
"Halo Ga" ucap Adnan dari seberang sana.
"Hmm kenapa Nan" sahut Arga yang sedang duduk santai .
"Lo jangan kemana-mana ya hari ini,gue mau kerumah lu" ucap Adnan untuk mengingatkan Arga bahwa mereka akan berkunjung.
"Iya Nan gue nggak kemana-mana kok " balas Arga .
"Oke,Gue tutup ya Dah" Adnan langsung mematikan telepon dan segera membantu istrinya membawa oleh-oleh untuk Dea dan Arga yang mereka beli di Bali dan baru sempat dikasih sekarang.
"Sayang udah semua kan?"Tanya Adnan memastikan.
"Udah sayang,ayo berangkat" sahut Sindi yang sudah masuk ke dalam mobil.
Di apartemen ,Dea sedang sibuk menyiapkan hidangan untuk Sindi dan Adnan.Dea Sangat merindukan Sindi, setelah menikah Sindi tidak pernah menemuinya hingga Dea merasa sepi.
"Sayang udah dong jangan gerak terus kasian babynya" Tegur Arga karena Dea terus berjalan kesana kemari.
"Iya honey dikit lagi ya"Dea tidak mengingat kesehatannya dia malah asyik menyiapkan makanan.
Tiba-tiba perutnya terasa keram, tubuhnya melemah, pinggulnya terasa nyeri,dan nyeri di area sensitifnya.Keringat mulai bercucuran, Untungnya Arga sedang mandi jadi tidak melihat Dea yang sedang kesakitan.
"Aduh sakit banget lagi" batin Dea.
"Sayang kamu kenapa"Tiba-tiba Arga turun dan menghampiri Dea.
"Em Nggak apa-apa honey cuma cape aja " bohong Dea berusaha bersikap biasa saja.
"Tuh kan, udah dibilangin sih masih aja ngeyel" Omel Arga karena Dea tidak mendengar ucapannya.
"Iya maaf honey,aku ganti baju duluh ya" Dea menghindari Arga agar dia tidak curiga, perutnya sudah tidak terlalu sakit jadi dia bisa berjalan sendiri ke kamar.
Ting Tong
Arga memutar kenop pintu untuk membukanya.
Ceklekk
"Hay Bro apa kabar Lo" teriak Adnan heboh
"Nggak usah lebay Lo,masuk sana" ketus Arga yang gengsi mengakui bahwa dia juga merindukan Adnan .
"Dih galak amat lu"Omel Adnan sambil berjalan masuk.
"Mas ,Dea mana?" Tanya Sindi.
"Itu Deanya lagi ganti baju, bentar lagi juga turun" jawab Arga memutar bola matanya malas melihat wajah Adnan yang terus menatapnya.
"Ga kenapa sih Lo,liatnya gitu banget" Adnan memalingkan wajahnya pura-pura ngambek.
"Nan please,gue udah mau jadi seorang Ayah jadi Lo jangan gini sama gue" Arga bergidik ngeri karena Dia dan Adnan sangat akrab seperti orang pacaran.
__ADS_1
"Dih sombong amat lu,Liat aja anak gue pasti lebih imut" Adnan malam membuat Arga semakin naik pitam .
"Wah gila Lo,imtuan anak gue kemana-mana kali" Balas Arga tak mau kalah.
"Honey ,mas Adnan , apaan sih ,malu tau kayak anak kecil aja" Dea berdiri di tangga melihat pertengkaran itu.
"Deaaa,ya ampun kangen banget tau ngga" Sindi berlari memeluk Dea saat mendengar suara Dea.Mereka berpelukan saling melepas rindu.
"Kamu apa kabar?Gimana bulan madunya?"Tanya Dea membawa Sindi bicara sambil duduk.
"Baik De,bulan madunya lancar tapi mas Adnan nggak bisa cetak gol" Sindi sengaja meninggikan suaranya agar Adnan bisa mendengar.
"Sayang kok ngomong gitu sih,aku malu tau"Protes Adnan karena dia yakin Arga pasti mengejeknya.
"Hahahaha jadi belum cetak gol nih?payah banget Lo Nan" dan benar Arga langsung mengejeknya.
"eh gue bakal cetak gol secepatnya ya" Adnan melotot ke Arga.
