
Keesokan harinya
Dea menyiapkan segala keperluan Arga,dari menyiapkan air mandi,baju,dasi,dan sarapan Arga.Dea mengerjakan semuanya dengan baik.
"Honey bangun udah pagi" Dea membangunkan Arga yang masih terlelap.
"Emm kiss morning sayang" Sahut Arga dengan nada manja.
Dea mengecup bibir Arga singkat lalu turun untuk menata sarapan yang sudah dimasaknya tadi dan Arga langsung mandi dan mengenakan pakaian yang sudah disiapkan oleh Dea untuknya.
Arga turun dan melihat Dea yang sibuk menata makanan .Dea terlihat sangat cantik,Arga jadi teringat dengan Keisha.Bagaimana jika Keisha mengatakan semuanya ke Dea.Arga mematung di tempat, matanya terus menatap ke arah Dea.
"Honey kok malah diem di situ,sini sarapannya udah siap" Ujar Dea memecah lamunan suaminya .
"Eh iya sayang,wah harumnya enak banget nih" kata Arga lalu duduk di samping Istrinya.
"Ini honey aku buatin sup ayam " ujar Dea sambil menyendokkan makanan ke piring mereka karena mereka makan menggunakan satu piring dan satu sendok.
"Enak banget sayang, masakan kamu nggak ada tandingannya"puji Arga karena memang masakan Dea sangat enak.
Setelah sarapan,Dea memasangkan dasi pada Arga.Arga sangat menyukai jika Dea memasang dasinya. Kemudian Arga berangkat ke kantor dan Dea ingin beristirahat di rumah karena kehamilannya membuat dia malas melakukan aktivitas.
*****
Di kantor
Arga keluar dari lift dan berjalan menuju ruangannya.Di depan ruangannya sudah ada Dinda.
"Selamat Pagi Pak" sapa Dinda sambil tersenyum.
"Hai Pagi Din,anak kamu udah sembuh?" Balas Arga yang memang akrab dengan sekretarisnya itu.
"Puji Tuhan sudah pak" sahut Dinda.
"Oke,Atur jadwal saya hari ini ya" perintah Arga.
"Baik pak" Jawab Dinda lalu melaksanakan tugasnya dengan baik.
Arga duduk di kursi kekuasaannya dengan setumpuk berkas di depannya. Banyak dokumen yang harus diperiksanya.
"Aduh pusing banget sih ngurus kerjaan" keluh Arga karena frustasi banyaknya kerjaan.
Tok tok tok
"Masuk" teriak Arga.
"Selamat siang nak Arga" sapa Ayah Romi yang datang bersama istri dan anaknya.Mereka langsung masuk dan duduk di sofa tanpa rasa malu.
"Untuk apa Kalian kemari" Arga yang enggan menatap wajah orang-orang di depannya memilih melihat berkas yang ada didepannya.
"Kami rasa anda sudah tau maksud kedatangan kami Tuan Arga yang terhormat" Ucap Tania dengan penuh penekanan pada tiap kalimat.
__ADS_1
Arga menatap malas ke arah mereka
"Kalian Mau berapa?" katanya tak ingin basa basi.
"Wowwow Sabar dulu Tuan Arga,Kami tidak butuh uang , tetapi bangkitkan lagi perusahaan kami yang sudah bangkrut" Ucap Ayah Romi sombong.
"lantas apakah saya harus menuruti kemauan kalian?" Sahut Arga .
"Oh tentu dong,kami punya foto anda berselingkuh di belakang Dea" Ujar ibu Dina .
"Wow saya menjadi takut hahahah" Arga tertawa mencoba menutupi kekhawatirannya Karena tidak mau diperalat oleh Keluarga itu.
"Gampang sih,gue tinggal kirim aja fotonya ke Dea" Ancam Tania .
"haeuhh oke saya akan mengabulkan permintaan kalian ,namun ingat ini untuk terakhir kalinya dan hapus fotonya sekarang" Arga memberikan syarat agar Tania menghapus foto tersebut.
"Ok Deal" sepakat Tania dan Arga.
"Kalau begitu kami pamit dulu Tuan Arga selamat bekerja" sindir Ayah Romi yang berjalan keluar bersama istrinya dan Tania.
prankk
"Argghh sialan,Dasar jalang , berani-beraninya mereka mengancam aku,Liat aja aku akan ikutin permainan kalian" Teriak Arga dan memecahkan vas bunga.
