Cinta Tulus Dea

Cinta Tulus Dea
part 44


__ADS_3

"Sayang ntar malem datang ke cafe ini ya" Arga menyerahkan alamatnya ke Dea yang sudah tidak terlalu demam.


"Emang ada apa honey?" Tanya Dea karena tidak biasanya Arga mengajaknya keluar kalau bukan acara kerabatnya.


"Dateng aja ya sayang,nanti aku kirimin sopir kantor buat jemput kamu, bajunya ada di paper bag yang di kamar" ujar Arga lalu pergi ke kantor agar Dea tidak banyak bertanya lagi.


"Apa Arga ajak aku ngedate ya" pikir Dea lalu pergi ke kamar melihat paper bag yang disebut Arga tadi.Dea mengambil dress Sabrina Yuna maroon selutut.


"Wah bagus banget" ujar Dea pelan.


"Hallo,Nan Lo udah siapin semuanya kan?" Tanya Arga yang menyerahkan semua persiapan untuk acara untuk malam ini kepada Adnan.


"Aman Ga,kalo gue yang urus mah beres" jawab Adnan santai.


"Thanks brother"Arga mematikan telepon dan mengambil kotak silver yang dia siapkan untuk Dea yang berisi kalung dengan liontin berlian.


Malam pun tiba,Dea sudah siap dengan Dress-nya,dengan rambut digulung ke atas.Dea mengambil tas selempang kecil memasukkan handphone,minyak angin, dan beberapa aksesoris lainnya.


Ting Tong


Ceklekk


"Permisi nyonya, Tuan menyuruh saya menjemput Anda sekarang" kata sopir kantor yang dikirim Arga untuk menjemput Dea.


"Iya pak,saya udah siap" Mereka pergi ke sebuah cafe yang ada di alamat yang diberikan Arga pagi tadi.


Saat tiba disana ,tempat itu benar-benar sepi,tidak ada pelanggan lain yang nongkrong dikafe itu.


"Ini bukan ya tempatnya" kata Dea yang berjalan masuk ke dalam.Dea melihat taburan bunga mawar dilantai yang membawanya ke sebuah meja disamping kolam renang dengan hiasan lampu-lampu dan balon serta bunga,namun tak ada Arga disana.Dea menunggu kedatangan Arga , mungkin masih di perjalanan pikirnya.


Setelah satu jam menunggu Arga tak juga datang,Dea mencoba menghubungi Arga namun tak diangkat.Dea memanggil pelayan untuk bertanya apakah mungkin dia salah tempat.


"Permisi mbak, benar ini meja yang dipesan Arga Wijaya Kusuma?" Tanya Dea pada pelayan yang ada disana.


"Iya betul Nyonya"


"Tapi kok belum datang ya?" Tanya Dea pelan.


"Tadi tuan Arganya udah pulang,kami pikir mungkin ada urusan jadi kami menunggu dan melihat nyonya jadi kami belum membereskan mejanya" jawab pelayan itu.


"Hah? udah pulang? oke makasih ya mbak" Dea mengambil tasnya dan pulang sambil berusaha menghubungi Arga. Sedangkan hari sudah gelap,tak ada kendaraan yang berlalu lalang.Dea memesan taxi online namun tak ada yang datang karena sudah malam.


Dea ketakutan,Dia terus menghubungi Arga hingga 50 kali namun tetap tak ada Jawaban.Dea menghubungi Adnan untuk menjemputnya namun sayangnya Adnan mematikan handphonenya karena dia ada operasi darurat di rumah sakit.


Dea duduk di halte bus karena kelelahan.Dia mengirimi pesan teks ke Arga,dia memikirkan apa sebenarnya yang terjadi hingga Arga pergi dan tak mengangkat teleponnya.


Di tempat lain,di sebuah club Arga sudah mabuk karena kebanyakan minum. Ucapan Keisha masih terngiang-ngiang di kepalanya.


#Flashback


Arga menunggu kedatangan Dea dengan memegang bunga dan kotak kalung di tangannya,Dia juga ingin memberitahukan kepada Dea tentang Rumah yang ia beli.

__ADS_1


Drttt Drttt


Arga melihat ponselnya bergetar dan ada pesan dari nomor tak dikenal. Arga membuka pesan itu. Wajahnya memerah karena marah melihat foto Dea bersama seorang pria duduk di kursi taman berdua bahkan laki-laki itu memegang perut Dea.


