
"Aduh kok kepala aku pusing ya" gumam Dea yang sedang masak di dapur. Dea memegang kepalanya yang terasa pusing.Dea lalu duduk di kursi untuk mengurangi rasa sakit kepalanya.
"Aduh aku kenapa ya?" tanya Dea pada diri sendiri.
Dea melihat Arga yang turun dan ingin berjalan keluar.
"Mas tunggu"panggil Dea.
"Apa"jawab Arga
"Mas nggak sarapan"Tanya Dea menunduk kan kepalanya.
"aku sarapan di kantor"Sahut Arga dan berlalu dari hadapan Dea.
"Ya Tuhan,kapan aku mendapatkan cinta suamiku"Lagi lagi Dea menangis.
Ternyata Arga mendengar ucapan Dea,Karena dia ingin mengambil berkas yang tertinggal di ruang kerja nya.Arga tertegun mendengar ucapan Dea.
Dia merasa bersalah karena mengabaikan istrinya. Jujur Arga mulai nyaman dengan kehadiran Dea di hidupnya.
Apalagi Dea selalu melayaninya dengan baik.
Arga langsung keluar dari apartemen dan menyuruh Dimas untuk mengambil berkas itu.
_____
"Huffft,Sabarr Dea kamu pasti bisa" Ucap Dea menyemangati diri sendiri.
Dea berjalan ke kamar hendak mengabari suaminya kalau dia ingin ke pasar.
Tutt Tut
"Hallo mas,mas lagi sibuk nggak"kata Dea
"hmm,kamu mau ngomong apa"Tanya Arga
"itu mas aku mau ke pasar hari ini" kata Dea
"iya,nnti Supir yang antar"kata Arga lagi
"nggak usah mas,aku sendiri aja"kata Dea lagi
" Diantar supir atau Nggak boleh kluar"Tega Arga
"iya mas,aku di antar supir"kata Dea lalu tersenyum Karena Arga mulai perhatian padanya.
__ADS_1
Dea lalu bersiap di kamarnya.Dea ingin membawa makan siang Arga di kantor.
Dea akan memasak makanan kesukaan Arga.
Ting Tong
bell berbunyi, Dea langsung membuka pintu.
"Permisi nyonya,saya diperintahkan untuk mengantar anda ke pasar" kata orang itu yang berbadan besar dan menggunakan baju hitam.
"Eh iya tunggu pak,saya ambil tas dulu"Ucap Dea sopan.
Dea berlari ke kamarnya dan mengambil tas dan segera turun dan mengikuti si supir tadi.
_____
"Akhirnya selesai juga"ucap Dea yang selesai menyiapkan makanan untuk Arga.
"Sekarang tinggal disusun deh"kata Dea lalu menyusun makanan itu di rantang dan mengganti bajunya dengan gaun selutut warna putih . Karena dia tidak mau membuat Arga malu nantinya.
Dea pergi menggunakan taxi.Sesampainya di kantor Arga,Dea langsung menuju ke resepsionis.
"Permisi mbak,suami saya ada?"Tanya Dea ke resepsionis itu.
Dea langsung naik ke lift yang menuju ke lantai 10.Karena ruangan suaminya ada di lantai 10.
Tingg
Dea berjalan ke luar lift dan menyapa Dinda sekretaris suaminya.
"Hallo mbak Dinda,Suami saya di dalam?" Tanya Dea lagi
"Iya ada Nyonya"jawab Dinda.
Dea langsung membuka pintu ruangan Arga namun Arga tak menyadarinya karena dia sedang berbicara dengan orang Melalui telfon.
"Kamu apa kabar sha" kata Arga yang mendapat telfon dari Keisha.
Arga sangat bahagia Karena penantian nya tidak sia"
"Oh ya,aku juga kangen kamu" kata Arga lagi
"......"
"Kamu cepet balik ya,aku janji akan bahagiain kamu"kata Arga lagi
__ADS_1
"......"
"Aku tuh nikah,bukan Karena cinta.sampai kapanpun aku nggak akan mencintai wanita murahan itu"kata Arga
Deggg
bagai tersambar petir siang hari.Dea terpaku pada tempatnya. Dea sakitt hati mendengar ucapan Arga. Dea yang awalnya ingin memberi kejutan untuk Arga,malah dia yang dapat kejutan duluan.
Pranggg
Rantang makanan yang Dea bawa terjatuh.
Dea berlari sekencang mungkin.Untuk saat ini hatinya sangat sakit jika harus melihat Arga.
"Deaa"ucap Arga yang berbalik melihat Rantang makanan yang di bawa Dea. makanan kesukaannya. Arga merasa sakit melihat Dea yang menangis.
"Deaaaaa"panggil Arga lalu berlari mengejar Dea.
"Deaaa aku bisa jelasin"kata Arga
Tapi Dea tidak peduli,dia berlari dan masuk ke mobil.Namun sial mobil yang dia masuki itu mobil suaminya.
Arga tersenyum melihat tingkah Dea.
"Dea kurasa kau salah masuk mobil"Kata Arga menggoda Dea.
"M-mas Aga kenapa bisa disini?" tanya Dea bingung karena dia tidak tau kalau dia masuk mobil Arga.
"Nggak salah nih kamu nanya gitu?, bukanya aku ya yang harus nanya kamu ngapain disini?" kata Arga lagi
"A-anu aku i-itu"Dea menjadi gugup mengetahui kebodohan nya.
"Udah Dea,sekarang kita cari makan ya"kata Arga lembut.
"mas aga kenapa ya,kok lembut banget sama aku" batin Dea
"Nggak usah geer ,Aku ngajak kamu makan karena suasana hati aku lagi baik"ucap Arga yang gengsi mengakui dirinya ingin makan berdua dengan Dea.
"iya mas" jawab Dea
Setelah itu tidak ada obrolan lagi.Dea canggung dan takut untuk buka mulut.
Arga fokus menyetir ke restoran terbaik di kota itu.
jangan lupa like vote dan komen guys xixixi
__ADS_1