"Kebanyakan gaya lu Nan" ejek Arga yang berhasil membuat Adnan merajuk.
"De, babynya baik-baik aja kan?"Tanya Sindi sambil mengusap perut besar Dea.
"Baik Sin,dia udah bisa nendang loh" Sahut Dea karena bayinya sudah aktif menendang.
"Wah nggak sabar nih pengen ketemu" ujar Sindi .
"Eh jadi lupa,Nih oleh-oleh dari Bali buat Kalian" Kata Sindi lagi mengeluarkan dua pasang baju khas Bali dan beberapa aksesoris.
"Santai aja kali De" sahut Sindi.
Dea dan Sindi ngobrol di ruang tamu sedangkan Arga dan Adnan sudah berada di ruang kerja Arga.
"Ngapain Lo ngajak gue kesini?Lo mau macam-macam ya sama gue? Ga sadar Ga kita sejenis woi"Adnan terus mengoceh tidak jelas.
"Bisa diem gak,Gue butuh bantuan Lo Nan" ucapnya serius.
"Serius amat lu,bantu apaan?" Adnan mulai serius karena temannya ini pasti mau menceritakan hal penting.
"Gini Nan,Lo ingat kan waktu acara nikahan Lo,Gue hilang dari tempat acara,itu gue pulang sama Keisha ke hotel tapi gue nggak ingat apa-apa Nan ,terus Keisha datang ke kantor gue ngaku kalau dia hamil anak gue" tutur Arga sendu.
"H-hah serius Lo?wah gila lu Ga"Adnan berpikir keras apa sebenarnya yang terjadi.
"Please bantuin gue Nan" mohon Arga karena tidak tau minta bantuan kemana lagi.
"Dea udah tau? "Tanya Adnan.
"Ya belum lah bego,kalau udah tau nggak mungkin dia ada disini Sekarang" jawab Arga .
"Biasa aja kali Ga,Gini deh Lo udah cek CCTV hotel?"Tanya Adnan lagi .
"Wah tumben Lo pintar,gue kok nggak kepikiran ya" jawab Arga semangat karena ada harapan untuk membuktikan kebenaran.
__ADS_1
"Iyalah Adnan gitu loh" Puji Adnan untuk dirinya sendiri.
"Tapi Lo jangan kasih tau ke siapa-siapa ya Nan "pinta Arga dengan nada memohon.
"Iya Arga sayang tenang aja" Adnan membalas dengan nada genit membuat Arga bergidik ngeri.
Tok Tok tok
"Honey mau makan nggak sih?" teriak Dea dari luar pintu.
"Iya sayang kita turun sekarang" balas Arga yang diikuti oleh Adnan dari belakang turun untuk makan malam.
"Wuidih mantep nih,mbak Dea yang masak?" Tanya Adnan yang baru turun dan duduk.
"Iya mas,maaf ya cuman ini aja" ucap Dea santun.
"Santai kali De,kayak Ama siapa aja" sahut Sindi.
"Eh mas tadi ngobrolin apa kayaknya penting banget" Tanya Sindi ke Adnan.
"Ah nggak kok,itu lagi bahas kerjaan doang" bohong Adnan tapi dipercaya oleh Dea dan Sindi.
Mereka makan malam dengan penuh canda tawa.Dea masih merasakan sakit di pinggulnya namun dia menahan dan mengikuti suasana yang ada.Dea tidak mau membuat orang lain khawatir.
******
"Sayang,gimana rencana kamu?" Tanya Riko yang sedang memangku Keisha.
"Tunggu aja sayang,besok aku mau ke kantor Arga" sahut Keisha.
"Sayang gimana kalau udah nikah kamu ikut program hamil?" usul Riko.
"Aku nggak yakin deh sayang bisa hamil,tapi kita usahain ya" ucap Keisha .
*******
"Ayah curiga nggak sih,kok Arga mau maafin kita gitu aja"ucap Tania pada ayahnya.
"Tenang aja sayang dia nggak bakal berani macam-macam " sahut ibu Dina yang di balas anggukan Tania dan ayah Romi.
..
..
..
Halo guys.
Apa kabar nih?
Jangan lupa like vote dan komen ya guys
__ADS_1