
Mendengar itu hati Dea begitu hancur.Dia tidak menyangka suaminya mencintai orang lain. Dea tidak berharap Arga mencintainya, namun Dea berpikir cinta bisa tumbuh dengan sendirinya nanti .Namun dia salah besar, ternyata Arga mencintai Keisha, mantan kekasihnya. Bukannya Dea jatuh cinta dengan Arga.Tapi dia bertekad untuk belajar mencinta Arga.Karena bagi Dea pernikahan itu sesuatu yang sakral dan sah di mata hukum. Dea ingin menangis namun dia tidak bisa.Dea hanya mengangguk lalu berjalan menuju sofa.Dea langsung merebahkan tubuhnya di sofa dan memejamkan matanya.
Karena terlalu lelah,Dea terlelap begitu saja.
Arga yang baru selesai mandi hanya mena
tap sekilas.Dia tidak peduli tentang istrinya.Karena bagi Arga, Keisha lah perempuan terbaik.Arga hanya perlu menunggu 1 tahun untuk menceraikan Dea.
Arga langsung merebahkan diri di kasur empuknya.Dia tidak berpikir apakah Dea nyaman tidur di sofa sempit itu.
_____
Pagi harinya, Dea terbangun lebih duluh dari Arga. Dea takut membangunkan Arga, mengingat ucapannya semalam. Dea membersihkan dirinya,lalu duduk menunggu Arga untuk sarapan.Karena Dea tidak mau gegabah,jika dia turun sendiri mama Ratna pasti menanyainya tentang Arga.
"kalau aku bangunin,dia bakal marah gak ya?"Tanya Dea pada dirinya sendiri.
"Tapi kalau nggak di bangunin keburu siang"katanya lagi
"Bangunin aja ah, persetan dia mau marah atau nggak"batin Dea.
"Tuan,Tuan bangun ini sudah siang,"kata Dea lembut sambil mengguncang tubuh Arga pelan.
"Emhh,hoamm"Arga menggeliat dan melihat Dea yang berada di hadapannya.
"Ngapain masih disini?keluar sana! Ganggu orang aja" bentak Arga yang kesal melihat Dea.
"S-saya takut ditanya oleh mama Tuan"Jawab Dea samb menunduk.
"Alasan, ya udah tunggu"kata Arga lalu mandi.
______
Di restoran hotel,papa dan mamanya serta kerabat yang lain Tengah asik menikmati sarapan mereka.
Dea dan Arga baru turun pukul 8.30
Mereka berjalan bergandengan tangan, Karena takut mama dan papa Arga curiga.
"cieee pengantin baru bangunnya kesiangan" goda papa yang berhasil membuat Dea tersipu malu,tapi tida dengan Arga yang setia dengan muka datarnya.
"pa, jangan gitu dong nanti mereka malu" ucap mama
"Iya ma,bawel banget deh" kata papa
"Eh,sini sayang gabung sama mama aja " panggil mama ,Dea pun duduk berhadapan dengan Mama Ratna dan berdampingan dengan Arga.
__ADS_1
Dea mengambil sarapan untuk Arga. Papa dan mama tersenyum melihat adegan itu. sementara Arga jijik untuk menyicip makanan itu.Dea tau Arga tidak mau makan makanan yang dia ambil.
"Eh sayang kamu nggak suka yang ini ya,maaf ya sayang.Ya udah ini kamu ambil sendiri aja " kata Dea dengan susah payah sambil menukar piringnya dengan piring Arga.
Arga bingung dengan sikap Dea.Tapi dia menurut saja dari pada tidak makan sama sekali.
"Makasih sayang" ucap Arga .Mereka menjalankan peran dengan baik.Sampai mama dan papa tidak Curiga dengan mereka.
Dea merasa sarapan pagi itu terasa lebih hangat.Karena Dea jarang makan bersama keluarganya.Dea terharu dengan kebaikan mama Ratna Dan papa Rudi.
Dea berjanji akan mempertahankan pernikahannya.Bahkan dia lupa dengan surat perjanjian dengan Arga.
_______
Setelah sarapan, mereka semua chek-out dari hotel.Mama dan papa pulang ke rumah. Sedangkan Dea Dan Arga pulang ke apartemen Arga.Karena Arga tidak mau diawasi oleh mamanya.
"kamarmu disebelah kiri dan yang kanan itu kamarku"ucap Arga berlalu melewati Dea dan masuk ke kamarnya.
"Iya Tuan"sahut Dea pelan hampir tak terdengar.
Apartemen itu lumayan besar.Dilantai bawah ada dapur,ruang tamu,dan ruang kerja Arga.
Dilantai atas ada 2 kamar, dan mini bar.
_________
Dea masak ayam goreng dan capcai.Dea lalu menata makanan itu dengan rapi.
Dea berjalan ke kamar Arga.
Tokkk Tokk Tokkk
ceklekk
"Ada apa" Tanya Arga datar.
"Tuan makanannya sudah siap" kata Dea seperti pembantu yang takut tuannya.
" jangan panggil aku tuan" perintah Arga
"lalu saya harus memanggil apa"Dea bingung masa harus panggil nama.
"Panggil Aga saja"kata Arga
" Kalau mas aga boleh?" ucap Dea pelan
__ADS_1
"hmm" sahut Arga melewati Dea.
Seperti biasa,Dea mengambil makanan untuk Arga. Namun kali ini, Arga tidak marah ,Dia menikmati masakan Dea .
Setelah selesai, Arga langsung keluar tanpa kasih tau Dea.
Dea merasa tak dianggap di rumah itu.Tapi Dea tetap bersabar.
Drrrttt Drttt Drttt
"Halo ma"kata Dea sopan
"halo sayang,kamu lagi apa sekarang?Terus Arga dimana?" Tanya mama
"Aku nggak lagi ngapa-ngapain kok ma,Mas Aga lagi di ruang kerja" Dea terpaksa berbohong karena tidak mau Mama Ratna tau sandiwara mereka.
"Temenin mama belanja ya nak,Mama kangen deh sama kamu" ucap mama yang tau Dea bosan dirumah.
"Nanti Dea tanya mas Aga duluh ya ma"Ucap Dea sopan
"Udah mama aja yang kasih tau, kamu siap sekarang nanti supir mama jemput"perintah mama.
Dee berbalik dan ternyata sudah ada Arga yang berdiri di sana. Dea menjadi gugup.
"Mas,aku mau ijin keluar sama mama boleh nggak?"kata Dea menunduk.
"Hmm"hanya itu yang keluar dari mulut Arga. Dia bingung kenapa Dea berbohong. Jelas-jelas dia keluar,tapi dea bilang lagi di ruang kerja.
______
Ting Tong
Bel pintu apartemen Arga berbunyi.Dea membuka pintu dan ternyata itu supir mama.
"Tunggu ya pak,saya pamit sama mas aga dulu"kata Dea dan berjalan menuju kamar Arga.
Tok Tok Tok
ceklekk
Arga keluar dan menatap Dea malas.
"Maaf mas,aku mau pamit,aku jalan dulu supirnya udah datang." kata Dea dan mencium punggung tangan suaminya.
Arga hanya terdiam.Setelah Dea pergi ,ada sedikit senyum di bibirnya mengingat tingkah Dea.
__ADS_1
Jangan lupa like vote dan komen ya teman-teman ❤️