Arga mengepalkan tangannya, kemudian orang yang mengirim foto itu menelfon Arga.


"Apa maksud kamu kirim foto itu" kata Arga geram.


"Istri kamu nggak sepolos wajahnya ya Ga" Sahut orang dari seberang.


"Keisha?"


"wah kamu masih hafal suara aku ya"


"Nggak usah berbelit-belit, jelasin maksud kamu kirim foto itu"


"Kamu masih belum ngerti?Istri kamu selingkuh dibelakang kamu"


"Nggak mungkin,Dea bukan orang kayak gitu"


"Terserah kamu aja,aku cuma nggak mau kamu salah memilih,kalau kamu butuh aku telfon aja"Keisha mematikan teleponnya dan tersenyum licik.


Arga tak percaya dengan apa yang dia lihat sekarang.Dea yang selama ini terlihat manis ternyata mengkhianati cintanya.Arga meninggalkan tempat itu tanpa mengirim pesan atau menelfon Dea.


#Flashback off


Arga melihat ada banyak panggilan tak terjawab dan semuanya dari Dea.Dia membuka pesan Dea.


"Honey masih lama nggak"


"Honey kamu jemput aku?"


"Honey aku udah dijalan nih sepi banget aku takut"


"Ga, kayaknya ada yang ikutin aku..."


"Aku takuttt*..."


Arga mengabaikan pesan dari Dea karena dia pikir mungkin itu hanya akal-akalan nya saja agar Arga menjemputnya dan memaafkan perbuatannya.


Arga malah ketiduran ditempat itu karena kebanyakan minum alkohol.


****


Disebuah gudang terbengkalai di sebuah desa,Dea diikat di kursi ,kaki dan tangannya diikat dan mulutnya dilakban.Dea belum sadar karena benturan di kepalanya.


2 jam yang lalu


Saat Dea sibuk menelfon Arga,dia merasa ada yang mengikutinya dari belakang.Dea terus mengirim pesan ke Arga karena ketakutan. Dea memasuki gang sempit dan sepi.


"Siapa kalian!!" Teriak Dea saat orang-orang itu mendekat.

__ADS_1


"Kami orang yang harus kamu takuti hahahaha" Jawab salah seorang dari mereka.


"Jangan macam-macam ya,atau saya teriak" ujar Dea gemetar, Sebenarnya dia bisa saja melarikan diri dari mereka namun dia ragu bisa berlari jauh dengan keadaannya sekarang.


"Coba aja teriak sekencang mungkin" jawab orang itu.


"Tolong"!


"Tolong!"


"Tolong!"


Dea berteriak namun tak ada yang menjawabnya.Dea menangis ketakutan Dia memegang perutnya .


Bugh


Tiba-tiba salah seorang dari penjahat itu menghantam kepala Dea dengan kayu.Mereka menyeret Dea ke pedesaan dan mengikatnya.


"Semua sudah beres bos" Salah seorang dari mereka menelfon bosnya.


"Bagus, tetap awasi dia,besok saya kesana"


Jawab orang itu.


"Baik bos"


Sementara penjahat yang lainnya istirahat,salah satu penjahat mendatangi Dea yang masih pingsan.Dia merasa iba karena Dea harus berada disana dengan keadaan hamil tua.


Dia bertekad untuk membantu mengeluarkan Dea ,karena dia tidak tega jika Dea harus berada disana.


******


Dirumah sakit,Adnan sudah selesai melakukan operasi.Dia langsung pulang dan tidak menghidupkan handphone karena sudah larut dan dia ingin segera tidur.


Tak ada yang menyadari bahwa Dea hilang bahkan Arga sekalipun yang menganggap itu semua lelucon.Arga masih tertidur lelap di club . Pemilik club itu tak membangunkannya karena dia mengenal Arga.


Dea membuka matanya perlahan,dia merasa sakit di kepalanya.Tubuhnya lemah bibirnya pucat kebiruan karena kedinginan. Dea melihat sekeliling,tempat itu terlihat kumuh ,Dea tidak bisa mengenali tempat itu.


Dia melihat penjaga yang berdiri disana untuk menjaganya agar tak kabur.Dea tak bersuara karena takut mereka tahu jika Dea sudah sadar.


.


.


.


.


Guys maaf banget author jarang up 😭


Author lagi sibuk banget guys.

__ADS_1


Jangan lupa jejaknya guys❤️


__ADS_2