
"Ma ,Pa, sebenarnya Dea udah lahiran" kata Arga .
Deg
Mama Ratna dan papa Rudi tidak mengucapkan satu katapun.
Tidak tahu harus bereaksi seperti apa .
Disisi lain mereka bahagia karena cucu yang mereka nantikan selama ini sudah lahir namun disisi lain mereka khawatir dengan kondisi Dea.
Karena tahu jika Dea sakit,mereka tahu keadaan Dea sekarang pasti sedang tidak baik-baik saja.Pikiran keduanya hanya tertuju kepada Dea.
"Ma,halo ma" kata Arga karena tak ada sahutan dari sebrang.
"Pa,ma, halo"
"Halo ma,ini kenapa ya?"
"Apa signal nya jelek ya"
"Emang mama di desa apaan si sampe nggak ada signal gini"
"Ma, halo "
"Iya sayang gimana tadi?" Mama Ratna bertanya kepada Arga.
"Itu Ma tadi aku bilang kalau Dea udah lahiran" jawab Arga.
"Wah yang bener kamu, terus keadaan cucu mama gimana? Dea mana,mama harus bicara nih sama Dea" ujar mama Ratna dengan Ekspresi yang dibuat-buat.
"Dea baik-baik aja kok ma,dia lagi jemur sama baby Zeana,oh iya ma nama anak aku Zeana" bohong Arga karena merasa reaksi orang tuanya tidak bahagia.
"Oh gitu,wah cantik ya namanya, mama boleh liat nggak?" Tanya mama Ratna penasaran.
"Nggak ma tunggu ketemu langsung aja biar surprise,mama sama papa kapan balik?"
"Nanti deh, pokoknya nanti mama kabarin ya"
Mama Ratna langsung mematikan teleponnya,dia menatap suaminya dan menangis di pelukan Papa Rudi.
"Pa,Dea pa,Dea kenapa ?hiks hiks hiks" Tangis Mama Ratna.
"Ma kita tenang ya,Dea pasti kuat kok,dia seorang ibu sekarang" kata Papa Rudi.
"Tenang gimana pa,Dea pasti kesakitan sekarang" ujar mama Ratna.
", Gimana kalau kita pulang besok?"Tanya papa Rudi.
"Papa serius?Makasih pa" Mama memeluk tubuh papa Rudi erat.
Mereka kembali ke desa untuk mengemas Semua barang-barang mereka.
.
Keisha terbangun dari tidurnya, karena semalam dia minum banyak jadi kepalanya terasa sakit.
Dia mengecek hpnya namun belum ada ksbar dari Arga.
__ADS_1
"Arga kemana sih,dari kemarin nggak ada kabar" pikirnya.
Dia menyimpan kembali hpnya lalu membersihkan dirinya,saat keluar dari kamar ia terkejut melihat Riko yang sedang duduk menonton TV.
"Riko?"
"Hay sayang,kamu udah bangun?" sapa Riko dengan senyum manis.
"Ngapain kamu kesini" Keisha mendekat dan mengecup bibir Riko.
"Aku mau minta maaf sayang,aku mau ketemu kamu" goda Riko.
"Mmm jadi kamu kangen nih sama aku?" Tanya Keisha yang mulai melancarkan aksinya di tubuh Riko.
"Kamu emang paling pengertian sayang" Riko menerima sentuhan Keisha dengan senang hati, mereka melakukannya di pagi hari dengan penuh gairah.
**
Setelah selesai membersihkan tubuh Dea,Arga membersihkan tubuhnya karena dia ingin pergi ke kantor.
Arga menghampiri Dea dan mengecup keningnya yang pucat dan dingin.
Arga juga tak lupa mencium baby Zeana.
Saat Arga hendak berangkat,ia dihalangi oleh Adnan dan Sindi yang datang dengan membawa koper.
"Lo berdua mau bulan madu?" Tanya Arga.
"Enak aja Lo, disini kamarnya masih banyak kan ?" Adnan melihat sekeliling.
"Jangan bilang...."
Sindi melambaikan tangannya ke Arga.Arga hanya menggelengkan kepala melihat kelakuan pasangan itu.
