerita Karen menangis cinta untuk David terlalu besar dan sangat berat untuk melupakannya. Setelah agak tenang Karen dan Sandra menunggu kabar dari ruangan ugd.


ceklek


Pintu terbuka, muncullah perawat dan mengatakan jika dokter ahli bedah tiba - tiba kena serangan jantung.


Gimana dok kekasih saya?


Maaf, dokter bagian bedah mengalami serangan jantung


Saya bisa sus kebetulan saya juga dokter ahli bedah, biar saya menggantikannya


Baik dok silahkan masuk


Akhirnya Karen dan suster masuk ke dalam dalam.


( Tuhan, beri saya kekuatan agar operasi ini berjalan lancar dan kekasihku bisa sembuh. Amin doa Karen )


Rey datang sambil membawa 2 kantong satu kantong makanan dan satunya lagi botol minuman.


Sandra, nona Karen kemana? sambil celengak celenguk mencarinya.


Ada di dalam menggantikan dokter ahli bedah


Lho kok bisa?


Dokternya kena serangan jantung


Tapi nona Karen habis donor darah badannya pasti masih lemah


Sahabatku memang seperti itu jadi orang tidak pernah tegaan tidak bisa melihat orang menderita sampai nyawa menjadi taruhannya


Kami tidak tega melihatnya


Terima kasih atas bantuannya


Sama - sama Kak Rey


Sandra dan Rey menunggu di ruang ugd sambil berdoa semoga jalan operasinya berjalan lancar.


Sudah hampir dua jam menunggu akhirnya Karen keluar mengatakan kalau operasi berjalan dengan lancar tapi David mengalami koma.


Kepala Karen pusing sangat pusing semua yang dilihat berputar - putar lama - lama matanya berkunang - kunang dan tidak kuat berdiri.


bruk


Karen pingsan membuat Rey dan Sandra terkejut kemudian Rey mengangkat Karen kemudian memanggil suster diikuti oleh Rey dan Sandra. Karen dan David berada satu kamar vvip.


Sandra sedih memikirkan nasib sahabatnya sampai airmatanya keluar, Rey menghampiri menepuk punggung Sandra memberi kekuatan, tanpa sadar Sandra memeluk Rey menangis.


Rey terkejut mendapat pelukan Sandra baru kali ini merasakan nyaman dipeluk seorang gadis Rey pun membalas pelukan Sandra.


Setelah agak lama Sandra baru tersadar melepaskan pelukannya


Maaf


Tidak apa - apa


Tak berapa lama Karen tersadar kepalanya sangat pusing berusaha bangun Sandrapun membantu Karen untuk duduk.


Gimana Ren, masih pusing


Masih tapi agak lumayan daripada tadi. Sebenarnya aku sudah pusing pas sudah selesai donor darah tapi karena dokter ahli bedah kena serangan jantung aku yang menggantinya. Mas David gimana San?


Itu disebelahmu, kita makan yuk


Aku tidak nafsu makan, kamu makanlah dulu Karen berusaha bangun tapi badannya masih lemas


Gimana kamu bisa menjaga tuan David kalau kamu tidak mau makan, makanlah biar ada tenaga


Baiklah Karen pasrah dan mau makan.


Karen, Sandra dan Rey makan bersama tanpa ada suara. Selesai makan Karen menghampiri David tubuhnya dipenuhi selang membuatnya sedih dan menangis melihat David yang masih memejamkan mata enggan untuk bangun.


Karen duduk disamping ranjang David. Tangan kiri Karen memegang tangan David sedangkan tangan kanan mengusap kepala David.


Hiks.. his.. Sayang bangunlah, maafkan aku yang terlambat menolongmu Karen bangun dari duduknya dan mencium pipi David sambil terisak.


Kak Rey, kenapa Mas David sampai kurus seperti ini?


Iya nona sejak keberangkatan ke Indonesia nona tidak bisa dihubungi, tuan mencoba menghubungi nona tapi hp nona tidak aktif sampai anak buah tuan mencari bahkan mengecek gps dan melacak cctv tidak satupun tidak ada keberadaan nona. Tahukah nona sejak saat itu tuan David kembali seperti dulu tapi tambah parah jarang makan, menyibukkan diri dan sering marah - marah semua orang kena imbasnya termasuk saya juga turut kena, nona kemana saja?


Karen sangat kaget tidak menyangka begitu besarnya cintanya pada Karen. Karen hanya menangis setelah mulai agak baikkan Karen mulai bercerita semuanya tidak ada satupun yang ditutupi. Rey terdiam tidak bisa berkomentar apa - apa.


