Cinta Tulus Dea

Cinta Tulus Dea
part 23


__ADS_3

Sepulang dari menemani Keisha belanja, Arga mengantar Keisha pulang ke apartemennya. Setelah itu, Arga pergi ke kantornya.


Dan saat Arga masuk ke ruangannya di kursinya sudah ada yang menunggu. Arga mematung menatap sosok itu.Ya orang itu adalah Dea.


"Honey kamu dari mana?" Tanya Dea penuh selidik


"Itu aku pulang meeting sayang" Jawab Arga takut jika Tania sudah memberitahu Dea jika Ia jalan dengan Keisha.


"Ooh gitu,Honey aku mau ke dokter kamu mau ikut?" Tanya Dea yang ingin memeriksa kandungan ke dokter.


"Ikut dong sayang,hari ini kita bisa tau jenis kelamin anak kita kan?" Tanya Arga


"Iya honey makanya aku kesini buat ngajak kamu" sahut Dea


" kalau gitu sekarang kita langsung ke dokter ya" ucap Arga lalu mereka pergi ke dokter kandungan terbaik di kota itu.


Saat menunggu antrian,Arga melihat ibu -ibu hamil dan suaminya yang berada di tempat itu.Arga melihat ibu-ibu yang perutnya sudah membesar,ada yang masih kecil.


"Ibu Deandra" panggil petugas.


"Iya saya mbak"sahut Dea lalu ia dan Arga memasuki kamar periksa.


Dokter melakukan USG agar dapat melihat perkembangan janin dan jenis kelamin. Setelah di USG dokter mengajak mereka ngobrol.


"Gimana hasilnya dok?" Tanya Arga


"Kondisi bayi bapak Sehat, sepertinya ibu menjaga Kandungannya dengan baik ya" kata dokter


"Kalau jenis kelaminnya gimana dok?"Tanya Dea


"Jenis kelaminnya perempuan pak , Bu" ujar dokter lalu memberikan resep vitamin untuk Dea.


"Terimakasih dokter" ucap Arga yang sangat bahagia.


Arga mengangkat tubuh Dea menggendongnya bridal style Karena bahagia. Dea menyembunyikan wajahnya di dada Arga.Mereka menebus vitamin Dea dengan posisi seperti itu lalu masuk ke mobil.


"Honey apaan sih aku malu"rengek Dea


"Biarin dong sayang aku tuh bahagia tau bentar lagi aku jadi seorang bapak" ucap Arga


"Sekarang kita kemana honey?"Tanya Dea


"Kita ke kantor ya sayang,aku ada kerjaan penting"ucap Arga yang dibalas anggukan oleh Dea.


Saat tiba di kantor, Dea berbaring di sofa ruangan suaminya. Arga yang melihat itu menjadi gemas.


"Sayang bobo di kamar aja ya" kata Arga karena ruangan Arga lengkap dengan kamar istirahat jika Arga ingin istirahat.


"Boleh,tapi gendong Honey" ucap Dea manja


"Tapi bayar ya sayang, boleh kan?" Tanya Arga


"Boleh kok honey" sahut Dea lalu memeluk erat tubuh Arga.

__ADS_1


Di ruangan itu hawanya menjadi panas karena suami istri itu.Setelah selesai,Arga menutup tubuh istrinya dengan selimut lalu dia mandi karena gerah.


Arga melanjutkan kerjaannya dan membiarkan Dea beristirahat.Arga kasihan melihat Dea yang selalu membersihkan apartemen sendiri.Arga hendak mencarikan asisten rumah tangga untuk Dea.


Dea terbangun karena merasa nyeri di pinggulnya.Dea juga merasa nyeri di area sensitifnya.Dea merasa tubuhnya lemah.


Dea berusaha menahan rasa sakit itu ,Dea menutup matanya rapat. Keringat dingin mulai bercucuran.


Ceklekk


Arga masuk untuk membangunkan Dea namun dia malah melihat Dea yang sedang duduk di ranjang dengan menutup mata seperti menahan sakit,wajah Dea juga terlihat pucat.


"Sayang" panggil Arga


Dea membuka matanya menatap Arga


"Honey, kamu udah selesai kerja?" Tanya Dea yang ingin mengalihkan perhatian Arga.


"Sayang kamu nggak apa-apa?Muka kamu pucat" Tanya Arga khawatir dengan Dea.


"Aku nggak apa-apa kok honey cuma kontraksi kecil aja" bohong Dea yang tak ingin suaminya khawatir.


