
Sementara di Paris,Keisha sudah bersiap pulang ke tanah air.Dia sudah tidak sabar bertemu dengan Arga.Dia yakin Arga masih mencintainya .
"Tunggu aku pulang sayang,aku akan singkirkan istri sialanmu itu"batin Keisha sambil tersenyum licik.
Pesawat Keisha sudah take off.Dalam pesawat Keisha hanya tidur karena mengingat perjalanan yang jauh.
__________
Huekk Huekk Huekk
terdengar suara orang muntah dari kamar mandi.Arga terbangun mendengar suara itu.
Arga berjalan menuju kamar mandi dan terkejut melihat Dea yang sudah pucat dan terduduk di lantai.
"Sayanggg!!" Teriak Arga
"Honey"sahut Dea dengan lemas hampir tak terdengar.
"kamu kenapa sayang"tanya Arga sambil mengangkat tubuh Dea ke kasur lalu menyelimuti seluruh tubuhnya.
Arga lalu menelfon Adnan karena Adnan satu satunya dokter yang dia kenal dan percaya.
"Halo nan, Lo dimana? ke rumah gue sekarang!"ucap Arga lalu menutup telfonnya tanpa mendengar jawaban Adnan.
"Gila apa si Arga, pagi-pagi udah bawel aja"Omel Adnan yang kesal namun dia penasaran apa yang membuat Arga menyuruhnya ke rumah sekarang.
"sayang kamu nggak apa\-apa kan?"Arga khawatir melihat Dea yang pucat.
Dea hanya menjawab dengan anggukan karena lemas .
Arga terus mengusap tangan Dea dan menciumnya.Air mata sudah bercucuran dari matanya.
Tok Tok Tok
"cepat periksa istri gue"perintah Arga tanpa membiarkan Adnan beristirahat sebentar saja.
Adnan menatap sinis ke Arga dan memeriksa Dea.
"Gue curiga bini Lo hamil Ga"ucap Adnan penuh keyakinan.
"Yang bener Lo,gue bakal jadi bapak dong"Arga lompat lalu memeluk istrinya lalu mencium bibir Dea .
"Untuk lebih jelasnya Lo periksa ke dokter kandungan Ga" Jelas Adnan.
"Udah pulang sana Lo, ganggu orang aja"usir Arga.
"Honey jangan gitu dong,Mas Adnan minum duluh ya "Tawar Dea
Adnan tersenyum penuh kemenangan mendengar tawaran Dea lalu menjulurkan lidahnya ke Arga.
"pulang gak Lo"ucap Arga dengan nada mengancam.
"Eh iya,nggak usah deh mbak aku lagi banyak pasien soalnya. Aku duluan ya mbak,Ga"ucap Adnan berlari keluar dari apartemen Arga.
"Honey jangan gitu ih" ucap Dea manja ke Arga
"Udah biarin aja sayang, sekarang kita siap-siap ya kita kedokter hari ini" Ujar Arga sambil mengecup kening Dea.
Arga menemani istrinya ke dokter hingga ia lupa bahwa hari ini Keisha akan datang.
"Selamat ya pak.Istri bapak hamil . Kandungannya sudah 1 Minggu" ucap dokter.
"Terimakasih dok"ucap Arga lalu mendekati Dea dan menghujani wajah Dea dengan ciuman yang bertubi-tubi.
Tak bisa dipungkiri Arga dan Dea sangat ingin mempunyai anak. Walaupun usia pernikahan mereka masih muda.
Namun di lubuk hati yang terdalam,Dea merasa gelisah tentang Keisha.Dia Takut Keisha akan merusak rumah tangganya.
Sedangkan Arga sendiri dia juga sudah bertekad untuk menghindari Keisha. Karena sekarang Ia sadar ia mencintai Dea.
Setelah pulang dari dokter,Arga terus memegang tangan Dea dan mengusap perutnya yang masih datar.
"Honey udah dong fokus nyetir aja" Rengek Dea dengan muka imut .
"Hehehe Iya sayang" kekeh Arga dan mencubit pipi istrinya.
Dea melihat keluar jendela dan matanya menangkap pedagang cilok keliling .
Dea menelan ludahnya membayangkan cilok itu.Dari pagi dia belum makan karena mual.
Namun sekarang perutnya menjadi lapar melihat cilik tersebut.
"honey stop!!" teriak Dea
Arga yang terkejut Langsung mengehentikan mobil di pinggir jalan tidak jauh dari tukang cilok itu
__ADS_1
"Apaan sih sayang ngaggetin aja deh"
"Honey aku mau itu"ucap Dea dan tangannya menunjuk ke pedagang cilok.
"Hah?yang bener aja sayang,itu nggak sehat buat kamu" tolak Arga Karena dia belum pernah makan jajanan jalanan.
"Tapi aku mau itu" kata Dea matanya sudah memerah ingin menangis.
Arga terkesiap melihat ekspresi Dea. Arga yakin ini pengaruh hormon kehamilan.
Arga memeluk Dea dan mengecup bibirnya
"Jangan nangis dong sayang, kita beli yuk"
"Horee buruan honey,aku tunggu disini aja. Pake saos kacang ya" ucap Dea
Arga membeli Cilok itu dan memberikan kepada Dea.
Dea memakannya dengan lahap seakan tidak makan 2 hari . Arga tersenyum melihat istrinya itu. Entah kenapa hatinya tenang melihat Dea bahagia.