Aku bingung Rey, apa tindakanku salah menerima perjodohan ini? aku tidak mencintainya karena sejak dulu dia sudah kuanggap kakakku. Jika aku tolak sama saja aku melukai dan dianggap sebagai orang yang tidak tahu terima kasih karena mereka merawatku, memberikan semua kasih sayangnya dan memanjakanku tapi disisi lain aku sangat mencintai Mas David aku tidak sanggup meninggalkannya hiks hiks... Karen menangis


Rey dan Sandra hanya bisa diam tanpa komentar. Tiba - tiba handphone Karen berbunyi ketika dilihat siapa yang telephone ternyata Bagas. Karen melepaskan tangannya yang menggenggam David tapi tidak bisa Karen terkejut dan melihat tangan kemudian wajah David, David masih tertidur Karen berusaha melepaskannya tapi tetap tidak bisa akhirnya pasrah dan membiarkannya.


Karen menekan tombol hijau di handphone sambil memandang wajah David.


Karen : h****allo kak


Bagas : hallo sayang kapan pulang? kakak kangen


Karen : kemungkinan seminggu lagi kami pulang, kakak siapkanlah diri untuk menjalani operasinya. Oh ya kak nanti temanku juga ikut membantu operasi kakak


Bagas : tidak sabar kakak menunggu, setelah operasi wajah kakak berhasil kita langsung menikah


Karen : Menikahnya nanti saja kalau kakak sudah bisa berjalan


Bagas : tapi sayang..


Karen : tidak ada tapi - tapian (kuharap ketika kakak sembuh kakak bisa menemukan wanita lain batin Karen )


Bagas : hmm... baiklah


Karen : kakak sudah dulu ya, aku mau tidur sudah malam


Bagas : ok sayang muach muach😘😘😘😘 semoga mimpiin kakak, ciumannya mana sayang?

__ADS_1


Karen : malu kak ada teman, sudah dulu ya


tut tut tut tut


Nona apakah anda benar - benar akan menikah?


Iya Rey, saya tidak ada pilihan lain, aku hanya berharap semoga kakakku ketika sudah sembuh dan bisa berjalan lagi Kakakku menemukan gadis lain sehingga tidak jadi menikah denganku


Mudah - mudahan saja nona, saya tidak tega melihat tuan terluka


Amin Rey. Rey, saya akan jaga Mas David aku minta tolong anterkan teman saya pulan****g. San, aku minta tolong besok bawa baju ganti dan bawa makanan ya


Sandra hanya mengangguk setuju, dia juga sebenarnya sangat lelah.


Nona tidak apa - apa saya tinggal


Tidak apa - apa saya akan menjaganya, jika ada sesuatu saya akan hubungi


Baik nona


Rey mengantarkan Sandra pulang karena hari sudah larut badannya juga lengket ingin mandi.


ceklek


Perawat membuka pintu untuk melap tubuh David tapi Karen memintanya karena ingin melakukannya untuk menebus rasa bersalahnya.


Setelah suster menaruh di meja baskom, lap, handuk dan baju ganti Karen berusaha melepaskan tangan David yang di genggam kuat


**Karen berjalan dibantu sahabatnya Sandra menunggu di ruang ugd sedangkan Rey pergi ke kantin untuk membelikan makanan.


Ren, siapakah laki - laki aku lihat kamu begitu kuatir?


Karen terdiam dan sambil menangis terisak akhirnya menceritakan semuanya dari awal pertemuan dengan Daren, Siska dan David tidak ada satupun yang lewat. Sandra hanya bisa memeluk agar Karen tenang.


Selesai bercerita Karen menangis cinta untuk David terlalu besar dan sangat berat untuk melupakannya. Setelah agak tenang Karen dan Sandra menunggu kabar dari ruangan ugd.


ceklek


Pintu terbuka, muncullah perawat dan mengatakan jika dokter ahli bedah tiba - tiba kena serangan jantung.


Maaf, dokter bagian bedah mengalami serangan jantung


Saya bisa sus kebetulan saya dokter ahli bedah, biar saya menggantikannya


Baik dok silahkan masuk


Akhirnya Karen dan suster masuk ke dalam dalam.


( Tuhan, beri saya kekuatan agar operasi ini berjalan lancar dan kekasihku bisa sembuh. Amin doa Karen )


Rey datang sambil membawa 2 kantong satu kantong makanan dan satunya lagi botol minuman.


San, nona Karen kemana?


Ada di dalam menggantikan dokter ahli bedah


Lho kok bisa?