"Kita ke dokter ya" kata Arga


"Nggak usah Honey, aku nggak apa-apa kok" kata Dea menenangkan Arga.


"Kalau gitu kita pulang supaya kamu bisa istirahat" Ujar Arga dan Dea membalas dengan anggukan.


Saat akan memasuki mobil Dinda berteriak memanggil nama Arga.


"Tuan Tunggu"Teriak Dinda


"iya kenapa Dinda"sahut Arga


"Maaf Tuan , Nyonya , Saya mau cuti pak soalnya anak saya lagi sakit dan suami saya ada tugas luar kota Tuan" jelas Dinda


"Iya boleh semoga anak kamu nggak apa-apa ya" kata Arga


"Cepat sembuh ya mbak anaknya" kata Dea juga.


"Terimakasih Tuan, Nyonya, Saya permisi dulu" pamit Dinda yang langsung berlari mencari taxi untuk ke rumah sakit.


Arga yang melihat Dimas yang hendak pulang karena jam kantor sudah selesai pun memanggil Dimas.


"Dimas" Teriak Arga


"Iya Tuan ada apa?" Tanya Dimas pada Tuannya.


"Tadi Dinda ambil cuti,kami urus semua tugas Dinda ya, Soalnya anaknya lagi sakit" tutur Arga


"Oh baik Tuan akan saya kerjakan" Jawab Dimas


"Bagus, Saya duluan ya"ujar Arga

__ADS_1


"Dimas kita duluan ya" ujar Dea juga


"Iya Tuan, Nyonya" jawab Dimas menunduk .


Dalam perjalanan pulang,Dea melihat Ibu Dina yang sedang berjualan keliling.Dea langsung menyuruh Arga berhenti.


"Honey stoppp" Teriak Dea.


Ciitttt


Arga langsung menghentikan mobilnya karena terkejut.


"Sayang ada apa?"Tanya Arga


"Itu honey"tunjuk Dea ke arah ibu Dina.


Arga menepikan mobilnya lalu melihat arah yang ditunjuk Dea. Arga melihat ibu Dina yang sedang menjual kue.


"Honey aku boleh samperin ibu nggak?" Tanya Dea


"Boleh sayang,tapi aku ikut"kata Arga.


Arga dan Dea turun untuk menyamperi Ibu Dina yang sedang duduk di trotoar melayani ibu-ibu yang ingin membeli kue.


"Ibu" sapa Dea pelan


Ibu Dina mendongakkan kepalanya ke asal suara itu.Betapa terkejutnya ia melihat Dea dan Arga . Ibu Dina ingin meneriaki Dea dan memakinya namun dia sadar ketika mengingat rencana mereka.


Ibu Dina langsung menangis dan bersujud di kaki Dea memohon maaf kepada Dea.Ibu Dina berakting sebaik mungkin untuk mendapat perhatian Dea.


"Bu udah,Dea udah maafin ibu, ayah,sama kak Tania"Ucap Dea yang tidak tega melihat ibu yang merawatnya bersujud di kakinya.


Arga yang tau akting ibu Dina merasa jijik melihat air matanya , namun dia takut jika Tania membongkar semuanya jadi dia diam saja menyaksikan adegan di depannya.


"Ibu kenapa kaya gini" Tanya Dea lembut sambil membawa ibunya untuk duduk.


"Perusahaan Ayah bangkrut nak,Ibu , Tania,Ayah sudah beberapa bulan terakhir ini tinggal di kontrakan kecil" Isak Ibu Dina


"Terus kabar Ayah gimana Bu, maafin Dea ya Bu ,Dea baru tau sekarang" ucap Dea


"Ayah sehat nak, Ayah kerja di sebuah pabrik kecil sekarang"ujar ibu Dina.


"Bu ,ibu jangan jualan lagi ya,kasian loh ibu udah tua. Harusnya ibu di rumah aja istirahat" kata Dea


"Sekarang keadaannya beda nak, ibu harus cari uang untuk biaya hidup ibu dan keluarga" ujar Ibu Dina


"Bu , Dea bakal bantuin ibu kok,iya kan honey?"Tanya Dea ke suaminya.


"iya sayang" Jawab Arga yang malas membantu Keluarga tiri istrinya itu.


Guys sampai sini dulu yah🙏


Mohon saran dan dukungannya untuk author ❤️

__ADS_1


__ADS_2