Cinta Tulus Dea

Cinta Tulus Dea
part 32


__ADS_3

Kandungan Dea sudah memasuki usia 8 bulan ,Semakin hari Dea semakin yakin Arga menyembunyikan sesuatu darinya.Arga jarang berada di rumah sekarang.Arga selalu keluar dengan Keisha Karena dipaksa oleh Keisha.


"Mas Aga akhir-akhir ini kenapa ya,kok aneh gitu" batin Dea saat sedang sendirian duduk di taman dekat apartemen karena Mreka masih blum pindah ke rumah besar yang Arga beli.


"Hai,boleh duduk nggak?" Sapa seorang pria yang berdiri didepan Dea.


"Iya boleh " Sahut Dea yang masih melamun.


"Kamu lagi ada masalah ya, mukanya kusut banget" ujar pria itu .


"Nggak kok, Saya permisi duluan" Dea hendak pergi karena tidak nyaman .


"Eh mau kemana? Ngobrol duluh aja ,siapa tau aku bisa bantu kan" Pria itu menahan tangan Dea lalu menariknya duduk kembali,Dea hanya menurut mungkin jika dibagi ke orang lain rasa khawatirnya sedikit berkurang.


"Jadi kamu ada masalah apa nih" Pria itu memulai pembicaraan.


Dea berbalik menatap pria itu


"Oh iya nama kamu siapa ?" katanya.


"Eh iya hampir lupa mau kenalan,Aku Riko ,kalau kamu siapa" Riko mengulurkan tangannya. Sebenarnya Riko sudah tau nama Dea ,dia hanya berakting sesempurna mungkin, karena Keisha menyuruhnya mendekati Dea agar bisa memfitnah Dea.


"Aku Dea" Dea mengatupkan kedua tangannya karena tidak mau menerima uluran tangan Riko.


"Kamu udah nikah ya" Tanya Riko basa basi.


"Emang ibu hamil belum nikah ya" balas Dea sambil tersenyum manis membuat Riko mematung melihat senyuman Dea.


"Hehehe hai baby kenalin ini om Riko,nanti kita main bareng ya" Riko mengusap perut Dea dan dari tempat lain orang suruhan Riko memotret momen itu.


"Eh Iyah" Dea melepaskan tangan Riko dari perutnya,dia merasa risih jika perutnya disentuh laki-laki lain selain suaminya.


"Kamu ada masalah apa?Tadi katanya mau cerita" Tanya Riko.


"Nggak kok cuma masalah rumah tangga" Dea berpikir ada baiknya masalah keluarganya tidak dibeberkan ke orang lain.


"Iya sih,mau ice krim nggak?"Tawar Riko yang kebetulan melihat Penjual ice krim.


"Boleh deh,aku mau yang vanila" jawab Dea .


"Tara,ini dia ice krimnya" Teriak Riko yang datang membawa Dua ice krim di kedua tangannya.


"Wah makasih ya" Dea melahap ice krimnya dengan cepat.


"Pelan-pelan aja De,Nggak ada yang ambil kok" Tegur Riko lalu tangannya mengusap sudut bibir Dea yang belepotan ice krim, lagi-lagi kejadian itu di potret.


"Eh aku balik duluh ya" Ucap Dea sambil berdiri.

__ADS_1


"Gitu ya, padahal aku masih pengen ngobrol gitu,boleh minta no handphone kamu gak" Ujar Riko.


"Lain kali aja ya" Dea berbalik pergi meninggalkan Riko di taman tersebut.


"Kamu cantik banget Dea, sayangnya Kamu harus menerima dendam Keisha" Batin Riko menatap punggung Dea yang semakin menghilang.


*****


"Halo" ucap Arga.


"Iya Tuan" Sahut anak buahnya .


"Jadi kalian masih belum menemukan bukti bahwa saya dijebak,Apa aja yang kalian selidiki selama ini hah!?" bentak Arga Melalui telepon.


"Maaf Tuan,Tapi tidak ada yang mencurigakan dari nona Keisha" Anak buah yang ditugaskan untuk menyelidiki Keisha gemetar.


"Selidiki semua yang Keisha lakukan setiap harinya apapun itu" perintah Arga emosi .


"Baik Tuan"Sahut anak buahnya pasrah, sebenarnya dia sudah menemukan semua informasi tentang Keisha bahkan tentang hubungannya dengan Riko,Namun Anak buah tersebut disekap dan Keisha mengancam akan membunuh keluarganya jika dia berani buka mulut. Anak buah Arga menurut hingga sekarang ia disekap sampai Keisha berhasil menikahi Arga.