Kena serangan jantung


Tapi nona Karen habis donor darah badannya pasti masih lemah


Sahabatku memang seperti itu jadi orang tidak pernah tegaan tidak bisa melihat orang menderita sampai nyawa menjadi taruhannya


Kami tidak tega melihatnya


Terima kasih atas bantuannya


Sandra dan Rey menunggu di ruang ugd sambil berdoa semoga jalan operasinya berjalan lancar.


Sudah hampir dua jam menunggu akhirnya Karen keluar mengatakan kalau operasi berjalan dengan lancar tapi David mengalami koma.


Kepala Karen pusing semua yang dilihat berputar - putar lama - lama matanya berkunang - kunang


bruk


Karen pingsan sebelum terjatuh Rey menangkap dan memanggil suster. Karen dan David berada satu kamar vvip.


Sandra sedih memikirkan nasib sahabatnya sampai airmatanya keluar, Rey menghampiri menepuk punggung Sandra memberi kekuatan, tanpa sadar Sandra memeluk Rey menangis, Rey terkejut mendapat pelukan Sandra baru kali ini merasakan nyaman dipeluk seorang gadis Rey pun membalas pelukan Sandra.


Setelah agak lama Sandra baru tersadar melepaskan pelukannya


Maaf


Tidak apa - apa


Tak berapa lama Karen tersadar kepalanya sangat pusing berusaha bangun Sandrapun membantu Karen untuk duduk.


Gimana Ren, masih pusing


Masih tapi agak lumayan daripada tadi. Sebenarnya aku sudah pusing pas sudah selesai donor darah tapi karena dokter ahli bedah kena serangan jantung aku yang menggantinya. Mas David gimana San?


Itu disebelahmu, kita makan yuk


Aku tidak nafsu makan, kamu makanlah dulu Karen berusaha bangun tapi badannya masih lemas


Tuhkan gimana bisa menjaga tuan David kalau kamu tidak mau makan, makanlah biar ada tenaga


Baiklah Karen pasrah dan mau makan.


Karen, Sandra dan Rey makan bersama tanpa ada suara. Selesai makan Karen menghampiri David tubuhnya dipenuhi selang membuatnya sedih dan menangis melihat David yang masih memejamkan mata enggan untuk bangun. Tangan kiri Karen memegang tangan David sedangkan tangan kanan mengusapnya.


Sayang hiks...hiks...hiks... bangunlah aku ada disini... jangan tinggalkan aku... maafkan aku Karen bangun dan mencium pipi David sambil terisak.


Kak Rey, kenapa Mas David sampai kurus seperti ini?


Iya nona sejak keberangkatan ke Indonesia nona tidak bisa dihubungi, tuan mencoba menghubungi nona tapi hp nona tidak aktif sampai anak buah tuan mencari bahkan mengecek gps dan melacak cctv tidak satupun tidak ada keberadaan nona. Tahukah nona sejak saat itu tuan David kembali seperti dulu tapi tambah parah jarang makan, menyibukkan diri dan sering marah - marah semua orang kena imbasnya termasuk saya juga turut kena, nona kemana saja?


Karen sangat kaget tidak menyangka begitu besarnya cintanya pada Karen. Karen hanya menangis setelah mulai agak baikkan Karen mulai bercerita semuanya tidak ada satupun yang ditutupi. Rey terdiam tidak bisa berkomentar apa - apa.


Aku bingung Rey, apa tindakanku salah menerima perjodohan ini? aku tidak mencintainya karena sejak dulu dia kuanggap kakakku. Jika aku tolak sama saja aku melukai dan dianggap sebagai orang yang tidak tahu terima kasih karena mereka merawatku, memberikan semua kasih sayangnya dan memanjakanku tapi disisi lain aku sangat mencintai Mas David aku tidak sanggup hiks hiks... Karen menangis


Rey dan Sandra hanya bisa diam tanpa komentar. Tiba - tiba handphone Karen berbunyi ketika dilihat siapa yang telephone ternyata Bagas. Karen melepaskan tangannya yang menggenggam David tapi tidak bisa Karen terkejut dan melihat tangan kemudian wajah David, David masih tertidur Karen berusaha melepaskannya tapi tetap tidak busa akhirnya pasrah dan membiarkannya.


Karen menekan tombol hijau di handphone sambil memandang wajah David.

__ADS_1


Karen : h****allo kak


Bagas : hallo sayang kapan pulang? kakak kangen


Karen : kemungkinan seminggu lagi kami pulang, kakak menyiapkan diri untuk menjalani operasinya. Oh ya kak nanti temanku juga ikut mrmbantu operasi kakak


Bagas : tidak sabar kakak menunggu setelah operasi wajah kakak berhasil kita menikah


Karen : Menikahnya nanti saja kalau kakak sudah bisa berjalan


Bagas : tapi sayang..