"Nan gue ke kantor dulu" Pamit Arga dengan berteriak karena malas menghampiri mereka.
"Hati-hati Ga" balas Adnan dengan berteriak juga.
"Mas,kamu kerja gih,biar aku aja yang beresin semuanya" Ujar Sindi .
"Kamu nggak apa-apa sayang beresin semuanya sendiri?"
"Nggak mas,kamu hati-hati ya" Sindi mengecup punggung suaminya dan Arga mengecup kening Sindi .
***
"Sayang aku balik duluh ya" kata Riko dengan nafas terengah-engah dan Keisha menjawab dengan anggukan kepala .
Riko memakai kembali bajunya yang berserakan di lantai,dia mengecup bibir Keisha sebelum pergi.
Setelah kepergian Riko dan merasa lebih baik, Keisha membersihkan tubuhnya karena ingin mendatangi Arga di kantor.
.
"Ga,kamu kemana aja sih,aku telfon nggak di angkat aku cari ke apartemen kamu nggak ada, sebenarnya kamu dimana sih ga?"
"Maaf sha,aku kemarin main ke tempat Adnan terus sekalian nginep deh,Hp aku ketinggalan di mobil jadi aku nggak tau kamu telfon maaf ya" Arga mengusap rambut Keisha hingga si empunya merona karena malu.
__ADS_1
"Kamu sibuk nggak hari ini?" Tanya Keisha.
"Aku ada meeting sih,emang ada apa?"
"Habis meeting kita makan bareng yuk, anak kamu kangen loh sama kamu"Rengek Keisha.
"Emm cup cup,kamu kangen Dady ya nak" ujar Arga sambil mengusap perut Keisha.
"Iya Dady" sahut Keisha .
"Kamu tunggu sini ya sayang aku meeting dulu ya,atau kamu mau cari udara segar?"
"Nggak deh sayang aku disini aja"
.
Setelah selesai mengerjakan semuanya, Sindi rebahan di kasur empuknya.
Tok Tok Tok
"Permisi non,makan siangnya udah jadi" kata Bi Ida dari luar pintu.
Sindi tersentak karena ternyata hari sudah siang ,dia merasa tidak enak karena merepotkan BI Ida.
"Ya ampun bi,maaf banget ya jadi ngerepotin"
"Nggak apa-apa Non,ini sudah menjadi tugas saya"
"Bibi udah makan?"
"Belum non,bibi makan kalau non udah selesai aja"
" Loh kok gitu bi,makan bareng dong ya"
"Nggak usah non,saya bentar aja"
"Yah masa bibi tega sih biarin aku makan sendiri,entar Dea marah Loh bi" gurau Sindi.
"Non bisa aja,ya udah non saya temani" Bi Ida kagum karena Sindi dan Dea benar-benar mempunyai hati yang mulia.
Saat mereka sedang makan, tiba-tiba terdengar suara tangisan bayi yang keras.
Sindi tersentak karena lupa jika sedari tadi baby Zeana sedang tidur.Dia mengutuk dirinya yang mendadak menjadi pelupa.
Dia mendatangi kamar baby Zeana dan menggendongnya.Sindi meminta bantuan bi Ida untuk membuatkan Susu.Mereka menenangkan baby Zeana yang rewel.
Sindi memeriksa popok baby Zeana ternyata dia pup dan dia menangis karena bokongnya terasa gatal .
Setelah mengganti popoknya yang dibantu oleh BI Ida karena Sindi belum berpengalaman dalam hal itu, mereka menggendong baby Zeana dan turun ke bawah.
Sindi meletakkan tubuh mungil itu di keranjang bayi yang diletakkan di sampingnya agar dia bisa mengawasinya selagi ia makan.
.
"Sayang aku ke toilet dulu ya" Keisha yang ingin buang air kecil segera ke toilet saat mereka sedang makan berdua di cafe.
Saat Keisha di toilet, hpnya bergetar,Arga melihat nama yang tertera di layar.
__ADS_1
"Denis"
Satu kata yang membuat Arga terdiam.