
Setelah lama berfikir Karen memilih menyerahkan kehormatan untuk lelaki yang sangat dicintai.
Sayang, aku berikan kehormatanku yang aku jaga selama ini hanya aku minta dua syarat darimu?
Apa itu?
Syarat pertama apapun yang terjadi nanti aku menikah dengan pria lain, Mas jangan pernah menyakiti diri mas, makan secara teratur aku tidak ingin melihat Mas seperti waktu itu. Syarat kedua tahan emosi Mas jangan membunuh lagi jika kamu tidak tahan Mas bisa menghubungiku aku akan datang dan mas bisa melampiaskannya padaku. Apakah mas setuju ?
Mas setuju dan memenuhi semua syaratmu.
Davidpun menarik tangannya dan membawanya ke kamarnya. Membuka pintu dan menguncinya. David membuka sepatu, jas dan kemeja dilanjutkan celana panjang hingga menyisakan boxer.
David membelai wajah Karen dan menciumnya kemudian membaringkan tubuh Karen dan menind****hnya. ******* dan melepaskan semua pakaian Karen hingga polos desahan demi desahan keluar dari mulut mereka.
Sampai pada puncaknya tubuhnya menyatu walau diawal terasa perih makin lama rasa perih tergantikan dengan rasa nikmat.
Berkali - kali David melakukan penyatuan karena David baru merasakan nikmatnya membuatnya menjadi candu.
Karen lemas dan membiarkan David melakukan sepuasnya. Setelah puas melepaskan adiknya yang berada disarangnya dan tidur terlentang sambil memeluk Karen. Karen memejamkan mata di dada David.
Terima kasih sayang kamu telah memberikan harta berhargamu untukku. I Love You So Much ( kuharap kamu cepat hamil sayang jadi pernikahanmu batal, aku akan menunggumu, tidak ada wanita lain selain dirimu batin David )
Karen diam karena sudah lelah dan tidur dipelukan orang yang dicintainya.
Pagi yang cerah Karen terbangun, melihat wajah tampan kekasihnya. Karen melepaskan pelukannya tapi tidak bisa pelukan David sangat kuat.
Sayang bangun donk aku mau pipis
Hmmm...
Davidpun melepaskan pelukannya dan Karenpun bangun ketika kakinya menginjak lantai bagian bawahnya terasa perih. Karen diam duduk di ranjang
__ADS_1
Kenapa sayang katanya mau buang air kecil
Sakit ngga bisa jalan
Mas gendong ya?
Tanpa menunggu jawaban Karen langsung dibopong dan didudukkan di closet
Mas aku malu, mas keluar ya?
Kenapa mas kan sudah pernah melihatmu kenapa mesti malu
Mas, bagian bawahku buat buang air kecil sakit banget Mas
Maaf ya sayang nanti lama - lama hilang, sini Mas bersihkan
David dengan hati - hati membersihkan sambil meniup kemudian dimasukkan ke dalam bathup. Mereka masuk berdua ke dalam. Tangan David mulai meremas gunung kembar Karen makin lama terjadilah penyatuan.
Setelah selesai mandi David membawa Karen dengan membopongnya kemudian merebahkan tubuhnya.
Karen hanya bisa mengangguk dan pasrah apa yang dilakukan oleh David
Terjadilah penyatuan kembali. Karen sangat lelah dan tertidur begitu dengan David. Mereka tertidur sambil berpelukan.
Jam 1 siang mereka terbangun dan menelepon Rey untuk membeli makanan. David yang baru selesai telephone membersihkan diri lagi mandi dua kali karena badannya lengket karena habis bercinta.
Selesai mandi David memakai pakaiannya dan menghampiri Karen.
cup
I Love You
__ADS_1
David mengecup kening Karen dan keluar menunggu Rey membeli makanan.
Dibawah ternyata sudah ada Rey
Ini tuan makanannya
Nona Karen mana tuan?
Tidur
Jam segini masih tidur? kenapa tuan saya lihat bahagia ? apakah tuan dan nona sudah melakukan itu?
Iya Rey rasanya nikmat sampai tidak bisa berhenti. Aku harap Karen segera hamil jadi Karen tidak jadi menikah dengan kakakknya
Tuan sudah tahu ?
Apakah kamu juga tahu Rey?
Maaf tuan saya ingin nona Karen yang mengatakannya.. sekali lagi maafkan saya tuan?
Tidak apa - apa Rey aku mengerti, doakan saja aku dan Karen bisa menikah. Aku akan menunggu sampai ajalku menjemputnya
Tuan saya selalu berdoa semoga tuan selalu bahagia
Amin. Terima kasih Rey kamu memang sahabat baikku
Sama - sama tuan, aku yang harus bertwrima kasih yang selalu menolongku.
Maaf tuan saya ke kantor dulu banyak kerjaan yang mesti kukerjakan
Ok
__ADS_1
Reypun pergi dan menutup pintu. David mengambil piring dan menaruh makanan yang tadi di pesan.
David membawa makanan dan naik ke lantai dua menuju kamarnya.