Di bandara, Keisha turun dari pesawat. Dia mengeluarkan handphone nya lalu menelfon Arga.
Drttt Drttt Drttt
Arga yang sedang menemani Dea nonton melihat handphone nya ternyata Keisha yang menelpon.
Seketika dia ingat bahwa Keisha sudah pulang. Tapi dia tidak mau membuat Dea Sakit hati.
"Sayang" panggil Arga
Dea menoleh ke atas melihat Arga. Karena posisi mereka sekarang, Dea tidur di pangkuan Arga.
aku nggak mau buat kamu salah paham sayang Aku nggak mau sembunyiin sesuatu dari kamu" jelas Arga lalu mengecup kening Dea.
Dea mematung mendengar ucapan Arga.Dia bingung harus bahagia atau terluka.
Jujur Dea bahagia suaminya tidak menyembunyikan hal itu darinya.Dan tidak mau Dia salah paham .Itu artinya Arga sudah mencintai Dea.
Tapi disisi lain,Dea takut Keisha akan merebut Arga darinya. Apalagi sekarang Keisha sudah pulang.
"Emm honey kamu jangan deket\-deket sama Dia ya" ujar Dea manja
"Iya sayang aku akan jauhin dia, aku blokir nomornya sekarang ya biar dia nggak Ganggu kita lagi" ucap Arga lembut.
Dea sangat bahagia menerima perlakuan Arga yang sekarang.Arga sungguh lembut padanya.
Dea bangun lalu duduk di paha Arga dan mengalungkan tangannya di leher Arga.
Cupp
Dea mengecup bibir Arga sangat lama .Dea merasakan hembusan nafas Arga begitupun sebaliknya.
"Sayang jangan goda aku " ucap Arga dengan suara serak.
__ADS_1
Dea berdiri lalu berlari ke kamarnya seakan lupa kalau dirinya sedang hamil.
"Dea jangan lari\-lari!!" Teriak Arga
Dea terkejut dan menghentikan langkahnya.Dia sadar dia salah. Dea berdiri di tempat .
Arga menghampiri Dea lalu memeluknya dari belakang.
"Sayang maafin aku ya, tapi jangan lari dong sayang kandungan kamu masih muda" ucap Arga lalu mencium leher Dea.
Dea mendesah kecil mendengar ucapan Arga yang begitu sexy di telinganya.
"Iya honey aku yang salah,ya udah aku bobo dulu ya honey" kata Dea melepaskan pelukan Arga.
Namun Arga mengangkat tubuhnya dan menggendongnya bridal style . Arga menidurkan Dea di kasur dengan sangat lembut.
Kemudian Arga ikut baring di sebelah Dea dan memeluk tubuh Dea erat. Mereka terlelap dengan pelukan yang begitu hangat.
Sementara di bandara, Keisha sudah emosi karena teleponnya tidak di angkat oleh Arga
Dia bingung sekarang mau tinggal dimana.Di Indonesia tidak ada keluarganya.
"Sialan Lo Arga,kalau bukan karena Lo kaya nggak akan mau gue ngejar Lo kayak gini" batin Keisha
Dia berjalan dan memutuskan untuk pergi ke hotel terdekat dengan uang yang dia dapatkan dari hasil menjadi simpanan lelaki hidung belang di Paris.
Keisha akan melakukan segala cara untuk mendapatkan uang. Sekalipun dengan menjual dirinya.
Keisha lalu membersihkan dirinya dan memikirkan rencananya besok untuk menemui Arga di kantornya.
_____
Sementara di sebuah kost,Sindi sedang diusir oleh Ibu kostnya karena telat bayar.
Sindi memohon kepada ibu kost untuk tidak mengusirnya.Namun naas barang-barang Sindi dilempar keluar.
Sindi memilih Barangnya dan mengemas baju yang masih tersisa lalu pergi .
Sindi berjalan tidak tau arah .Dia ingin menelpon Dea namun dia takut karena yang dia tahu Dea tidak bahagia dengan pernikahannya.
Tin Tinn Tinn
Bunyi klakson mobil. Sindi menatap mobil itu ternyata dia sudah berjalan terlalu ke tengah jalan.
Sindi memundurkan langkahnya lalu minta maaf.Dia melihat mobil itu tidak bergerak.
Dia mulai takut,mungkin itu mobil penjahat pikirnya.
Sindi melepaskan sandalnya dan memegang kuat tasnya.Dia sudah memulai ancang-ancang untuk berlari .
"Hey, kamu temannya mbak Dea kan" teriak Adnan.Ya mobil itu milik Adnan yang baru pulang dari rumah sakit.
Waktu pernikahan Dea dan Arga .Adnan melihat Sindi berpelukkan dengan Dea dan sering ngobrol.
Sindi menoleh ke belakang melihat wajah yang tidak asing
"Eh iya tuan,Tuan kenal Dea?"Tanya Sindi.
Arga turun dari mobil menghampiri Sindi yang sedang memegang sandal dan tasnya.
"Aku sahabat Arga suaminya Dea,nama aku Adnan"ucap Arga mengulurkan tangannya untuk kenalan.
Sindi menganggukkan kepalanya.Dia mengerti sekarang.
"Saya Sindi tuan,saya sahabat Dea"Lalu menerima uluran tangan Adnan.
__ADS_1