"Ada apa Tuan" Dimas masuk karena khawatir mendengar suara barang pecah.
"Beresin itu,saya nggak apa-apa" pinta Arga
"Baik Tuan"Dimas tidak ingin terlalu ikut campur masalah Tuannya.
Tok Tok tok
"Hmm" sahut Arga.
"Maaf Pak,Kita ada meeting sekarang" Dinda mengingatkan Arga bahwa ada rapat.
"Oh rapatnya sudah mulai,Kamu sudah siapkan berkasnya?" Tanya Arga.
"Sudah pak, Semua sudah sy atur" Sahut Dinda.
Saat Arga sedang meeting, Keisha datang lagi ke kantor.Dia ingin terus mempengaruhi Arga.
"Selamat siang,Arga ada?" tanyanya dengan sombong.
"Pak Arga sibuk mbak,nggak ada waktu buat ngurusin *****" sindir Dinda karena muak dengan sikap Keisha.
"Kamu berani banget ya sama saya,saya pecat kamu sekarang" Keisha berlagak bak seorang pemilik perusahaan .
"Hohoho maafkan saya nyonya,Ngaca sana lu" ejek Dinda.
"Kamu nggak tau malu banget ya dasar jalang" Keisha sangat tidak menyukai Dinda karena Dinda selalu melawannya sejak dulu.
__ADS_1
"Jalang kok teriak jalang" Ujar Dinda penuh kemenangan.
"Awas kamu ya,Aku bakal bales semuanya" ancam Keisha.
"Eitss, aku tunggu pembalasan kamu" balas Dinda tak mau kalah.
"ADA APA INI!" teriak Arga.
Keisha tersentak lalu berakting pura-pura menangis
"Hiks Hiks Hiks , Ga sekretaris kamu jahat banget hiks hiks" isaknya.
"Sebenarnya ada apa ini" Arga bertanya kepada mereka.
"Ga dia marahin aku karena aku nanyain kamu hiks hiks , padahal aku tanya baik-baik " dusta Keisha.
"Jadi aktor aja mbak biar pro" ejek Dinda lagi.
"Sudah sudah,Dinda kembali kerja, Keisha ikut aku" pinta Arga.
"Ga dia duluan yang mulai" rengek Keisha.
"Tapi kamu nggak boleh gitu dong" bentak Arga.
"Kamu kok gitu sih ,hiks hiks" Keisha menangis karena dibentak Arga.
"Kamu ngapain kesini lagi?" Arga sungguh merasa tidak nyaman berduaan dengan Keisha.
"Aku mau makan siang bareng kamu"mohon Keisha.
"Hah?yang bener aja kamu,aku mau makan bareng Dea" tolak Arga.
"Dea, Dea ,Dea Mulu yang dipikirin .Ini anak kamu Ga,kamu harus adil dong"Protes Keisha karena Arga hanya mementingkan Dea.
"Punya bukti apa kamu kalau itu anak aku?" balas Arga yang tak mau di manfaatkan oleh Keisha.
"A-anu itu,kamu lupa ya kejadian di hotel malam itu" Keisha gugup karena Arga mulai curiga.
"Hmm bisa aja itu tipuan kamu,udah lah sha nggak usah banyak tingkah" Ujar Arga santai.
"Maksud kamu apa?" Tanya Keisha.
"Hehh ya udah ayo makan " Arga tidak menjawab pertanyaan Keisha,Dia malah mengajak Keisha makan siang agar Keisha cepat pulang.
Mereka makan siang di sebuah restoran dekat kantor Arga. Arga mendiami Keisha, menanggap Keisha tidak ada.
"Ga kenapa sih" protes Keisha karena Arga tidak mengeluarkan satu kata pun.
"Kenapa sha" Arga balik bertanya.
"Kamu kok cuekin aku gitu?" Tanya Keisha lagi.
__ADS_1
"Perasaan kamu aja kali" singkat Arga yang menikmati makanannya.
"Liat aja kamu Arga ,Aku bakal buat kamu bertekuk lutut di hadapan aku"batin Keisha sambil menatap tajam ke arah Arga.Keisha sudah tidak sabar menghancurkan Arga.Dia ingin melihat Arga merasakan sakit hati yang terdalam.