Karen : tidak ada tapi - tapian (kuharap ketika kakak sembuh kakak bisa menemukan wanita lain batin Karen )


Bagas : hmm... baiklah


Karen : kakak sudah dulu ya, aku mau tidur sudah malam


Bagas : ok sayang muach muach😘😘😘😘 semoga mimpiin kakak, ciumannya mana sayang?


Karen : malu kak ada teman, sudah dulu ya


tut tut tut tut


Nona apakah anda benar - benar akan menikah?


Iya Rey, saya tidak ada pilihan lain, aku harap semoga kakakku menemukan gadis lain sehingga tidak jadi menikah


Mudah - mudahan saja nona, saya tidak tega melihat tuan


Rey, saya akan jaga Mas David aku minta tolong anterkan teman saya pulan****g. San, aku minta tolong besok bawa baju ganti dan bawa makanan ya


Sandra hanya mengangguk setuju, dia juga sebenarnya sangat lelah.


Nona tidak apa - apa saya tinggal


Tidak apa - apa saya akan menjaganya, jika ada sesuatu saya akan hubungi


Baik nona


Rey mengantarkan Sandra pulang karena hari sudah larut badannya juga lengket ingin mandi.


ceklek


Perawat membuka pintu untuk melap tubuh David tapi Karen memintanya karena ingin melakukankanya menebus rasa bersalahnya. Setelah suster menaruh di meja baskom, lap, handuk dan baju ganti Karen berusaha melepaskan tangan David yang di genggam kuat


Sayang, tolong lepaskan tanggannya donk, aku mau membuka baju yayang untuk melap tubuhmu


Karen mencium pipi dan bibir David


cup


cup


cup


Sayang i love you


Tidak tahu kenapa tiba - tiba genggaman tangan David mulai melemah. Karenpun berhasil melepaskan tangannya dan mulai membuka pakaian David


Sayang, badan Yayang jadi kurus kalau sadar banyak makan ya hik... hiks ... hiks.. Karen melap badan David sambil menangis.


Setelah semua selesai Karen me lap agar David tidak kedinginan kemudian memakai pakaian pasien.


Sayang sekarang sudah rapih dan tampan cepat sadar ya? Karen mencium bibir David sayang aky mau mandi dulu, saya tinggal sebentar i love you


Karen membuang air di baskom di kamar mandi kemudian menaruhnya di meja. Setelah mengecek kondisi David dan selang infusnya Karen pergi ke kamar mandi.


ceklek


Pintu terbuka ada dua orang masuk seorang dokter dan perawat menggunakan masker berjalan dengan perlahan sambil membawa suntikan.


Tuan ajalmu sudah dekat bersiap - siaplah hahaha... ucap sang dokter


Dokter gadungan itu akan memasukkan suntikan ke selang infus selang beberapa lama David pun kejang - kejang


ceklek


Karen kaget melihat kejadian tersebut


Siapa kalian, penjaga?


Penjagapun masuk terjadilah perkelahian dibantu Karen akhirnya mereka berdua tertangkap. Salah satu penjaga menghubungi Rey asisten David**.


Karen mencium pipi kanan dan pipi kiri dan bibir David


cup


cup


cup


Sayang i love you


Tidak tahu kenapa tiba - tiba genggaman tangan David mulai melemah. Karenpun berhasil melepaskan tangannya dan mulai membuka pakaian David


Sayang, badan Yayang jadi kurus kalau sadar banyak makan ya hik... hiks ... hiks.. Karen melap badan David sambil menangis.


Setelah semua selesai Karen me lap denan handuk agar David tidak kedinginan kemudian memakai pakaian pasien.


Sayang sekarang sudah rapih dan tampan cepat sadar ya? Karen mencium bibir David sayang aku mau mandi dulu, saya tinggal sebentar i love you


Karen membuang air di baskom di kamar mandi kemudian menaruhnya di meja. Setelah mengecek kondisi David dan selang infusnya Karen pergi ke kamar mandi.


ceklek


Pintu terbuka ada dua orang masuk seorang dokter dan perawat menggunakan masker berjalan dengan perlahan sambil membawa suntikan.


Mr. David ajalmu sudah dekat bersiap - siaplah hahaha... ucap sang dokter


Dokter gadungan itu akan memasukkan suntikan ke selang infus selang beberapa lama David pun kejang - kejang


ceklek


Karen kaget melihat kejadian tersebut

__ADS_1


Siapa kalian, penjaga?


Penjagapun masuk terjadilah perkelahian dibantu Karen akhirnya mereka berdua tertangkap. Salah satu penjaga menghubungi Rey asisten David.


__ADS_2