Prok prok prok


"Bagus bagus, jalankan aktingmu dengan benar maka istri dan anakmu akan selamat" Keisha bertepuk tangan mengancam Anak buah Arga.


"Tunggu aja Arga,aku akan buat kamu hancur" pikir Keisha yang tertawa terbahak-bahak.


Drrrttt Drttt Drttt


"Kamu dimana sayang,aku udah temuin Istri Arga,aku kirim fotonya ke kamu" ujar Riko .


"Thank you sayang,kita ketemu di apartemen aku ya" Ajak Keisha.


"Boleh sayang ,aku kesana sekarang" Sahut Riko yang langsung menancapkan gas ke Apartemen Keisha.


*****


"Ayah kenapa keuangan kita nggak meningkatkan sih" Protes Tania karena uang jajannya masih belum dinaikkan.


"Tania kamu ini bisa nggak sih jangan minta uang terus"bentak Ayah Romi


"What? Ayah bentak Nia" Ujar Tania dengan suara meninggi


"Maaf sayang,Ayah kelepasan,Ayah lagi banyak pikiran" Ayah Romi minta maaf ke Tania .


"Huftt,ya udah uang mana?" Tania mengulurkan tangannya ke depan wajah Ayahnya.


"Sayang jangan minta uang dulu ya, perusahaan kita nggak maju seperti duluh lagi" Ayah Romi berusaha memberi pengertian kepada Tania.

__ADS_1


"Maksud Ayah apa?"Tanya Tania.


"Emang perusahaan kenapa lagi Ayah"Tambah ibu Dina.


"Arga si brengsek itu Dia menipu kita,Dia memang mengembalikan perusahaan kita,namun tidak ada satupun perusahaan yang mau menjalin kerjasama dengan kita" Ayah Romi frustasi.


"Hah?Jadi kita ditipu?" Tania terkejut karena ternyata dia akan tetap hidup dalam kemiskinan .


"Beraninya anak itu,Udah sayang kamu kirim aja foto perselingkuhannya dengan Mantannya itu "ujar ibu Dina yang dituruti oleh Tania yang sedang emosi Dia mengirim foto itu menggunakan nomor baru agar Dea tidak tahu siapa pengirimnya.


"Berhasil" Teriak Tania.


"Sekarang kita gimana ,kita balik lagi jadi gelandangan?" Tanya Ayah Romi pada mereka berdua.


"Gampang Yah,kita tinggal minta uang ke Dea karena kita kasih informasi ke Dia" Ucap Tania santai.


"Kamu tau kan di dunia ini nggak ada yang gratis? Informasi yang aku kirim punya nilai yang tinggi,aku akan kasih tau hubungan suami kamu dan perempuan itu"


Begitulah isi pesan teks yang dikirimkan Tania ke Dea.


prankkk


Hp Dea jatuh saat dia membuka pesan dari nomor tak dikenal. Seketika tubuhnya menjadi lemas ,Dia terjatuh ke lantai dengan air mata yang terus mengalir.


#Dea POV


Saat melihat pesan itu tubuhku menjadi lemah, suamiku bersama mantan kekasihnya sedang bergandengan tangan. Hatiku hancur melihatnya,apakah mereka masih menjalin hubungan?


"Mas, Apa ini alasan kamu ngejauhin aku belakangan ini? " batin Dea


Aku membaca pesan dari pengirim itu yang mengatakan bahwa dia akan memberi tahu hubungan suamiku dengan Keisha, apakah masih ada rahasia lain?


Kepalaku rasanya ingin pecah memikirkan masalah yang terjadi. Aku harus memenuhi permintaan pengirim pesan ini,aku harus menyelidiki hubungan mereka.


"Sayang, jangan khawatir ya, mama akan kuat hadapi ini semua,mama harap suatu hari nanti kamu bisa tumbuh menjadi wanita kuat " Dea mengelus perutnya dan berdiri mengambil kembali Handphone yang tadi terjatuh.


"Oke saya akan kirimkan uang yang kamu mau, bagaimana kalau kita bertemu agar dapat membahas lebih detail" Balas Dea .


.


.


.


Guys pertama-tama Author mengucapkan limpah Terimakasih untuk kalian semua yang udah dukung author 🙏


Jadi kemarin-kemarin author udah patah semangat buat up, jadi author jarang banget up .

__ADS_1


Terus Author liat lagi udah banyak dong yang dukung, makasih banget semuanya ❤️


Dukung author terus ya,❤️


__ADS_2